Koran Mandalika, Lombok Tengah- Aktris dan model Indonesia Sintya Marisca tiba di Polres Lombok Lombok Tengah. Sintya ikut berpartisipasi menjadi peserta Bhayangkara Riding Day yang dilaksanakan pada Sabtu (7/2) pagi.
Perempuan kelahiran 4 November 1999 itu mengaku berkesempatan riding di Lombok untuk kedua kalinya.
Memiliki gaya tomboi dan hobi motoran membuat Sintiya tertarik mengikuti Bhayangkara Riding Day yang dilaksanakan Polres Lombok Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sintya memastikan siap menggunakan vespa mana saja. Namun, Sintya lebih tertarik menggunakan vespa smallframe.
“Saya (vespa) mana aja boleh asal ada mesinnya. Aku belum coba vespa-vespa ini. Tapi paling memungkinkan yang smallframe. Saya yakin vespa Lombok sehat-sehat,” kata Sintya saat berada di Polres Lombok Tengah, Jumat (6/2).
Satu vespa sejuta saudara. Selogan tersebut membuat Sintya tertarik bergabung dengan komunitas vespa.
Dalam kesempatan itu, Sintya mengenang bagaimana pengguna vespa saling membantu dengan pengendara lain meski tak saling mengenal sebelumnya.
“Untuk prepare, aku bawa helm sendiri dari Jakarta. Outfit yang dibawa akan disesuaikan dengan vespa yang akan digunakan,” ujar Sintya.
Menurut Sintya, kegiatan Bhayangkara Riding Day dapat menghidupkan ekosistem. Artinya, para penjual spare part dan bengkel jadi hidup lagi.
Dia mengapresiasi Polres Lombok Tengah menyelenggarakan Bhayangkara Riding Day. Dia mengaku baru pertama kali kolaborasi dengan kepolisian terkait motoran.
“Ini polres paling culture, paling goks,” ucap Sintya dibarengi senyum manis.
Sementara itu, Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto mengaku persiapan H-1 sudah 95 persen. Tercatat, 2.300 peserta telah mengumpulkan donasi dari tiket yang terjual. Jumlah tersebut masih diyakini masih bisa bisa berkembang.
AKBP Eko mengungkapkan telah mengundang beberapa komunitas untuk berpartisipasi pada Bhayangkara Riding Day.
“Titik pengamanan di Bundaran Patung Sapi dan Bundaran Giri Menang Square. Kita akan buka tutup. Start dari eks Bandara Selaparang belok kanan menuju Bundaran Tembolak sampai ke Bypass. Kita akan gunakan jalur besar secara full,” beber AKBP Eko.
Bhayangkara Riding Day akan finish di parkir timur Pantai Tanjung Aan. Di sana, tiket para peserta akan diundi. Bagi peserta yang beruntung akan mendapat hadiah menarik.
AKBP Eko menyebut hadiah utama ialah dua unit sepeda motor. Selanjutnya lima sepeda listrik, kulkas TV, mesin cuci, dan beberapa hadiah lainnya.
“Untuk vespa akan dilelang. Beberapa vespa dilelang. Sebagian hasil pelelangan akan didonasikan,” ungkap AKBP Eko.
Dia menegaskan Bhayangkara Riding Day membawa tiga misi. Pertama, untuk kampanyekan tertib lalu lintas. Kedua kemanusiaan dengan berdonasi dan ketiga mengembangkan pariwisata di Lombok Tengah khususnya. (wan)












