Koran Mandalika, Mataram – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menanggapi perihal pergeseran Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohri menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Pasalnya, MGPA merupakan anak perusahaan dari InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) yang bekerja di bawah Kementerian BUMN.
Direktur MGPA, Priandhi Satria mengatakan pergeseran Erick Thohir ke Kemenpora tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja MGPA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sejak ada Danantara, kami juga koordinasi di bawah Danantara. Apakah akan mempengaruhi ini (kerja MGPA)? Tidak ya,” kata Priandhi, Kamis (18/9).
Menurutnya, selama masih ada event yang digelar di Sirkuit Mandalika, tidak akan mempengaruhi sponsor, seperti Pertamina yang juga merupakan bagian dari BUMN.
“Sponsorship is sponsorship. Pertamina dia ini menjadi bisnis, hitung-hitungan apakah dia memberikan manfaat di sirkuit hitung-hitungannya ada. Kalau memang sirkuitnya kosong, Pertamina juga saya jamin nggak akan mau,” jelasnya.
Priandhi menegaskan MGPA tidak hanya menyelenggarakan kejuaraan balap internasional, bahakan kejuaraan balap nasional yang sudah pasti diselenggarakan setiap tahunnya.
“MGPA punya lima kali kejuaraan nasional Mandalika Racing Series (balap motor roda dua), tambah punya empat kejuaraan nasional balap mobil. Itu yang sudah pasti ada setiap tahun,” tegasnya.
Dia mengungkapkan tahun lalu saja, Sirkuit Mandalika sudah digunakan sebanyak 160 hari. Untuk tahun ini, Priandhi berharap akan lebih dari itu.
“Tahun ini harapannya 260 hari pemanfaatan sirkuit. Jadi, intinya kami butuh bantuan dari pemerintah provinsi, pemerintah daerah dan segala penggemar otomotif untuk menggunakan nama Mandalika Sirkuit demi perkembangan Mandalika, Lombok, NTB,” ungkapnya. (dik)












