Memaksimalkan Dana Nganggur di Reksa Dana Agar Dapat Untung - Koran Mandalika

Memaksimalkan Dana Nganggur di Reksa Dana Agar Dapat Untung

Senin, 30 Juni 2025 - 17:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ada uang nganggur di rekening, tapi belum tahu mau dipakai buat apa? Beli gadget masih mikir-mikir, mau liburan tapi belum cuti.

Nah, uang yang belum dipakai dalam waktu dekat ini disebut dana nganggur. Daripada dibiarkan tidur di rekening dan tergerus inflasi, kenapa tidak coba disimpan di tempat yang lebih produktif, tapi tetap gampang diambil kalau sewaktu-waktu dibutuhkan?

Seringkali kita memiliki sejumlah uang yang tidak akan digunakan dalam waktu dekat, namun juga belum memiliki tujuan investasi jangka panjang. Uang ini sering disebut sebagai dana “nganggur” jangka pendek atau idle fund.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa Itu Dana Nganggur?

Dana nganggur adalah uang yang tidak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari atau pengeluaran rutin. Ini bukan dana untuk bayar tagihan bulanan atau belanja kebutuhan pokok, melainkan sisa uang tanpa tujuan jangka pendek, atau uang yang baru akan digunakan beberapa bulan ke depan untuk hal tertentu.

Meski disebut “nganggur,” bukan berarti uang ini harus dibiarkan diam di rekening tabungan biasa. Justru, membiarkannya tidak berkembang bisa menjadi kerugian karena nilainya akan terkikis oleh inflasi. Artinya, jumlah uangnya tetap, tapi daya belinya akan menurun seiring waktu.

Contoh Dana Nganggur

1. Sisa uang gaji setelah kebutuhan dan tabungan terpenuhi.

2. Dana liburan atau pembelian gadget yang rencananya dilakukan 3–6 bulan ke depan.

3. Sebagian kecil dana darurat yang ingin kamu tempatkan di instrumen lebih produktif, tapi tetap mudah diakses.

4. Hasil penjualan aset misalnya motor atau barang elektronik yang belum akan digunakan lagi dalam waktu dekat.

Simulasi Perhitungan Dana Nganggur

Mari lihat bagaimana dana nganggur bisa terbentuk, menggunakan prinsip alokasi 50/30/20 dari penghasilan.

Contoh:

Kamu adalah karyawan dengan penghasilan bersih bulanan Rp8.000.000. Lalu kamu menerapkan pembagian:

Baca Juga :  Kesehatan Mental Karyawan dan Produktivitas

50% Kebutuhan Pokok: Rp4.000.000 (biaya kos, makan, transportasi, listrik, internet)

20% Tabungan: Rp1.600.000 (untuk dana darurat dan pensiun)

30% Keinginan atau gaya hidup: Rp2.400.000 (belanja, nongkrong, streaming, liburan akhir pekan)

Pada bulan ini, kamu hanya menggunakan Rp1.900.000 dari alokasi gaya hidup. Di saat yang sama, kamu menerima bonus kerja sebesar Rp2.000.000 yang belum ada rencana penggunaannya.

Perhitungan dana nganggur kamu:

Sisa gaya hidup: Rp500.000

Bonus kerja: Rp2.000.000

Total: Rp2.500.000

Berarti total dana nganggur yang kamu miliki adalah Rp2.500.000. Uang tersebut bisa berkembang jika kamu kelola dengan baik. 

Mengapa Dana Nganggur Perlu Dikelola?

Image

Mengelola dana nganggur di instrumen yang tepat bisa membantu menjaga nilai uang dari inflasi atau bahkan sedikit mengembangkannya. Selain itu, mengalokasikannya ke instrumen investasi dapat meningkatkan kedisiplinan dan tidak mudah tergoda untuk menggunakan uang tersebut untuk hal-hal impulsif. 

Meskipun tujuannya bukan untuk keuntungan besar, instrumen yang tepat bisa memberikan sedikit imbal hasil yang lebih baik daripada tabungan biasa. Meskipun bukan untuk keuntungan besar, dana ini tetap bisa “bekerja” selama tidak digunakan.

Instrumen Investasi untuk Dana Nganggur

Saat memilih tempat untuk menyimpan dana nganggur, cari instrumen yang punya karakteristik berikut:

1. Likuiditas tinggi karena mudah dicairkan kembali menjadi uang tunai saat dibutuhkan. 

2. Risiko cenderung rendah.

3. Menjaga modal tetap aman, karena tujuan utamanya bukan untuk pertumbuhan agresif melainkan perlindungan nilai dan aksesibilitas. 

4. Potensi imbal balik lebih kompetitif 

5. Memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dari tabungan biasa, setidaknya bisa mengimbangi inflasi. 

Opsi Simpan Dana Nganggur di Reksa Dana

Berdasarkan kriteria di atas, reksa dana bisa jadi opsi untuk menyimpan dana nganggur. Modalnya tidak besar dan bisa dicairkan dengan mudah. Investasimu juga akan disesuaikan dengan profil risiko. Kamu bisa mulai investasi reksa dana di neobank dari Bank Neo Commerce. 

Baca Juga :  Mulai 2026 Kosmetik Impor Wajib Memiliki Sertifikasi Halal di Indonesia

Dengan investasi reksa dana di neobank, kamu bisa dapat keuntungan di antaranya: 

1. Bisa investasi mulai dari Rp10.000 

2. Pilihan produk sesuai profil risiko 

3. Aman karena dikelola oleh manajer investasi yang berpengalaman 

Cara investasi reksa dana di neobank

Unduh neobank dari Bank Neo Commerce dari Google Play atau dari App Store.

1. Buka dan aktifkan rekening Bank Neo Commerce

2. Pilih fitur Reksa Dana

3. Lakukan pendaftaran SID (Single Investment Identification)

4. Pilih produk reksa dana sesuai profil risiko

5. Pelajari produk reksa dana yang dipilih 

6. Verifikasi dan selesaikan transaksi

Mungkin uangnya belum akan kamu pakai sekarang, tapi bukan berarti harus dibiarkan menganggur begitu saja. Dengan sedikit perencanaan, dana nganggur bisa disimpan di tempat yang tetap aman, mudah diakses, dan bisa memberi imbal hasil kecil yang bermanfaat. 

Jadi, sambil menunggu rencana liburan, gadget baru, atau keputusan keuangan berikutnya, uangmu tetap produktif dan tidak “buntung” karena dibiarkan diam terlalu lama.

Download aplikasi neobank di PlayStore dan App Store dan mulai berinvestasi reksa dana sekarang. 

Kunjungi link  reksa dana untuk info lengkap serta syarat dan ketentuan terbaru mengenai reksa dana.

Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan masa datang.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Berita Terkait

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Momentum Bullish Diperkirakan Berlanjut
Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di Cirebon, Dorong Pertumbuhan Esports Kampus dan Talenta Daerah
Rayakan Piala Dunia 2026, Tokocrypto Hadirkan Game Interaktif Berhadiah Rp1 Miliar
Jaga Kualitas Layanan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Gelar Pemeliharaan Perkerasan di Sejumlah Titik Ruas Tol Jagorawi
Optimalkan Peran Korwil Satgas Bencana BUMN Peduli DIY, Jasa Marga Perkuat Koordinasi Penanggulangan Bencana dengan BPBD DIY
KAI Sesuaikan Jadwal LRT Jabodebek untuk Optimalkan Layanan Jam Sibuk Pagi
Penasaran Lihat Maggot, Booth MINERALive MIND ID Jadi Inspirasi Ekonomi Sirkular di INVIROTECH 2026
Naik 77,64% Sampai Dengan Mei 2026, BRI Finance Catatkan Kinerja Positif Kendaraan Bekas

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:27

Sumbawa Barat Juara Fahmil Putra MTQ NTB dengan Nilai Tertinggi

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:53

MTQ XXXI NTB Siap Memasuki Babak Final

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:50

MTQ XXXI di Praya: Meneguhkan Langkah NTB Menuju Serambi Al-Qur’an

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:42

MTQ NTB Bawa Berkah bagi UMKM, Penghasilan Tembus Rp 1 Juta per Hari

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:28

BBPOM Mataram Sita Obat dan Kosmetik Ilegal Senilai Puluhan Juta Selama 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:20

Bank NTB Syariah Bawa Pelabuhan Senggigi ke Era Digital

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:20

Harga BBM Naik Tajam, Ibu Rumah Tangga Menjerit: Semua Serba Mahal

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:56

Mengenal Bung Heru, Sosok Pendiri Direktur Seniman Hukum Law Firm

Berita Terbaru