Gerakan Pangan Murah, Mudahkan Warga Beli Kebutuhan Pokok dengan Harga Terjangkau - Koran Mandalika

Gerakan Pangan Murah, Mudahkan Warga Beli Kebutuhan Pokok dengan Harga Terjangkau

Kamis, 9 Oktober 2025 - 16:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Nusa Tenggara Barat (NTB), menggadakan Gerakan Pangan Murah di Desa Bilebante, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah.

Gerakan tersebut bertujuan untuk memudahkan warga setempat dapat membeli kebutuhan pokok, seperti Beras, Minyak dan Bumbu Dapur dengan harga terjangkau.

Kepala Disketapang NTB, Aidy Furqon mengatakan jika lokasi Desa Bilebante, dipilih untuk menjaga kestabilan pasokan dan harga bahan pangan, terkait distribusi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bulan ini juga Hari Pangan Sedunia sehingga Pemprov perlu terus mengenalkan program ini kepada masyarakat”, katanya, Kamis (9/10).

Terkait stabilitas pasokan dan harga pangan, melalui Badan Usaha Milik Desa (BumDes), pemerintah provinsi menyambut baik, agar masyarakat dapat terlayani dan memangkas rantai distribusi, harga pun lebih murah.

Sementara itu, Kepala Desa Bilebante Asrok Mudaliun menjelaskan sehari-harinya warga desa memenuhi kebutuhan melalui pedagang bakulan keliling dan warung kecil. Pasar terdekat ada di Kediri atau Pringgarata yang relatif jauh.

Baca Juga :  6 Posisi Kepala Dinas Masih Lowong, Pemprov NTB Buka Seleksi

“Kalau sayur dan bumbu relatif murah, karena banyak warga juga bertani dan berkebun, untuk dijual”, tuturnya.

Ditambahkannya, pihak desa berencana merevitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BumDes) yang akan direalisasikan penganggarannya sesuai aturan sebesar 20 persen dari pemerintah pusat untuk ketahanan pangan nasional bekerja sama pula dengan Koperasi Merah Putih sampai dengan penyiapan sumberdaya manusia yang mengelola bisnis pangan.

Pihaknya berencana menggelontorkan modal dari Dana Desa sebesar Rp 250 juta untuk menjalankan kios pangan dengan intervensi pemerintah, melalui Bulog dan distributor pangan besar lainnya, sebagai pasokan pangan.

Dalam GPM perdana di Desa Bilebante, Inaq Yunep (56 tahun) memborong Cabai Merah Besar, Bawang Putih dan Bawang Merah, untuk persediaan beberapa hari dan menjalankan usaha warung makan kecil miliknya. Membeli dengan harga lebih murah di GPM. Begitu pula dengan Bu Atun (46 tahun), warga Desa Bilebante lainnya yang berprofesi guru membeli Minyak Goreng, Beras dan Telur dalam jumlah banyak, sesuai jatah penyelenggara untuk kebutuhan dapur sehari-hari.

Baca Juga :  Sempat Viral dengan Gaya Rambut Mohawk, Kades Sigerongan kini Rapi Banget

Lain pula dengan Muhsin, pedagang buah yang memanfaatkan kegiatan GPM untuk membuka lapak buah. Dirinya mengaku membeli dari Pasar Pringgarata dan menjualnya kembali dengan harga lebih murah dari harga pasar.

“Masih untung seribu rupiah di GPM. Kalau jualan keliling memang bisa untung sampai tiga ribu rupiah per kilo”, pungkasnya.

Rerata pengunjung tampak antusias membeli produk-produk yang ditawarkan melalui GPM di Desa Bilebante Pringgarata. Kebutuhan pangan yang relatif murah sehingga warga semringah mendatangi lokasi GPM. (*)

Berita Terkait

MTQ NTB Ditutup Konser Musik, FP4 NTB Pertanyakan Komitmen Memuliakan Al-Qur’an
MTQ NTB 2026 Telah Usai, Lombok Tengah Raih Juara Umum
Pemutihan Pajak Kendaraan di NTB Resmi Berlaku, Cukup Bayar Pokok Pajak
Sumbawa Barat Juara Fahmil Putra MTQ NTB dengan Nilai Tertinggi
MTQ XXXI NTB Siap Memasuki Babak Final
MTQ XXXI di Praya: Meneguhkan Langkah NTB Menuju Serambi Al-Qur’an
MTQ NTB Bawa Berkah bagi UMKM, Penghasilan Tembus Rp 1 Juta per Hari
BBPOM Mataram Sita Obat dan Kosmetik Ilegal Senilai Puluhan Juta Selama 2026

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:25

BRI Finance Dorong Kepemilikan Kendaraan Lewat Promo Spesial di BRI Consumer Expo 2026 Goes to Kota Baru Parahyangan

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:00

Holding Perkebunan Nusantara Gelar Pra Workshop Percepatan Penyelesaian Tindak Lanjut Audit di KPBN

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:00

KazanForum 2026 Jadi Momentum UDM Perluas Kolaborasi Pendidikan Cybersecurity Global

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:00

Libur Tahun Baru Islam 1448 H, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 13 Ribu Pelanggan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:00

Peringati Hari Buruh Nasional, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional VI Berikan Apresiasi kepada Pekerja di Kota Langsa

Senin, 15 Juni 2026 - 21:00

LRT Jabodebek Perkuat Kesiapsiagaan Darurat demi Keselamatan Pengguna

Senin, 15 Juni 2026 - 19:00

Dari Limbah Jadi Nilai: BINUS @Malang Transformasikan Plastik menjadi Peluang Ekonomi Berkelanjutan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:00

Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I (Persero) Hadirkan “Ruang Tenang” Lewat Aset Agrowisata di Jawa Tengah

Berita Terbaru