Pendaki Wanita Asal Brasil Kolaps di Gunung Rinjani, Korban Syok Berat - Koran Mandalika

Pendaki Wanita Asal Brasil Kolaps di Gunung Rinjani, Korban Syok Berat

Sabtu, 21 Juni 2025 - 20:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Posisi korban yang jatuh di Gunung Rinjani (Tangkapan layar)

Posisi korban yang jatuh di Gunung Rinjani (Tangkapan layar)

Koran Mandalika, Mataram – Pendaki wanita asal Brasil mengalami kolaps atau jatuh saat melakukan pendakian di Gunung Rinjani via Sembalun.

Pendaki tersebut jatuh ke jurang yang diperkirakan sedalam 150-200 meter ke arah Danau Segara Anak di sekitar titik Cemara Nunggal, jalur menuju puncak Rinjani.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani Yarman membenarkan kejadian tersebut. Yarman mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan evakuasi.

“Benar, ini tim lagi upaya evakuasi. Saya masih menunggu info terbaru,” kata Yarman saat dihubungi via pesan singkat WhatsApp, Sabtu (21/6).

Korban dikabarkan selamat tetapi mengalami syok berat akibat insiden tersebut.

“Korban dalam kondisi selamat, meski terlihat mengalami syok berat. Teriakan minta tolongnya menjadi titik awal koordinasi cepat,” ujar Yarman.

Yarman menjelaskan informasi terjatuhnya pendaki Brazil tersebut diterima pihaknya pada pukul 06.30 WITA.

“Dalam waktu singkat, tim gabungan dari Balai TNGR, Basarnas Mataram, EMHC, Polsek Sembalun, dan Potensi SAR Lotim langsung bergerak,” jelas Yarman.

Baca Juga :  Dinas PUPR Lombok Tengah "Dikacangin" Pemilik Minimarket di Selong Belanak

Pukul 12.00 WITA, tim pendahulu yang membawa peralatan vertical rescue sudah mencapai Pos 4, mendekat ke lokasi korban dan diperkirakan tiba dilokasi korban sekitar Pukul 15.00 WITA.

“Proses evakuasi masih berlangsung. Semoga korban dapat segara di evakuasi dengan selamat.
Kami mengapresiasi seluruh unsur yang bergerak cepat dan tetap mengutamakan keselamatan,” tambah Yarman. (dik)

Berita Terkait

Pendapatan dari AMNT Merosot, NTB Tekan Biaya Belanja
Akhirnya, RSUP NTB Terbebas dari Utang Kontraktual
NTB Perkuat Langkah Tambora Jadi UNESCO Global Geopark
Kadishub NTB Buka Suara Soal PJU Mati di Bypass Mandalika
Siswa SMK di Kopang Diduga Lakukan Hal Tak Senonoh ke Siswi, LPA: Masuk Tindak Pidana
Jumlah Keaktifan Peserta JKN Lombok Tengah dan Lombok Timur Masih Rendah
QRIS Cross Border Bank NTB Syariah Jangkau Ojek Wisata Rinjani
Pemprov NTB Bidik Tiga Besar Nasional Keterbukaan Informasi Publik 2026

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:00

Fokus pada ESG, Bank Raya Optimalkan Pembiayaan Inklusif dan Efisiensi Energi Operasional

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:00

Moda Kereta Api Makin Bersaing, KAI Logistik Luncurkan 2 Rangkaian KA Kontainer Baru

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:00

Kuliah di Luar Negeri Tanpa Shock? Ini Tipsnya

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:00

Posisi Tidur Kucing Ternyata Bisa Menunjukkan Kondisi dan Perasaannya

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:00

Holding Perkebunan Nusantara Cetak Atlet Tenis Muda Berprestasi, Tiga Atlet PalmCo Masuk Radar Timnas

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Holding Perkebunan Nusantara Terus Dorong Transisi Energi dan Efisiensi, Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Berita Terbaru

Teknologi

Kuliah di Luar Negeri Tanpa Shock? Ini Tipsnya

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:00