Rahasia Michelle Latief, Alumni Japanese Popular Culture BINUS University yang Bisa Bekerja di Bank Besar Jepang - Koran Mandalika

Rahasia Michelle Latief, Alumni Japanese Popular Culture BINUS University yang Bisa Bekerja di Bank Besar Jepang

Rabu, 2 Juli 2025 - 09:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selama ini, jurusan di bidang humaniora seperti Japanese Popular Culture identik dengan profesi seperti pengajar bahasa, penerjemah, atau content creator. Namun, perjalanan karier Michelle Latief membuktikan bahwa peluang lulusan humaniora jauh lebih luas. Alumni BINUS University ini justru sukses meniti karier di dunia korporasi Jepang dan kini menjabat sebagai Sekretaris Direksi di salah satu bank ternama asal Jepang, Bank Mizuho Indonesia.

Michelle Latief, yang merupakan BINUSIAN 2014 dari jurusan Japanese Popular Culture, telah menempuh perjalanan profesional yang tidak biasa. Setelah lulus, ia sempat bekerja di PT Takari Kokoh Sejahtera, anak perusahaan dari Mitsubishi UFJ Financial Group, sebagai Marketing Support selama dua tahun dari 2015 hingga 2017. Pengalaman tersebut menjadi pintu gerbang awalnya mengenal lebih dalam dunia kerja di lingkungan perusahaan Jepang.

Saat ini, Michelle memegang peran penting sebagai Sekretaris Direksi di Bank Mizuho Indonesia. Dalam kesehariannya, ia bertanggung jawab untuk mengelola jadwal para direksi, mengatur rapat, serta memastikan kelancaran kebutuhan administratif pimpinan perusahaan. Peran ini menuntut ketelitian, ketepatan waktu, dan kemampuan komunikasi lintas budaya. Semua keterampilan ini sudah ia asah sejak berada di bangku kuliah.

Michelle mengakui bahwa pengalaman kuliahnya di BINUS University sangat berperan besar dalam membentuk kesiapan kariernya. Salah satu hal yang paling ia apresiasi adalah dukungan dari jaringan alumni BINUS yang luas serta kemitraan kampus dengan banyak perusahaan, termasuk perusahaan Jepang. Melalui koneksi ini, ia bisa mulai mengasah keterampilan kerja sejak sebelum lulus.

Selain itu, materi perkuliahan di jurusan Japanese Popular Culture dirancang untuk relevan dengan kebutuhan industri. Michelle tidak hanya belajar bahasa Jepang secara mendalam, tetapi juga mempelajari budaya kerja dan etika profesional di Jepang. Hal ini menjadi nilai tambah tersendiri saat ia mulai bekerja. 

Dibandingkan rekan kerja saya yang lain, saya bisa lebih cepat familiar. Dan saya bisa bilang kalau hasil kerja saya lebih bagus dan lebih cocok untuk dengan pace perusahaan Jepang,” ceritanya.

Sebagai alumni BINUS yang sukses di dunia profesional, Michelle memberikan beberapa tips untuk mahasiswa jurusan humaniora yang ingin mengikuti jejaknya. Pertama, penting untuk menentukan arah karier sejak awal: apakah ingin terjun ke dunia korporasi, pariwisata, atau pendidikan. 

Baca Juga :  Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Beralih dari Kebiasaan Merokok

Kedua, jangan menyepelekan pentingnya sertifikasi bahasa asing. Dalam konteks bahasa Jepang, sertifikasi seperti JLPT (Japanese Language Proficiency Test) bisa sangat membantu membuka peluang kerja di perusahaan Jepang. Terakhir, Michelle juga menekankan, “Lalu, benar-benar belajar yang diajarkan oleh para Sensei-nya di sini karena itu akan benar-benar berguna banget waktu terjun, terutama untuk bekerja di perusahaan Jepang.”

Cerita Michelle Latief menjadi bukti nyata bahwa lulusan jurusan humaniora, khususnya dari program Japanese Popular Culture BINUS University, dapat berkiprah di dunia profesional yang kompetitif, termasuk di lingkungan perusahaan multinasional. Bagi Anda yang tertarik dengan budaya Jepang dan ingin memiliki karier di perusahaan Jepang seperti Michelle, program Japanese Popular Culture dari BINUS University bisa membangun fondasi kesuksesan Anda.

Jangan ragu untuk memulai perjalanan Anda bersama BINUS University dan ikuti jejak para alumni BINUS yang telah membuktikan bahwa jurusan humaniora juga bisa bersinar di dunia korporasi. Informasi lebih lanjut mengenai program Japanese Popular Culture BINUS dapat Anda temukan di https://japanese.binus.ac.id/.

Berita Terkait

IFG Life Kembali Hadir Sebagai Official Insurance Partner BTN JAKIM 2026
Momentum HUT Jakarta ke-499, Jasa Marga Dorong UMKM Binaan Naik Kelas Melalui Partisipasi di Jakarta Fair Kemayoran 2026
Dukung Hilirisasi Riset, Wamenko Pangan Luncurkan Inovasi Faspol 5.0 dan Kompetisi PFsains 2026
Tingkatkan Komitmen Melayani Sepenuh Hati Menjelang Periode Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan Respons Real-Time melalui One Call Center 133
Harga Emas Pekan Kedua Juni Berpotensi Konsolidasi Setelah Reli Tajam
Volatilitas Rupiah Dorong Diversifikasi Portofolio, BRI-MI Tawarkan Alternatif Investasi Dolar
Hisense di Laga Pembuka Piala Dunia FIFA 2026™: “Innovating a Brighter Life”!
KAI Daop 2 Bandung Ajak Masyarakat Berperan Serta Jaga Keselamatan Perjalanan Kereta Api

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 00:00

IFG Life Kembali Hadir Sebagai Official Insurance Partner BTN JAKIM 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:00

Momentum HUT Jakarta ke-499, Jasa Marga Dorong UMKM Binaan Naik Kelas Melalui Partisipasi di Jakarta Fair Kemayoran 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:00

Tingkatkan Komitmen Melayani Sepenuh Hati Menjelang Periode Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan Respons Real-Time melalui One Call Center 133

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:00

Harga Emas Pekan Kedua Juni Berpotensi Konsolidasi Setelah Reli Tajam

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:00

Volatilitas Rupiah Dorong Diversifikasi Portofolio, BRI-MI Tawarkan Alternatif Investasi Dolar

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:00

Hisense di Laga Pembuka Piala Dunia FIFA 2026™: “Innovating a Brighter Life”!

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00

KAI Daop 2 Bandung Ajak Masyarakat Berperan Serta Jaga Keselamatan Perjalanan Kereta Api

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00

BP Tapera Dorong Akselerasi Program Perumahan di Kepulauan Nias, BSPS 2026 Dialokasikan untuk Seluruh Wilayah

Berita Terbaru

NTB Terkini

Bank NTB Syariah Bawa Pelabuhan Senggigi ke Era Digital

Jumat, 12 Jun 2026 - 18:20