Menuju Generasi Emas 2045, Ketua PKB NTB Siap Perjuangkan Pendidikan - Koran Mandalika

Menuju Generasi Emas 2045, Ketua PKB NTB Siap Perjuangkan Pendidikan

Senin, 14 Agustus 2023 - 10:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika –  Ketua DPW PKB NTB Lalu Hadrian Irfani memberi perhatian tinggi terhadap dunia pendidikan.

Pria yang karib disapa Ari itu bakal mendorong Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) diprioritaskan untuk sektor pendidikan.

“Saat ini terjadi tantangan yang luar biasa. Dasar menghadapi tantangan itu ada di pendidikan,” kata Ari, Senin (14/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ari yang bertarung pada pemilihan legislatif (Pileg) DPR RI dapil NTB II Pulau Lombok itu menilai postur anggaran perlu memberikan ruang lebih luas untuk pendidikan.

Baca Juga :  Akomodir Kebutuhan Masyarakat, Bagus Demokrat Tertarik Pindah Komisi Lagi

Ketua Komisi V DPRD NTB itu melihat dua unsur penting yang harus dibiayai negara di bidang pendidikan.

“Di antaranya, sarana dan kualitas pendidikan dalam rangka mempersiapkan generasi yang unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap Ari.

Menurut dia, postur anggaran perlu ditata kembali. Salah satunya berkenaan dengan anggaran pendidikan.

“Anggaran ini sangat besar, tetapi juga harus lihat bagaimana postur anggaran tersebut melahirkan SDM berkualitas dan berdaya saing,” tegas pria asal Praya, Lombok Tengah, itu.

Baca Juga :  Bimtek di NTB, Kemen PPPA Dorong Kesetaraan Gender di Bidang Politik dan Hukum

Pihaknya mengupayakan agar sebagian anggaran yang dialokasikan kepada masing-masing kementerian dipotong.

“Sebagai gantinya, dialokasikan kepada perbaikan SDM dan pendidikan nasional,” ucap Ari.

Ari menyebut dengan cara itu maka Indonesia akan siap menyambut bonus demografi yang diprediksi terjadi pada 2030-2040.

Artinya, pada kurun waktu tersebut kondisi masyarakat Indonesia akan didominasi oleh usia produktif atau usia 15-64 tahun dibandingkan usia non produktif.

Anggota DPRD NTB itu meyakini bahwa pendidikan merupakan jalan tol untuk memajukan anak di setiap daerah. (Wan)

 

Berita Terkait

Pendapatan dari AMNT Merosot, NTB Tekan Biaya Belanja
Akhirnya, RSUP NTB Terbebas dari Utang Kontraktual
NTB Perkuat Langkah Tambora Jadi UNESCO Global Geopark
Kadishub NTB Buka Suara Soal PJU Mati di Bypass Mandalika
Siswa SMK di Kopang Diduga Lakukan Hal Tak Senonoh ke Siswi, LPA: Masuk Tindak Pidana
Jumlah Keaktifan Peserta JKN Lombok Tengah dan Lombok Timur Masih Rendah
QRIS Cross Border Bank NTB Syariah Jangkau Ojek Wisata Rinjani
Pemprov NTB Bidik Tiga Besar Nasional Keterbukaan Informasi Publik 2026

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:00

Wall Street Mulai Konsolidasi, Pasar Cerna Risiko Inflasi dengan Hati-Hati

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:00

Perbedaan Pasar Bullish Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:00

Jamuan Kenegaraan Xi Jinping – Donald Trump: Soroti Pengaruh Baru Industri Teknologi Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:00

Mathmaji Luncurkan Pilot Program di Sekolah Qur’an Savaty, Indonesia

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:00

Fokus pada ESG, Bank Raya Optimalkan Pembiayaan Inklusif dan Efisiensi Energi Operasional

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:00

Kuliah di Luar Negeri Tanpa Shock? Ini Tipsnya

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:00

Posisi Tidur Kucing Ternyata Bisa Menunjukkan Kondisi dan Perasaannya

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:00

Holding Perkebunan Nusantara Cetak Atlet Tenis Muda Berprestasi, Tiga Atlet PalmCo Masuk Radar Timnas

Berita Terbaru

Teknologi

Perbedaan Pasar Bullish Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:00