Koran Mandalika, Lombok Tengah- PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kopang mengimbau masyarakat tetap waspada seiring meningkatnya potensi cuaca ekstrem (hujan lebat, angin kencang, petir, dan potensi banjir/longsor) yang dapat berdampak pada keselamatan serta keandalan pasokan listrik.
Manager PLN ULP Kopang Luthfi Saufi Alaydrus menjelaskan di saat yang sama, PT PLN (Persero) ULP Kopang juga mengingatkan masyarakat agar turut berperan aktif dalam mencegah pencurian dan perusakan instalasi ketenagalistrikan (kabel, gardu, panel, kWh meter, komponen jaringan, dan material pendukung lainnya).
“Tindakan tersebut berisiko tinggi menimbulkan korsleting, kebakaran, sengatan listrik, pemadaman, serta membahayakan nyawa,” kata Luthfi kepada awak media, Rabub(25/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Masyarakat diimbau untuk menjauhi tiang, gardu, kabel listrik, dan area jaringan saat hujan lebat/angin kencang, terutama bila terlihat kabel kendur, tiang miring, atau percikan api.
“Jangan berteduh di bawah pohon dekat jaringan listrik, karena berisiko dahan patah menimpa kabel,” ujar Luthfi.
Jika terjadi genangan atau banjir, kata dia, matikan MCB/mini circuit breaker pada instalasi rumah bila kondisi tidak aman (utamakan keselamatan).
“Hindari menyentuh peralatan listrik dengan tangan basah dan pastikan stop kontak tidak terkena air,” jelas Luthfi.
Pihaknya meminta masyarakat segera laporkan potensi bahaya (kabel putus/terkelupas, tiang miring, gardu tergenang, percikan) agar dapat ditangani cepat.
Terkait pencegahan pencurian instalasi ketenagalistrikan, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak membeli atau menadah material instalasi listrik yang tidak jelas asal-usulnya (kabel, tembaga, komponen gardu, panel, dan sejenisnya).
Selanjutnya, waspada aktivitas mencurigakan, seperti penggalian atau penarikan kabel tanpa atribut resmi, mobilisasi malam hari, serta pembongkaran komponen jaringan.
“Jangan melakukan tindakan berbahaya, seperti mencoba memotong kabel, membongkar panel, atau memasuki area gardu,” tegas Luthfi.
Untuk mendukung lingkungan aman, ujar Luthfi menambahkan, dapat melaporkan indikasi pencurian atau perusakan instalasi listrik.
Apabila masyarakat menemukan kondisi darurat atau aktivitas mencurigakan terkait instalasi ketenagalistrikan, segera laporkan melalui:
• Call Center PLN: 123
• PLN Mobile App (Unduh di Play Store atau App Store)
• Layanan Pengaduan Sosial Media PLN:
o Twitter: @pln_123
o Facebook: PLN 123
o Instagram: @pln_id
• Atau hubungi dan melapor ke PT PLN (Persero) ULP Kopang. (*)












