RSUD Praya Jadi Tipe B, Bupati: Hendaknya Ini Jadi Pelecut Semangat - Koran Mandalika

RSUD Praya Jadi Tipe B, Bupati: Hendaknya Ini Jadi Pelecut Semangat

Senin, 16 Desember 2024 - 19:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya di bawah kepemimpinan Lalu Pathul Bahri-HM Nursiah terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Lombok Tengah.

Berkat peningkatan kualitas pelayanan tersebut, RSUD Praya baik secara kelembagaan maupun kualitas individu meraih berbagai macam prestasi. Atas prestasi itu RSUD Praya naik kelas menjadi Tipe B. Tentu saja peningkatan status rumah sakit tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Daerah.

Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri mengapresiasi kemajuan RSUD Praya yang naik kelas menjadi kelas dengan Tipe B.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita apresiasi perubahan tipe kelas Rumah Sakit Umum Daerah Praya dari Tipe C ke Tipe B, tentu berkat kerja keras jajaran menajemen rumah sakit” kata Bupati di Kantornya kemarin.

Baca Juga :  Naik Kelas ke Tipe B, RSUD Praya Siap jadi Rumah Sakit Pendidikan

Bupati menegaskan perubahan kelas ini hendaknya menjadi motivasi bagi Direktur dan jajarannya untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Hendaknya ini menjadi pelecut semangat bagi jajaran rumah sakit untuk terus berupaya semaksimal mungkin memberikan yang terbaik bagi masyarakat dalam hal pelayanan” kata Bupati.

Bupati tidak ingin status ini sekedar dipertahankan melainkan terus ditingkatkan agar masyarakat dapat merasakan manfaat dari perubahan status itu.

“Jangan puas diri, tetapi justru menjadi titik tolak untuk perbaikan kedepannya lebih baik’ lagi, sebab tantangan kedepan dibidang kesehatan semakin kompleks, maka sumber daya manusia rumah sakit harus dipersiapkan” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Loteng Pantau TPS, Bupati: Antusiasme Warga Luar Biasa

Perubahan status ini akan berdampak positif bagi perubahan pola layanan baik itu petugas kesehatan maupun sarana dan prasarana kesehatan. Tentu masyarakat akan menilai sendiri baik buruknya atas perubahan status itu.

Bupati sendiri akan melihat sejauh mana perubahan status ini berdampak kepada perbaikan pelayanan kesehatan.

“Kita lihat saja nant, peningkatan apa yang dirasakan oleh masyarakat, merekalah yang merasakan, kalau tidak ada perubahan dari segi pelayanan maka tentu naik kelas itu tidak bernilai apa apa” tegasnya.

“Saya ucapkan selamat atas naik kelas semoga rumah sakit dapat memenuhi harapan seluruh masyarakat Lombok Tengah” tambahnya lagi. (*)

Berita Terkait

Libatkan 7 Sekolah, BBPOM Mataram Gelar Bimtek Keamanan Pangan di Sekolah Batch 2
BBPOM Mataram Siap Dampingi Pengusaha Disabilitas Miliki Izin Edar
BBPOM Mataram Pastikan Keamanan Pangan Bagi Kelompok Disabilitas
Siap Naik ke Tipe B, RS Manambai Butuh Dokter Subspesialis, Pemprov Diminta Siapkan Insentif
Kasus TBC di NTB Cukup Tinggi, Ayo Pakai Masker!
Resmikan Klinik Asy-Syifa Qomarul Huda, Menkes Harap jadi Pusat Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Pernikahan Anak di Lombok Tengah Viral, Menkes: Ancaman Bagi Keturunannya
FP4 NTB Soroti Bobroknya pelayanan Puskesmas Bagu, Kadikes Bilang Begini 

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:11

PT. Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Disiplinku

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:10

Brand Besar Tak Butuh Agency, Mereka Butuh Growth Partner

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:13

Yogyakarta, Solo dan Semarang Jadi Tujuan Favorit, KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Panjang Imlek 2026

Kamis, 26 Februari 2026 - 04:42

Langsung Terjun Bersama Industri, Program Hotel Management BINUS University Berikan Pengalaman Table Manner dan Operasional Hotel di Le Meridien, Jakarta

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:10

Libur Panjang Imlek 2026: Ketepatan Waktu Capai 99%, KAI Daop 9 Jember Catat Kinerja Positif

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:37

Kuliah Perencanaan Wilayah & Kota di Era Urbanisasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:36

Asia Memasuki Era Keemasan Olahraga Raket, Indonesia Muncul sebagai Pasar dengan Pertumbuhan Pesat

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:35

KAI Daop 2 Bandung Tegas Larang Masyarakat Beraktivitas di Jalur Rel Saat Ramadan, Langgar UU Bisa Terancam Sanksi Pidana

Berita Terbaru