Beda dari Tahun Sebelumnya, Safari Ramadan 2026 Digelar di Masjid, Kadis Kominfo Ungkap Alasan - Koran Mandalika

Beda dari Tahun Sebelumnya, Safari Ramadan 2026 Digelar di Masjid, Kadis Kominfo Ungkap Alasan

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beda dari Tahun Sebelumnya, Safari Ramadan 2026 Digelar di Masjid, Kadis Kominfo Ungkap Alasan

Koran Mandalika, Lombok Tengah- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah menggelar safari ramadan mulai malam ini, 20 Februari 2026.

Safari ramadan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Kali ini berpusat di masjid yang ditentukan camat setempat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lombok Tengah Lalu Herdan menjelaskan soal pergeseran lokasi safari ramadan tahun ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lokasinya di masjid yang ditunjuk camat setempat. Tujuannya lebih mendekatkan dengan jemaah dan masyarakat,” kata Lalu Herdan, Jumat (20/2).

Baca Juga :  Dibalik Kemegahan Kantor Gubernur NTB, Dulunya Berdiri Kokoh Tugu Bersejarah

Lalu Herdan mengungkapkan tim safari ramadan dibagi menjadi dua. Ada tim bupati dan wakil bupati.

“Nanti malam bertempat di dua lokasi. Tim bupati dan wabup. Bupati di Batukliang dan wabup di Janapria,” ujar Lalu Herdan.

Safari ramadan sendiri berlangsung selama tujuh malam. Di Kecamatan Jonggat dan Praya, tim bupati dan wabup bergabung.

Mantan Kadis Perhubungan Lombok Tengah itu menjelaskan semua opd akan mendampingi bupati dan wabup safari ramadan.

Di samping silaturahmi dengan masyarakat, dalam safari ramadan juga dijelaskan beberapa isu dalam rangka menjalankan visi misi pemerintah.

Baca Juga :  Konflik di Indonesia, Konser Mandalika Suka Suka Ditunda, ITDC Pastikan Refund Tiket

“Termasuk program nasional. Ada MBG. Ada Kopdes Merah Putih. Tujuannya agar masyarakat bisa memahami program yang ada,” jelas Lalu Herdan.

Titik kumpul peserta masing-masing di pendopo bupati dan wakil bupati. Peserta juga melibatkan semua kepala desa, tokoh, dan masyarakat.

Untuk diketahui, safari ramadan tahun sebelumnya digelar di tempat terbuka atau outdoor. Biasanya, di halamam kantor camat setempat. (wan)

Berita Terkait

Bawa 4 PR Besar dari Desa Penujak, Lalu Akhyar Siap Dobrak Alokasi Anggaran OPD
Polisi Kantongi CCTV Pengeroyokan di Puyung, Identitas Pelaku Mulai Diburu
Pulang Kerja dari Mataram, Pria Asal Jago Jadi Korban Pengeroyokan di Puyung
Akses Jalan Dirusak Usai Pilkades, Warga Desa Pengadang Minta Bupati Turun Tangan
​Jembatani Kebutuhan Warga Beraim, Haji Supli PKS Cari Celah Perjuangkan Air Bersih dan Alsintan
Reses Di Tengah Kebijakan Buntu: Haji Supli Dituntut Perjuangkan Usulan Yang Terlarang Dianggarkan
Awas! Nyamuk dan Air Kencing Tikus Mengintai Lombok Tengah, Dinkes: Jangan Tunggu Sakit Baru Bergerak
Bukan Janji Manis, Abdusahid Pilih Realistis Tanggapi Tuntutan Warga Kelebuh

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:28

Pemkab Loteng Kerahkan Ribuan Tim Pendamping Keluarga untuk Cegah Stunting

Senin, 2 November 2026 - 15:12

Panitia Pastikan Keabsahan Ijazah Kepala Desa Bunut Baok Terpilih, Terverifikasi di PKBM Dianda

Senin, 2 November 2026 - 07:26

DP3AP2KB Dorong Desa Perkuat Aturan Pernikahan Anak

Minggu, 1 November 2026 - 17:13

DP3AP2KB Loteng Petakan Perempuan Rentan, Siapkan Program 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:54

MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor Penonton, Peran Media NTB Dapat Apresiasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:28

Pembacokan Remaja di Mataram, LPA Soroti Tongkrongan hingga Dini Hari

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:14

Insentif Guru PPPK PW NTB Belum Jelas Kapan Cair

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:35

Cegah Pernikahan Anak, Dinas KB Loteng Bidik Kasus yang Tak Terlaporkan

Berita Terbaru