Inovasi Teknologi Karya Mahasiswa BINUS University Gemparkan Maker Innovation Space Festival 2025 - Koran Mandalika

Inovasi Teknologi Karya Mahasiswa BINUS University Gemparkan Maker Innovation Space Festival 2025

Jumat, 14 Februari 2025 - 11:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 12 Februari 2025 – BINUS University berhasil menggelar Maker Innovation Space (MIS) Festival yang berlangsung pada 12-14 Februari 2025 di Plaza Hitam, BINUS @Kemanggisan Anggrek Campus dengan dukungan dari Program Computer Engineering, Civil Engineering, Industrial Engineering, DKV (Desain Komunikasi Visual), Hotel Management, Architecture, PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), TI (Teknik Informatika), dan Film dari BINUS University. Festival ini bertujuan untuk membangun ekosistem kreatif yang menarik minat mahasiswa dari berbagai jurusan serta industri terkait, serta mempromosikan budaya inovasi lintas disiplin ilmu.

Acara ini menampilkan keunikan karya mahasiswa yang menarik perhatian dan membuat para audiens tertarik untuk mencoba inovasi yang telah dikembangkan oleh mahasiswa. Festival ini menghadirkan berbagai inovasi yang aplikatif dan inovatif, yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.

Cygen electric generator Bicycle untuk pengisi daya smartphone/powerbank

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbagai teknologi interaktif ciptaan mahasiswa membuat pengunjung mencoba  langsung hasil inovasi tersebut seperti Mietoma yaitu alat masak mie dan nasi goreng secara otomatis berbasiskan IoT yang mulai dari proses pemesanan hingga pemasakannya dilakukan secara otomatis, CyGen sebuah generator sepeda untuk pengisi daya baterai handphone, Pemain wayang kulit dan wayang beber otomatis untuk pelestarian budaya, Angklung Otomatis yang mana pemain angklung memainkan angklung secara otomatis dan alat ini sudah dikerahkan di kedutaan besar Indonesia untuk Austria – Eropa, Bee Braille yang merupakan perangkat bantu baca bagi tunanetra yang sudah disebarkan di komunitas disabilitas dan sekolah luar biasa, InEM berupa mesin pembuat tempeh otomatis skala rumahan, serta PusGita yaitu sebuah sistem perpustakaan digital yang mudah dibawa dan dipasang, dilengkapi dengan sekitar 7000 konten seperti e-book dan video pembelajaran dari Batita hingga SMA, kepraktisanya alat ini tidak membutuhkan akses internet. PusGita juga telah disebarkan di 40 daerah 3T dari Aceh hingga Papua dan jumlahnya akan terus ditambah.

Baca Juga :  Eyenovia Investasi $50.000.000 di HYPE, Tanda Alt Season di Depan Mata?

Image

Salah satu pembuat robot dalam pameran ini yaitu Bapak Denzel Polantika, selaku Product & Community Development Coordinator, menyampaikan motivasinya dalam berpartisipasi dalam festival ini:

Baca Juga :  Perkuat Komitmen Implementasi ESG, PT SGN, Subholding PTPN III (Persero) Raih Silver Rank di ASRRAT 2025

Di jurusan ini, kami memiliki katan kekeluargaan yang erat. Sayang sekali apabila robotic tidak terus dikembangkan. Program ini sangat menarik bagi mahasiswa dan memiliki tantangan tersendiri. Dulu saya belum punya pengalaman dalam melakukan coding dan belum memahami komputer, tetapi hal itu menjadi tantangan yang justru memotivasi saya untuk belajar. Harapan saya ke depan, semoga mahasiswa terus berkarya dan membuat inovasi baru. Untuk calon mahasiswa yang tertarik belajar robotic, jangan ragu, karena ilmu ini bisa dipelajari dan bahkan bisa belajar dari para senior tanpa rasa sungkan” 

Automatic Angklung

Maker Innovation Space Festival ini masih akan berlangsung hingga 14 Februari 2025, memberikan kesempatan bagi lebih banyak pengunjung untuk mengeksplorasi inovasi mahasiswa dan berjejaring dengan komunitas kreatif serta industri.

Berita Terkait

BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah
Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer
FLOQ Dukung Robinhood Chain, Akses Onchain Kini Lebih Mudah bagi Pengguna Indonesia
KA Cikuray Jadi Kereta Favorit Pengguna Jasa dari Daop 2 Bandung Sedangkan Gambir dan Yogyakarta Masih Menjadi Tujuan Utama Selama Januari – Juni 2026
Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu
Bohopanna Hadir Bersama Seribu Paras, Luncurkan Koleksi Pertama Karya Anak dengan Down Syndrome
Hisense Paparkan Strategi Pertumbuhan Berbasis AI untuk Membentuk Era Baru Kehidupan Cerdas
SUCOFINDO Dukung Bus H2 DDF Pertama di Indonesia, Perkuat Ekosistem Hidrogen Nasional

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:02

BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:02

Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:02

FLOQ Dukung Robinhood Chain, Akses Onchain Kini Lebih Mudah bagi Pengguna Indonesia

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:02

KA Cikuray Jadi Kereta Favorit Pengguna Jasa dari Daop 2 Bandung Sedangkan Gambir dan Yogyakarta Masih Menjadi Tujuan Utama Selama Januari – Juni 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:02

Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:02

Hisense Paparkan Strategi Pertumbuhan Berbasis AI untuk Membentuk Era Baru Kehidupan Cerdas

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:02

SUCOFINDO Dukung Bus H2 DDF Pertama di Indonesia, Perkuat Ekosistem Hidrogen Nasional

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:02

Progres Tol Patimban Capai 68 Persen, Subang Jadi Incaran Industri Ekspor

Berita Terbaru