Gubernur Iqbal Resmikan Bale Kita, Rumah Produk Autentik UMKM NTB - Koran Mandalika

Gubernur Iqbal Resmikan Bale Kita, Rumah Produk Autentik UMKM NTB

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menghadirkan wajah baru pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui peluncuran Bale Kita, pusat promosi dan pemasaran produk lokal yang mengedepankan kualitas, keaslian, dan daya saing. Bale Kita diresmikan langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, didampingi Ketua Dekranasda NTB, Hj. Sinta Agathia M. Iqbal, di Gedung eks NTB Mall, Mataram, Rabu (8/7/2026).

Peresmian tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Ibu Wakil Gubernur NTB, Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Danrem 162/Wira Bhakti, perwakilan Polda NTB, Ketua Dekranasda Kota Mataram, kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTB, para pelaku usaha, pelaku UMKM, serta sejumlah wisatawan mancanegara yang turut menyaksikan peluncuran pusat promosi produk unggulan daerah tersebut.

Peresmian Bale Kita menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat ekosistem UMKM, tidak hanya sebagai ruang promosi, tetapi juga sebagai pusat kurasi, pengembangan kualitas produk, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta perluasan akses pasar bagi UMKM dari seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB bersama Dekranasda NTB yang berhasil menyempurnakan konsep NTB Mall menjadi Bale Kita. Menurutnya, Bale Kita bukan sekadar pergantian nama, tetapi transformasi menuju tata kelola yang lebih profesional dengan konsep yang lebih berpihak kepada pelaku UMKM.

“Ada upaya perbaikan dan penyempurnaan dari konsep-konsep yang lama. Disempurnakan, diperbaiki, dibuat tata letak dan tata kelola yang jauh lebih baik,” ujar Gubernur.

Iqbal menegaskan bahwa kekuatan utama Bale Kita terletak pada komitmennya menghadirkan produk-produk autentik hasil karya para perajin NTB. Seluruh produk yang dipasarkan dipastikan merupakan hasil kerajinan asli yang lahir dari kreativitas masyarakat, tanpa menghadirkan produk pabrikan.

Baca Juga :  Dian Sandi PSI Ingatkan Hal Penting Kepada Pj Gubernur NTB

“Semua produknya autentik. Tidak ada produk pabrikan. Jadi semua kerajinan yang ditampilkan di sini langsung lahir dari tangan para perajin yang ada di NTB,” tegasnya.

Komitmen tersebut menjadi pembeda utama Bale Kita dibandingkan pusat penjualan produk lainnya. Seluruh produk wajib melalui proses kurasi sehingga kualitas, identitas budaya, nilai artistik, dan keaslian karya para perajin tetap terjaga. Dengan demikian, Bale Kita tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga etalase resmi produk unggulan Nusa Tenggara Barat.

Lebih jauh, Gubernur menginginkan Bale Kita berkembang menjadi ruang edukasi sekaligus destinasi wisata budaya. Setiap produk diharapkan dilengkapi narasi mengenai asal-usul, filosofi, bahan baku, hingga proses pembuatannya, termasuk karya warga binaan lembaga pemasyarakatan. Menurutnya, cerita di balik sebuah produk merupakan nilai tambah yang mampu meningkatkan apresiasi sekaligus daya saing produk di pasar.

Selain galeri fisik, Pemerintah Provinsi NTB juga tengah menyiapkan platform digital Bale Kita agar seluruh produk UMKM yang telah lolos kurasi dapat dipasarkan secara lebih luas. Melalui konsep tersebut, keterbatasan ruang pamer tidak lagi menjadi kendala bagi ribuan pelaku UMKM untuk menjangkau pasar nasional hingga internasional.

Sementara itu, Ketua Dekranasda NTB, Hj. Sinta Agathia M. Iqbal, menjelaskan bahwa perubahan nama dari NTB Mall menjadi Bale Kita lahir dari keinginan menghadirkan identitas yang lebih dekat dengan budaya masyarakat NTB. Gagasan tersebut juga berangkat dari masukan saat kunjungan Ibu Wakil Presiden yang menilai istilah “mall” kurang mencerminkan karakter ruang bagi produk lokal.

“Bale berarti rumah. Kami ingin tempat ini benar-benar menjadi rumah bersama bagi seluruh perajin dan pelaku UMKM di NTB,” ujarnya.

Baca Juga :  Menteri dan Gubernur Sepakat Percepat Penyelamatan Lingkungan NTB

Menurut Bunda Sinta, seluruh produk yang dipasarkan akan melalui proses kurasi yang objektif berdasarkan kualitas, bukan atas dasar kedekatan ataupun selera. Untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh pelaku usaha, Bale Kita menerapkan sistem rotasi produk secara berkala, sementara produk yang belum mendapat giliran tampil tetap dipasarkan melalui platform digital.

Ia menambahkan, Bale Kita akan terus diperkuat sebagai pusat pengembangan UMKM melalui fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), sertifikasi halal, Standar Nasional Indonesia (SNI), hingga perluasan jejaring pemasaran. Dekranasda NTB juga telah memperoleh dukungan untuk menjalin kerja sama dengan InJourney dalam penyediaan paket produk UMKM di bandara serta melanjutkan kemitraan dengan jaringan ritel modern seperti Hypermart dan UNIQLO.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB, H. Lalu Wiranata, mengatakan Bale Kita merupakan rumah bersama bagi pelaku UMKM dari Pulau Lombok hingga Pulau Sumbawa. Saat ini Bale Kita telah mengakomodasi sekitar 250 UMKM, dan jumlah tersebut akan terus bertambah seiring pengembangan platform digital sehingga semakin banyak pelaku usaha memperoleh akses promosi dan pemasaran.

Menurutnya, Bale Kita mengusung filosofi KITA, yaitu Kreatif, Inovatif, Terbuka, dan Autentik, sebagai identitas baru pengembangan UMKM di Nusa Tenggara Barat.

Melalui Bale Kita, Pemerintah Provinsi NTB menegaskan komitmennya membangun ekosistem UMKM yang lebih kuat, profesional, dan berdaya saing. Dengan mengedepankan produk autentik, sistem kurasi yang objektif, pendampingan usaha, serta perluasan akses pasar melalui galeri fisik dan platform digital, Bale Kita diharapkan menjadi rumah besar bagi kreativitas para perajin sekaligus mengantarkan produk-produk unggulan Nusa Tenggara Barat menembus pasar nasional hingga pasar internasional. (*)

Berita Terkait

Bale Kita Hadir di BIZAM, Kerajinan NTB Makin Mendunia
Mandalika Street Food: Dari Keramaian MotoGP Menuju Destinasi Sepanjang Tahun
Bank NTB Syariah Kucurkan Beasiswa Rp111,6 Juta untuk 15 Mahasiswa Unram
Riders MotoGP Diserbu Fans di Mataram, Troy: Lebih Ramai dan Tertib
Marc Marquez Cs Sapa Warga Mataram, Penggemar: Biasanya Cuma Lihat di TV
Semen Langka di NTB, Ternyata Ini Biang Keroknya
Semen Mulai Didistribusikan, Perindag NTB Minta Harga Pengecer Tak Naik
Dari Jalan hingga Pesisir, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Akses Warga Sumbawa
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:02

Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02

Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02

Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:02

Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:02

Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:20

Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

HP 2 Jutaan Ini Punya 2 Layar, Bisa Selfie Pakai Kamera Utama! Intip Harga dan Spesifikasi itel A300+

Berita Terbaru