Perkuat Ketahanan Ekosistem Muara Beting, SUCOFINDO Tanam 5.000 Bibit Mangrove - Koran Mandalika

Perkuat Ketahanan Ekosistem Muara Beting, SUCOFINDO Tanam 5.000 Bibit Mangrove

Rabu, 25 Februari 2026 - 01:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagai wujud komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), PT SUCOFINDO (PERSERO) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berkolaborasi dengan Komunitas Indonesia Hijau menyelenggarakan kegiatan penanaman 5.000 bibit mangrove di Kawasan Muara Benting, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas tantangan abrasi, degradasi ekosistem pesisir, serta dampak perubahan iklim yang berpotensi mengancam keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir.

Kepala Unit TJSL PT SUCOFINDO (PERSERO), Nuri Hidayat, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan.

“Melalui Program TJSL, SUCOFINDO tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat peran masyarakat, khususnya generasi muda sebagai agen perubahan. Penanaman mangrove ini merupakan kontribusi nyata perusahaan dalam memperkuat ketahanan ekosistem pesisir sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan diawali pada 12 Januari 2026 dengan Workshop Ekowisata Konservasi Lutung Jawa serta Workshop Pembuatan Makanan Berbahan Dasar Mangrove. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi keanekaragaman hayati sekaligus mendorong pemanfaatan mangrove secara produktif dan berkelanjutan untuk mendukung ekonomi lokal.

Selanjutnya, pada 24 Januari 2026, PT SUCOFINDO (PERSERO) juga membangun dan memasang papan nama dermaga yang terletak di depan Balai Desa Pantai Bahagia. Dukungan ini menjadi bagian dari penguatan identitas kawasan sekaligus mendukung pengembangan potensi desa pesisir.

Sebagai puncak kegiatan, dilakukan penanaman 5.000 bibit mangrove jenis bakau di kawasan Muara Beting dengan melibatkan generasi muda dan masyarakat setempat. Penanaman dilakukan menggunakan metode ajir, yaitu teknik penanaman dengan penopang bambu untuk memastikan bibit tumbuh lebih kokoh dan adaptif terhadap dinamika wilayah pesisir.

Di kesempatan yang sama, Humas Komunitas Indonesia Hijau, Agustina Dwi Handayani, menyampaikan bahwa inisiatif penanaman mangrove ini lahir dari kepedulian terhadap berbagai bencana lingkungan akibat aktivitas penebangan liar dan degradasi hutan.

Baca Juga :  City On A Hill Private Villas Now Accepting Reservations for Grand Opening: Book Your Stay Today!

“Belajar dari bencana yang terjadi akibat penebangan pohon secara liar (illegal logging), Indonesia Hijau membentuk Pemuda Perubahan untuk peduli terhadap lingkungan. Penanaman mangrove ini menjadi langkah nyata kami dalam memulihkan ekosistem pesisir sekaligus membangun kesadaran kolektif. Dengan slogan ‘Satu pohon, Satu kehidupan, Mari kita jaga’, kami berharap masyarakat semakin berkesadaran akan pentingnya pohon dalam menjaga keseimbangan alam dan keberlangsungan hidup,” tuturnya.

Di akhir sambutan, Nuri Hidayat menegaskan bahwa rangkaian Program TJSL ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada tujuan Penanganan Perubahan Iklim, Ekosistem Laut, Ekosistem Daratan, dan Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui kolaborasi multipihak, PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan inisiatif keberlanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Press Release ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

5 Hotel Pet Friendly di Jakarta Cocok untuk Staycation Bareng Anabul
Inspeksi Pipa Migas Berbasis Drone dengan Sniffer4D
HSB Investasi Pertegas Penerapan Standar Keamanan di Tengah Maraknya Pialang Ilegal
Rayakan Imlek 2577 Kongzili, KAI Daop 9 Jember Hadirkan Barongsai di Jember dan Banyuwangi
Bittime Hadirkan Fleksibel Staking $XAUT di Tengah Dinamika Geopolitik dan Tren Cadangan Emas Global
Cara Memilih Besi Siku Tebal yang Kuat untuk Struktur Penopang Beban Berat
Panduan Skincare Bayi untuk Orang Tua Baru: Apa yang Perlu Disiapkan Sejak Awal
MIND ID Bina Lebih dari 10.000 UMKM untuk Perkuat Ekonomi Lokal dan Tekan Kemiskinan

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:28

Jimbaran Tidak Hanya Pantai Lagi: Data Menunjukkan Wisata “Pengalaman Lokal” Semakin Diminati

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:26

Harga Emas Tunjukkan Sinyal Penguatan, XAU/USD Berpotensi Uji Area Resistance 5.041

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:31

SLAM Scanner: Teknologi Terbaru untuk Survei dan Pemetaan Akurasi Tinggi

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:44

Bingung Pilih Ekspedisi? Ini 5 Pengiriman Luar Negeri Terbaik dan Rute Unggulannya

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:21

Bentuk Kepedulian Sosial kepada Masyarakat, KAI Services Gelar Kegiatan Donor Darah

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:10

Krakatau Steel Tekankan Pentingnya Proteksi Industri Baja untuk Menjaga Keberlanjutan Bisnis Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:41

Thesis Defense 2026 BINUS Bandung Raih Publikasi Scopus

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:42

PWC Diakui ASEAN dan Asia Records sebagai Dompet Non-Custodial Pertama

Berita Terbaru