ITDC Tegaskan Tak Ada Aktivitas Reklamasi Kawasan Mangrove - Koran Mandalika

ITDC Tegaskan Tak Ada Aktivitas Reklamasi Kawasan Mangrove

Jumat, 18 Juli 2025 - 09:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penimbunan jalan di kawasan mangrove sekitar Pantai Tanjung Aan (Riky for Koran Mandalika)

Penimbunan jalan di kawasan mangrove sekitar Pantai Tanjung Aan (Riky for Koran Mandalika)

Koran Mandalika, Lombok Tengah- PT InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika membantah dugaan reklamasi dan kerusakan mangrove di Pantai Tanjung Aan.

PGS. General Manager The Mandalika Wahyu Moerhadi Nugroho menegaskan informasi terkait dugaan reklamasi dan kerusakan mangrove di Pantai Tanjung Aan tidak akurat dan perlu diluruskan.

“Area mangrove yang disebut dalam pemberitaan tidak berada di Pantai Tanjung Aan, melainkan di zona timur KEK Mandalika menuju Gerupuk,” kata Wahyu dalam keterangan tertulis yamg diterima awak awak media ini, Jumat (18/7).

Area tersebut, kata Wahyu, telah ditetapkan sebagai Non-Developable Area dan merupakan zona konservasi yang dijaga kelestariannya sesuai prinsip InJourney Go Green dan pengembangan Pariwisata Berkelanjutan.

“Kami tegaskan bahwa tidak ada aktivitas reklamasi di kawasan mangrove,” ujar Wahyu.

Justru, ucap Wahyu, area tersebut sedang dipreservasi dan dikembangkan secara hati-hati menjadi taman tematik (thematic park) berbasis konservasi dan edukasi lingkungan, bukan untuk kepentingan komersial.

Baca Juga :  Program ITDC Kini jadi Ladang Cuan Bagi UMKM di Bazar Mandalika

“Adapun foto yang digunakan dalam pemberitaan merupakan dokumentasi pembukaan akses jalan proyek Mandalika Urban and Tourism Infrastructure Project (MUTIP) tahun 2021, yang tidak berkaitan dengan reklamasi,” tegas Wahyu.

Sebagai pengelola kawasan pariwisata strategis nasional, ITDC berkomitmen menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan dan alam.

“Seluruh pengembangan dilakukan secara bertanggung jawab, dengan memperhatikan aspek ekologis, sosial, dan keberlanjutan jangka panjang,” tutur Wahyu. (wan)

Berita Terkait

NTB Dapat Tambahan Jatah 10 Ribu Unit Bantuan Rumah Layak Huni
Bank NTB Syariah dan Universitas Bumigora Perkuat Digitalisasi Keuangan Kampus
Kenaikan Harga Plastik Bikin Pedagang Sepi Pembeli, Pemda Carikan Solusi
MBG Berhenti Beroperasi, Harga Bahan Pokok Mulai Stabil
Proyek Seaplane Batujai Belum Mengudara, Perizinan Masih Berproses
Disambut Antusias Warga, Gubernur NTB Lepas Konvoi Kendaraan Taktis Kopassus
Wabup Nursiah Apresiasi Kiprah Yayasan Darussalimin Kateng dalam Pembinaan Masyarakat
Dewan Haji Maman Minta Dalang Suap Ketua BEM UBK Diusut

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:00

Kesalahan Menyimpan Dana Darurat yang Sering Dilakukan

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:00

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Akses Air Bersih, PTPN IV PalmCo dan Polres Langkat Bangun Sumur Bor bagi Masyarakat

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:00

Bank Raya Hadir di Lala Market Vol.11, Dorong Pengalaman Transaksi Digital Praktis untuk Ribuan Fashion Enthusiasts

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:00

Industri Global dan Lokal Memberikan Dukungan Kuat pada Automechanika Jakarta saat Pendaftaran Pengunjung Dibuka

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:00

Bank Raya Dukung Lala Market Vol.11, Hadirkan Pengalaman Transaksi Digital Praktis untuk Ribuan Fashion Enthusiasts

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:00

Creative Digital Communication: Program Ilmu Komunikasi Modern ala BINUS International

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:00

PM Modi Mulai Kunjungan ke Indonesia pada 7 Juli, Pertahanan, Ekonomi Digital, dan Investasi Jadi Agenda Utama

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:00

Dorong Ketahanan Pangan, Pelabuhan Tanjung Wangi Optimalkan Layanan Bongkar Muat

Berita Terbaru

Teknologi

Kesalahan Menyimpan Dana Darurat yang Sering Dilakukan

Jumat, 3 Jul 2026 - 23:00