Jalur Naga Rinjani Longsor - Koran Mandalika

Jalur Naga Rinjani Longsor

Minggu, 14 Desember 2025 - 09:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) mengimbau kepada seluruh tamu untuk selalu waspada saat melakukan aktivitas pendakian di musim penghujan. Hal itu disebabkan kondisi jalur yang licin serta rawan longsor, seperti di Jalur Naga Sembalun.

Kepala BTNGR, Yarman, mengatakan jalur tersebut longsor akibat curah hujan yang cukup tinggi.

“Pada Jalur Naga Sembalun Pelawangan, karena   curah hujan yang cukup tinggi di jalur wisata pendakian Sembalun,” kata Yarman, Minggu (14/12).

Dampak dari longsor tersebut, lanjut Yarman, terbentuknya rongga yang cukup dalam pada jalur tersebut, dikarenakan kemiringan serta struktur jalur yang berpasir.

“Kemiringan topografi jalur dan struktur tanah berpasir sehingga menyebabkan jalur longsor dan membuat rongga yang cukup dalam,” lanjutnya.

Yarman menjelaskan kondisi jalur yang lain masih terbilang aman. Hanya saja, terjadi peningkatan kapasitas air di beberapa sungai.

“Paling pembentukan jalur air dan juga beberapa sungai terjadi peningkatan kapasitas air serta terjadi aliran air  disekitarnya, tapi tidak terlalu  menggangu kegiatan pendakian,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Loteng Apresiasi Proyek GENERATE University of Leeds Hadirkan Resep Keadilan Bencana

Ia menegaskan semua jalur masih dapat diakses. Meski begitu, pendaki harus tetap berhati-hati karena kondisi masih hujan dan berkabut.

“Semua jalur masih bisa diakses, hanya perlu kehati-hatian aja karena masih ada hujan, licin  dan kabut,” tegasnya.

Saat ini, pihak TNGR tetap mengonfirmasikan kondisi di jalur pendakian sembari menunggu untuk dilakukan perbaikan.

“Kami rencana perbaikan jalur dan juga  beberapa  penambahan tali dan lain-lain,” ujar Yarman. (dik)

Berita Terkait

Dua Bulan Puasa Es dan Gorengan, Khairunnisa Sukses Juara MTQ Nasional 2026
PPPK Paruh Waktu Menanti Kepastian Jadi ASN, BKN: Masih Tahap Pematangan
Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional
Alasan Dana Bansos NTB Naik, Kadinsos P3A: Rp36,11 Miliar untuk Desa Berdaya
Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan
Inspektorat Review Pokir DPRD NTB, Muzihir: Kita Terima, Daripada Berurusan dengan KPK
DPRD NTB Soroti Rebutan Penumpang di Kuta Mandalika, Pemkab Diminta Cari Solusi
Pemprov NTB Optimistis Capai Target Pendapatan dan Perbaiki Tata Kelola APBD Perubahan 2026

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:02

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 September 2026 - 16:02

FLOQ Listing PONS dari Robinhood Chain, Kenali Fungsi dan Ekosistemnya

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu

Senin, 21 September 2026 - 12:06

SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN

Senin, 21 September 2026 - 12:06

OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI

Berita Terbaru

Teknologi

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 Sep 2026 - 18:02

NTB Terkini

Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional

Senin, 21 Sep 2026 - 17:47