ISSEI 2025: Panggung Strategis Industri Baja Nasional untuk Masa Depan yang Lebih Hijau dan Kompetitif - Koran Mandalika

ISSEI 2025: Panggung Strategis Industri Baja Nasional untuk Masa Depan yang Lebih Hijau dan Kompetitif

Rabu, 21 Mei 2025 - 16:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 21 Mei 2025 – Industri besi dan baja nasional kembali menorehkan sejarah penting melalui pembukaan resmi Iron-Steel Summit & Exhibition Indonesia 2025 (ISSEI) yang digelar mulai hari ini hingga 23 Mei 2025 di Hall A-B, Jakarta International Convention Center (JICC). Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia The Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan South East Asia Iron & Steel Institute (SEAISI), dengan dukungan penuh khususnya dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Mengusung tema “Bersama Industri Baja Nasional Membangun Fondasi Menuju Indonesia Emas” ISSEI 2025 menjadi forum strategis yang mempertemukan pelaku industri besi dan baja dari hulu hingga hilir, pemangku kepentingan pemerintah, asosiasi, hingga sektor pendidikan. Melalui sinergi ini, diharapkan tercipta kolaborasi lintas sektor yang dapat memperkuat peran industri baja sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Life Skills di Dunia Kerja dan Pentingnya Menemukan Peluang Cuan

Acara pembukaan dihadiri oleh pejabat pemerintah, pimpinan asosiasi, tokoh-tokoh industri, serta delegasi internasional. Dalam sambutannya, Chairman IISIA sekaligus Direktur Utama PT Krakatau Steel, Muhamad Akbar Djohan, menegaskan pentingnya kolaborasi dan inovasi untuk meningkatkan daya saing industri baja nasional di tingkat regional maupun global. “Acara ini menandai momen bersejarah kolaborasi antara SEAISI dan IISIA, memperkuat visi bersama untuk industri baja ASEAN yang lebih Tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan.” ujar Akbar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Chairman SEAISI, Dato Lim Hong Thye, menyoroti peran strategis Indonesia dalam peta industri baja Asia Tenggara serta pentingnya adopsi teknologi ramah lingkungan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. “Acara ini sangat penting dan memiliki potensi lebih bagi industri baja di ASEAN” tambahnya.

Opening Ceremony. Photo (Doc. Debindo)

Selama tiga hari, ISSEI 2025 menghadirkan rangkaian agenda utama seperti seminar nasional, diskusi panel, talkshow bersama pakar industri, pameran teknologi dan produk baja terbaru, business matching, serta Green Steel Building Competition. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat roadmap ketahanan industri baja nasional dan mempercepat peran sektor baja sebagai pilar utama ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Sukses Menggelar Acara CSR “Nanovest Untuk Masyarakat” Komitmen ini Akan Berlanjut Hingga Akhir Tahun 2024

Acara ini juga menjadi ajang penting untuk memperkenalkan inovasi produk baja yang mendukung pembangunan infrastruktur nasional seperti proyek strategis nasional. Selain itu, ISSEI 2025 juga menampilkan berbagai teknologi ramah lingkungan yang mendukung pengurangan emisi karbon dan efisiensi energi di sektor baja.

Acara pembukaan turut dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Bapak Airlangga Hartanto. Dalam sambutannya Bapak Airlangga mengatakan “Ini waktunya untuk para produsen besar di industri besi menjadi lebih kuat, serta menjadi lebih terstruktur dan terencana”.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pameran ISSEI 2025 kunjungi www.isseindonesia.com & ikuti Instagram @ironsteelsummitexhibindo. Jangan lewatkan Iron-Steel Summit & Exhibition Indonesia 2025 (ISSEI) yang akan berlangsung pada 21 – 23 Mei 2025 di Hall A-B, Jakarta International Convention Center (JICC).

Berita Terkait

MOFI Dorong Agen Bangun Jaringan dan Akses Pembiayaan UMKM Lewat Referral
Seminyak vs Canggu: Mana yang Lebih Cocok untuk Liburanmu?
BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Mobil Bekas 169,34% hingga Februari 2026
Insentif Tetap Jalan, Pembiayaan Kendaraan Listrik BRI Finance Tumbuh Positif
Sampoerna Pertahankan Kepemimpinan Pasar di 2025 di Tengah Tantangan pada Industri Tembakau
Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay Hadirkan Babak Baru Kuliner Bersama Executive Chef Baru Benjamin Halat
Balance Urban Living di Fatmawati City Center, Kawasan Strategis Jakarta Selatan
Wall Street Mulai Konsolidasi, Pasar Cerna Risiko Inflasi dengan Hati-Hati

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:00

MOFI Dorong Agen Bangun Jaringan dan Akses Pembiayaan UMKM Lewat Referral

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00

Seminyak vs Canggu: Mana yang Lebih Cocok untuk Liburanmu?

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:00

BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Mobil Bekas 169,34% hingga Februari 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:00

Insentif Tetap Jalan, Pembiayaan Kendaraan Listrik BRI Finance Tumbuh Positif

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:00

Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay Hadirkan Babak Baru Kuliner Bersama Executive Chef Baru Benjamin Halat

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:00

Balance Urban Living di Fatmawati City Center, Kawasan Strategis Jakarta Selatan

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:00

Wall Street Mulai Konsolidasi, Pasar Cerna Risiko Inflasi dengan Hati-Hati

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:00

Perbedaan Pasar Bullish Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Berita Terbaru

Teknologi

Seminyak vs Canggu: Mana yang Lebih Cocok untuk Liburanmu?

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00