Mahasiswa KKN Unram Bawa Program Jitu Atasi Sampah di Pringgarata - Koran Mandalika

Mahasiswa KKN Unram Bawa Program Jitu Atasi Sampah di Pringgarata

Minggu, 14 Januari 2024 - 14:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah, Koran Mandalika – Mahasiswa Kelompok Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram (Unram) membawa program jitu dalam menangani persoalan sampah di Desa Pringgarata, Kecamatan Pringgarata.

Sampah saat ini kerap menjadi persoalan serius seiring bertambahnya penduduk di suatu wilayah.

Hal itu lah yang mendasari kelompok mahasiswa KKK Unram gencarkan sosialisasi zero waste dengan tema “Pengolahan Sampah Anorganik Menjadi Barang Bernilai Ekonomis”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua KKN Unram Desa Pringgarata Rikiandi Sopian mengatakan sosialisasi digelar di Aula SMPN 1 Pringgarata pada Jumat (12/1).

Kegiatan tersebut dirangkai dengan penyerahan enam tempat sampah berbahan bambu hasil karya KKN Desa Pringgarata 2023 kepada pemerintah desa setempat.

“Salah satu persoalan yang harus segera dibenahi dan dicarikan solusi di Desa Pringggarata ini ialah sampah,” kata Riki, Sabtu (13/1).

Baca Juga :  ASN Tastura Award 2025, Pemkab Lombok Tengah Jaring ASN Berprestasi

Menurut dia, pertumbuhan penduduk yang terus meningkat dengan pola hidup yang semakin konsumtif menjadi pemicu makin meningkatnya produksi sampah.

“Atas dasar itu kami membawa program utama dengan tema “Internalisasi Budaya Cinta Lingkungan Desa Pringggarata 2023″ untuk memecahkan permasalahan sampah,” ujar Riki.

Pihaknya berharap dapat meningkatkan pengetahuan serta kesadaran generasi Z dalam mengurangi dan memanfaatkan limbah organik dan anorganik.

Sementara itu, Runner up II Duta Lingkungan NTB 2023 Arinda Mariza yang hadir sebagai pemateri memaparkan mengenai habits of green lifestyle, yaitu bagaimanana menerapkan kebiasaan gaya hidup yang eco-frendly atau ramah lingkungan.

“Sampah organik dan anorganik harus dipilah. Diawali dengan menyortir sampah dan terakhir mendaur ulang yang telah dipilah antara sampah organik dan sampah anorganik,” papar Arinda.

Baca Juga :  Dana Transfer Pusat Berkurang Rp 388  Miliar, Lombok Tengah Genjot PAD

Founder komunitas Ite Mele Desa Pringgarata Ing mengatakan langkah atau implementasi dalam mengelola sampah tidak terlepas dari 3R (Reduce,Reuse,Recycle).

Bang Ing juga memberikan contoh produk dari hasil pengelolaan sampah serta bagaimana strategi pengelolaan sampah menjadi nilai ekonomi untuk generasi milenial.

Dia menilai pupuk organik dapat dimanfaatkan bagi peningkatan produksi pertanian yang berkualitas.

“Selain mengurangi pencemaran lingkungan, pengolahan sampah juga dapat meningkatkan kualitas lahan secara berkelanjutan,” ucap Bang Ing.

Tidak hanya itu, lanjut Bang Ing, penggunaan pupuk organik dalam jangka panjang dapat meningkatkan produktivitas lahan dan dapat mencegah degradasi lahan. (*)

Berita Terkait

Fahmi Basam Kuasai Race 2 National Sport 150cc MRS Round 4, Aldiaz Wakili NTB Finis Keempat
Sebelum MotoGP Mengaspal, MRS Round 4 Jadi Ajang MGPA ‘Check-Up’ Sirkuit Mandalika
Fahmi Basam Kuasai Race 1 MRS Round 4, Pembalap NTB Aldiaz Finis Posisi 8
MRS Round 4 Perketat Regulasi, Jadi Jalan Pembalap Muda Menuju Level Internasional
108 Starter Ramaikan Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Putaran Keempat
InJourney Siapkan Camping Ground dan 66 Extra Flight, Akomodasi Lombok Nyaris Penuh Jelang MotoGP
Jelang MotoGP 2026, Mandalika Bersolek, NTB Bersiap Menyambut Dunia
27.620 Batang Rokok Diduga Ilegal Disikat, Satpol PP Lombok Tengah Gencarkan Operasi

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 01:02

Prodia Hadirkan ‘Advanced Lipid Profile’, Pemeriksaan Risiko Kardiovaskular yang Lebih Komprehensif dan Personal

Senin, 21 September 2026 - 18:02

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 September 2026 - 16:02

Penyebab Dokumen Bertanda Tangan Elektronik Ditolak Mitra atau Bank

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu

Senin, 21 September 2026 - 12:06

SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN

Senin, 21 September 2026 - 12:06

OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App

Berita Terbaru

Teknologi

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 Sep 2026 - 18:02

NTB Terkini

Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional

Senin, 21 Sep 2026 - 17:47