Kapolres Lombok Tengah Akui Adanya Indikasi Pungli Anggota - Koran Mandalika

Kapolres Lombok Tengah Akui Adanya Indikasi Pungli Anggota

Senin, 1 April 2024 - 12:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lombok Tengah Akui Adanya Indikasi Pungli Anggota

Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat (Instagram Polres Lombok Tengah)

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat mengakui adanya indikasi pungutan liar atau pungli yang dilakukan beberapa anggota Sat Tahti.

Iwan menegaskan tiga hari sebelum massa aksi demo di Polres Lombok Tengah, pihaknya sudah memeriksa anggota yang diduga pungli kepada keluarga tahanan.

“Dari Propam sudah periksa semua dugaan yang disampaikan. Sebelum aksi pun kami sudah periksa anggota,” kata Iwan, Senin (1/4).

Kendati sudah mengetahui adanya dugaan pungli, pihaknya masih mencari nama-nama anggota yang terlibat.

“Jika sudah ketemu orangnya, kami proses. Kami sidang. Kami disiplinkan semuanya,” tegas Iwan.

Iwan membantah adanya dugaan pungli di semua unit. Dia menegaskan bahwa baru di Sat Tahti yang diproses.

Baca Juga :  Duel Saling Tikam di Puskemas Sengkol Diduga Dipicu "Api" Cemburu

Terkait dirinya diminta mundur dari jabatan oleh massa aksi, Iwan tidak mempermasalahkan hal tersebut. Menurut dia, terpenting sudah bekerja dengan ikhlas.

“Terpenting saya sudah bekerja Lillahita’ala. Kalau pun ada yang kurang biar pimpinan yang menilai,” ucap Iwan. (wan)

Berita Terkait

Tragedi Jalanan Mataram: 12 Orang Diciduk Polisi Terkait Aksi Kekerasan Sadis yang Renggut Nyawa
Kasus Eks Pimpinan Poneps Abul Barokat Memasuki Babak Baru, AIS Resmi Ditahan
Dua Alat Bukti Cukup, Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Jadi Tersangka
Uang Rp50 Ribu Jadi Umpan, 7 Anak Jonggat Diduga Jadi Korban
Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll DLH Lombok Tengah, Empat Tersangka Resmi Ditahan
Hutang Berujung Maut, Penyidik Satreskrim Polresta Mataram Tetapkan Satu Tersangka
Ahli Pidana dari JPU Sebut Pasal Gratifikasi Tidak Bisa Menjerat Pemberi
Suliadi Protes Tuntutan Berat Kasus Sewa Tower: Saya Hanya Warga Biasa

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 00:02

Penerbit KBM Kini Menjadi Rumah Para Penulis Nusantara: Usung Transparansi, Layanan Egaliter, dan Fasilitas Fantastis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:02

Mitra10 Kini Hadir di MERR Surabaya, Perluas Akses Kebutuhan Renovasi Rumah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:02

LRT Jabodebek Hadirkan Hiburan Musik Gratis di Stasiun, Perkaya Pengalaman Perjalanan Masyarakat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:02

Antisipasi Penyebaran Nyamuk, LRT Jabodebek Lakukan Fogging di Sejumlah Area Operasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:02

Hobi Baru, Pengeluaran Baru: Cara Mengatur Keuangan agar Tetap Bisa Menikmati Hidup

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:02

Beda Meterai Tempel dan e-Meterai yang Masih Sering Dikira Sama

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:02

Penelitian Universitas Padjadjaran: Beralih dari Kebiasaan Merokok ke Produk Tembakau Alternatif Hasilkan Perbaikan Kesehatan Mulut

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:02

Ruang Rapat Berisik dan Silau: Dua Hal yang Jarang Dihitung

Berita Terbaru