Koran Mandalika, Mataram – Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) resmi diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada Minggu 21 Juli 2025 dan disaksikan serentak oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia.
Di wilayah NTB, launching KDMP dihadiri langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal di Desa Kekeri, Lombok Barat, yang merupakan salah satu desa mockup (percontohan) di NTB. Selain Kekeri, ada dua lainnya yang menjadi mockup di NTB, yakni Desa Kembang Kuning, Lombok Timur dan Desa Bilelando, Lombok Tengah.
Iqbal menyampaikan, dengan adanya tiga desa mockup diharapkan akan menjadi langkah awal pemerataan Koperasi Desa Merah Putih di NTB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mudah-mudahan denga tiga mockup yang kita buat di NTB ini, di Kembang Kuning, di Kekeri dan di Bilelando ini mudah-mudahan ini jadi model dulu. Kita perlu model dulu supaya yang lain supaya yang lain bisa mencontoh nantinya,” kata Iqbal.
Meski begitu, Iqbal menjelaskan masih ada tantangan yang harus dihadapi pemerintah ke depannya.
“Tantangannya adalah bagaimana mengidentifikasi potensi-potensi lokal yang dimiliki oleh masing-masing Kopdes ini,” jelasnya
Dia menuturkan, pemerintah Provinsi NTB akan terus melakukan pendampingan bagi setiap desa yang baru memulai program ini.
“Intinya di pendampingan nanti. Jadi Kadis Koperasi baik di provinsi maupun di kabupaten/kota insyaallah akan terus mendampingi teman-teman ini,” tutur Iqbal.
Iqbal menegaskan, KDMP yang telah terbentuk di NTB seluruhnya sudah berbadan hukum. Namun, pihaknya masih menunggu arahan pusat terkait dengan bisnis yang akan dijalankan.
“Kita menunggu arahan dari pusat nanti model bisnisnya seperti apa, tetapi yang jelas sekarang sudah terbentuk yang 1.166 sudah terbentuk, semua sudah berbadan hukum itu yang terpenting,” tegasnya. (Dik)












