Pemrov dan DPD RI Turun Tangan Selesaikan Sengketa Lahan di Sekotong - Koran Mandalika

Pemrov dan DPD RI Turun Tangan Selesaikan Sengketa Lahan di Sekotong

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), memfasilitasi penyelesaian sengketa lahan di Dusun Pansing, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat.

Pemprov NTB, bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, yang dihadiri sejumlah pihak terlibat.

Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI, Yulianus Henock Sumual mengatakan DPD sebagai lembaga tinggi negara memberikan sumbangsih pemikiran terhadap laporan-laporan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam hal ini, pihaknya mendukung langkah Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam penyelesaian sengketa yang terjadi di Indonesia.

“Kami memberikan dukungan kepada BPN khususnya, bagaimana permasalahan-permasalahan agraria di seluruh Indonesia itu bisa segera diselesaikan,” kata Yulianus, Jumat (29/8).

Baca Juga :  ‎Dukung Program Daerah, Bank NTB Syariah Serahkan Bantuan Nursery Farm ke Pemkab Sumbawa

Menurutnya, permasalahan agraria yang tak kunjung menemui titik terang ini dapat menimbulkan dampak yang luas.

“Jangan sampai permasalahan pertanahan ini berlarut-larut antara perusahaan, antara masyarakat. Akhirnya yang terjadi apa ? Investasi terhambat, masyarakat juga terganggu, bahkan mohon maaf adanya kriminalisasi akibat pertanahan,” ucapnya.

Dia menuturkan, masalah pertanahan adalah masalah yang menyangkut kehidupan masyarakat sehingga pemerintah harus memperhatikan hak-hak rakyat.

“Ini kita berharap, hak untuk rakyat itu lebih banyak daripada korporasi. Mafia-mafia pertanahan harus segera diberantas. Kita berharap pemerintah pro rakyat lah terhadap pertanahan,” tuturnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekertaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Mohammad Faozal mengatakan permasalahan ini harus diselesaikan bersama.

Baca Juga :  TNGR Belum Bisa Pastikan Soal Jumlah Asuransi Pendaki Tewas di Rinjani

“Tiga kepentingannya, satu, memastikan hak. Kedua, memastikan investasi ini memang familier dengan kasus-kasus pertanahan. Kalau kasus pertanahan ini terus saja terjadi, maka pasti investasi itu juga tidak akan aware terhadap destinasi kita di NTB ini,” kata Faozal.

Yang ketiga, lanjut Faozal, permasalahan ini harus diselesaikan secara profesional dan seobjektif mungkin.

“Dan ini yang tadi mungkin keputusan dari rapat kita hari ini salah satunya adalah menghadirkan nanti bapak bupati di DPD RI untuk menjelaskan seterang-terangnya masalah ini, termasuk dengan teman-teman di BPN,” ucap Faozal. (dik)

Berita Terkait

‎Jalur Pusuk Sembalun Longsor, BPBD NTB Diminta Susun Rencana Jangka Menengah
‎Gubernur NTB Dorong RS Mutiara Sukma Jadi Pusat Unggulan Penanganan Kejiwaan
‎Cegah Kopdes Merah Putih Mati Suri, Gubernur Iqbal Gandeng Bank Himbara
‎Jumlah SPPG Lampaui Target, Pemprov NTB Fokus Ratakan Penyaluran MBG
‎‎Masih Berproses, Tiga Nama Calon Sekda NTB Belum Sampai Istana
‎Pertemuan Anggota BKSPK, Bahas Percepatan RUU Daerah Provinsi Kepulauan
‎Seleksi 13 Jabatan Lowong Pemprov NTB Segera Dibuka
‎Bank NTB Syariah Akan Buka Layanan ‘Pojok NTBS’ di Tiga Pasar Mataram

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 05:53

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%

Senin, 9 Februari 2026 - 02:09

Pengguna Internet WiFi di Pekanbaru Semakin Bertumbuh, Keluarga Butuh Koneksi yang Lebih Stabil

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:04

Reska Catering Siap Dukung Ajang Internasional KTT D-8 Tahun 2026

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:01

Dukung Keselamatan Kerja dan Operasional, Daop 9 Jember Selenggarakan Pelatihan P3K

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:41

Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:11

JTT Lakukan Perbaikan Jalan Bertahap, Layanan Tol Tetap Berjalan Demi Keselamatan Pengguna Jalan

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:32

Setahun KA Ijen Ekspres, Angkut 271 Ribu Penumpang dan Adaptif Terhadap Kebutuhan Pelanggan

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:47

Antusiasme Mudik Lebaran Terus Meningkat, 149.442 Tiket Keberangkatan 11–18 Maret dari Daop 1 Jakarta Telah Terjual

Berita Terbaru