Kenaikan Harga Plastik Bikin Pedagang Sepi Pembeli, Pemda Carikan Solusi - Koran Mandalika

Kenaikan Harga Plastik Bikin Pedagang Sepi Pembeli, Pemda Carikan Solusi

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Kenaikan harga bahan dasar plastik berimbas ke sejumlah barang yang terbuat dari palstik mengalami lonjakan harga yang tinggi.

Kondisi ini membuat minat pembeli menjadi berkurang dan mengakibatkan sejumlah pedagang mengeluh.

Seperti halnya Ayu, seorang pedagang barang-barang palstik di Pasar Dasan Agung ini mengaku kenaikan harga plastik hampir mencapai seratus persen dari harga normal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau dari harga normal jauh sekali naiknya. Bisa dibilang sekitar 100 persen lah naiknya,” kata Ayu, Rabu (1/7).

Ayu membeberkan dengan harga normal ia hanya membayar Rp 800 ribu per karung. Setalah harga naik ia harus merogoh kocek hingga Rp 1 juta lebih.

“Yang dulu yang harganya Rp 800 ribu sekarang sudah Rp 1.700.000,. Kalau kita ngecer yang Rp 3 ribu sekarang paling tidak Rp 6 ribu sampai Rp 7 ribu,” bebernya.

Baca Juga :  Perintah Gubernur NTB, Segera Evakuasi Turis Brasil yang Jatuh di Rinjani

Dengan kondisi ini, dirinya tak jarang mendapat keluhan dari pembeli.

“Ya pasti ada aja keluhannya karena terlalu tinggi (harganya),” pungkas Ayu.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB, Lalu Wirata, mengatakan kenaikan harga plastik ini disebabkan oleh bahan dasar yang diimpor.

Dengan kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar melemah, kata Wiranata, stok bahan plastik yang didapat menjadi berkurang.

“Kalau informasi yang kami dapat bahannya dari impor. Ketika harga dolar naik kurang bahan yang masuk ke sini, otomatis karena sedikit stoknya otomatis dia naik harganya karena semua orang yang minta,” kata Wiranata.

Pihaknya menyarankan agar para pedagang beralih ke merek plastik yang bahan dasar dari lokal.

Baca Juga :  Inspektorat Audit Dana Hibah Rp 28 Miliar FORNAS VIII NTB 2025

“Ada kemarin (plastik bahan dasar lokal) tapi untuk kemasan tertentu. Kemarin sudah ditawarkan ke para pedagang di pasar,” ucapnya.

Tetapi, lanjut Wiranata, yang menjadi masalah ialah kekhawatiran para pedagang akan berkurangnya minat pelanggan terhadap produk yang ditawarkan.

“Loyalitas itu yang membuat dia enggak mau pakai merek lain. Padahal ada ini ya yang buatan lokal dan lebih murah, kualitasnya enggak jauh beda lah. Tapi pedagangnya yang enggak mau, entah itu produknya atau kemasannya (yang berbeda),” lanjutnya.

Dia menambahkan, pemerintah daerah sendiri tengah berupaya untuk mencari cara agar kenaikan harga plastik ini tidak membebani para pedagang dan pembeli.

“Pertama, kita minta kepada pemerintah pusat untuk mencarikan solusi dan yang ke dua kita coba tawarkan produk lain yang kualitasnya sama,” imbuhnya. (dik)

Berita Terkait

AHY Setujui Pembangunan Bypass Port to Port Lembar-Kayangan
Pocari Sweat Run Gerakkan Sektor Pariwisata hingga UMKM di NTB
Gubernur Iqbal Resmikan Bale Kita, Rumah Produk Autentik UMKM NTB
Menteri dan Gubernur Sepakat Percepat Penyelamatan Lingkungan NTB
Pemprov NTB dan Unram Resmi Kolaborasikan Program Desa Berdaya dan Profesor Berdampak
Gubernur Iqbal Tindaklanjuti Komitmen Presiden Prabowo Beri Dukungan Besar untuk NTB
Mandalika Street Food Festival, Ruang Promosi bagi Pelaku UMKM di NTB
Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Ada Satu Hal yang Wajib Dijaga

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:02

Terinspirasi dari Pengalaman Studi di Meksiko, Mahasiswi BINUS @Alam Sutera Raih Juara 1 Duta Bahasa Banten 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:02

Dupoin Futures Gandeng Mercedes Benz Classic Club Indonesia Dorong Literasi Finansial Lewat Kolaborasi Komunitas

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:02

Menyusun Trading Plan Hari Minggu: Kunci Menghadapi Pembukaan Pasar Senin Pagi dengan Tenang

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:02

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Keberlanjutan, PTPN IV Regional III Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Riau

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:02

BRI Finance Hadirkan Solusi Pembiayaan Kendaraan bagi Masyarakat Jawa Timur melalui BRI KKB Expo

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:02

BRI Finance Permudah Masyarakat Palembang dan Jambi Temukan Solusi Pembiayaan Kendaraan di BRI KKB Expo

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:02

Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Hadirkan Penawaran Terbaik di Pekanbaru dan Batam

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:02

Aspekpir Apresiasi Holding Perkebunan Nusantara, Kemitraan PalmCo-Petani Dinilai Perkuat Masa Depan Sawit Indonesia

Berita Terbaru