KAI Daop 6 Yogyakarta Amankan Barang Temuan Penumpang KA yang Tertinggal Sepanjang Semester I 2025 Total Senilai Rp1,3 Miliar - Koran Mandalika

KAI Daop 6 Yogyakarta Amankan Barang Temuan Penumpang KA yang Tertinggal Sepanjang Semester I 2025 Total Senilai Rp1,3 Miliar

Senin, 21 Juli 2025 - 17:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepanjang periode Januari sampai dengan Juni 2025, KAI Daop
6 Yogyakarta berhasil mengamankan sejumlah barang milik penumpang yang
tertinggal di stasiun maupun KA dengan taksiran total Rp1.358.173.000,-.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih,
menjelaskan bahwa selama periode tersebut, petugas berhasil mengamankan
sebanyak 636 item barang tertinggal yang langsung didata dan dimasukkan ke
dalam sistem Lost and Found KAI.

“Selama semester 1 tahun 2025, berbagai macam barang
penumpang yang tertinggal telah diamankan seperti laptop, telepon genggam,
dompet, powerbank, hingga makanan dan barang-barang pribadi lainnya. Sebagian
besar telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya setelah melalui proses
verifikasi, dengan persentase jumlah barang yang sudah diambil pemiliknya 95,60
% dan sisa 4,40% barang yang masih dalam proses verifikasi,” ujar Feni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Feni menambahkan, sistem Lost and Found yang dimiliki KAI
merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menjaga keamanan dan
kenyamanan pelanggan selama menggunakan layanan kereta api. Kami mengimbau
kepada seluruh pelanggan untuk senantiasa memeriksa kembali barang bawaannya
setelah turun dari kereta. Namun, bila terjadi kehilangan, masyarakat dapat.
menghubungi petugas stasiun atau mengakses layanan Lost & Found KAI secara
langsung atau menghubungi Contact Center KAI 121 untuk proses tindak lanjut.

Baca Juga :  Spesial Ramadan KVB: Setiap Trading Berpeluang Dapat Hadiah Emas

“Kami secara aktif terus mengimbau seluruh penumpang untuk
lebih waspada terhadap barang bawaannya, baik saat menunggu di stasiun maupun
selama perjalanan. Petugas announcer kami secara berkala juga menyampaikan
peringatan agar penumpang tidak meninggalkan dan menjaga barang pribadi di
kursi, rak bagasi, atau area publik lainnya,” lanjut Feni.

Selain itu, Feni juga menyampaikan pentingnya manajemen waktu
saat akan melakukan perjalanan dengan kereta api, perhatikan jadwal
keberangkatan, bawalah barang pribadi secukupnya dan datang lebih awal supaya
penumpang lebih fokus dan tidak terburu-buru, untuk menimalisir risiko
tertinggalnya barang.

Baca Juga :  SLAM Scanner: Teknologi Terbaru untuk Survei dan Pemetaan Akurasi Tinggi

“Barang bawaan penumpang merupakan tanggung jawab
masing-masing individu, namun KAI tetap menjadikan keamanan dan kenyamanan
pelanggan sebagai prioritas layanan. Proses pengembalian barang yang cepat dan
terkoordinasi menjadi bagian dari pelayanan prima yang terus tingkatkan,”
tambah Feni.

Komitmen KAI terhadap layanan Lost and Found  juga sejalan dengan visi perusahaan untuk
menciptakan ekosistem transportasi publik yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Melalui pelayanan yang adaptif dan berorientasi pada pelanggan, KAI berharap
masyarakat semakin yakin menjadikan kereta api sebagai pilihan utama
transportasi massal.

“KAI Daop 6 akan terus berupaya meningkatkan pelayanan,
termasuk dalam pengelolaan barang hilang, dengan prinsip transparansi,
akuntabilitas, dan pelayanan maksimal kepada pelanggan,” tutup Feni.

Berita Terkait

SEC Siapkan Regulasi Tokenisasi Saham, Bittime Hadirkan Aset-Aset Tokenisasi RWA Sebagai Alternatif Diversifikasi Portofolio
Kenapa Bank dengan Layanan Digital Mulai Jadi Pilihan Generasi Produktif
KAI Daop 2 Bandung Larang Masyarakat Masuki Area Terbatas Perekeretaapian Demi Keselamatan
TSLA Kembali Unjuk Taring, Harga Naik Tapi Permintaan Tetap Kuat
MoraRepublic Perkuat Infrastruktur Digital Indonesia Lewat Integrasi Moratelindo dan MyRepublic
Customer Data Management Jadi Kunci Dorong Performa Bisnis di Era Personalisasi Berbasis Data
Holding Perkebunan Nusantara Pererat Silaturahmi dengan Warga Po’ona melalui Program TJSL PTPN 1 Regional 8
MOFI Dorong Agen Bangun Jaringan dan Akses Pembiayaan UMKM Lewat Referral

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:00

SEC Siapkan Regulasi Tokenisasi Saham, Bittime Hadirkan Aset-Aset Tokenisasi RWA Sebagai Alternatif Diversifikasi Portofolio

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00

Kenapa Bank dengan Layanan Digital Mulai Jadi Pilihan Generasi Produktif

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00

KAI Daop 2 Bandung Larang Masyarakat Masuki Area Terbatas Perekeretaapian Demi Keselamatan

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:00

TSLA Kembali Unjuk Taring, Harga Naik Tapi Permintaan Tetap Kuat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00

MoraRepublic Perkuat Infrastruktur Digital Indonesia Lewat Integrasi Moratelindo dan MyRepublic

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00

Holding Perkebunan Nusantara Pererat Silaturahmi dengan Warga Po’ona melalui Program TJSL PTPN 1 Regional 8

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:00

MOFI Dorong Agen Bangun Jaringan dan Akses Pembiayaan UMKM Lewat Referral

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00

Seminyak vs Canggu: Mana yang Lebih Cocok untuk Liburanmu?

Berita Terbaru