Siemens Healthineers dan RS Pondok Indah Group Mengembangkan Layanan Pencitraan Diagnostik untuk Mengatasi Beban Penyakit yang Terus Meningkat di Indonesia - Koran Mandalika

Siemens Healthineers dan RS Pondok Indah Group Mengembangkan Layanan Pencitraan Diagnostik untuk Mengatasi Beban Penyakit yang Terus Meningkat di Indonesia

Jumat, 18 Juli 2025 - 11:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siemens Healthineers menjalin kemitraan dengan RS Pondok Indah Group sebagai bentuk komitmen untuk secara konsisten meningkatkan kualitas layanannya dengan memberikan perawatan yang berpusat pada pasien, serta memenuhi kebutuhan pasien yang menginginkan layanan kesehatan yang cepat, akurat, dan nyaman.

<img style="width: 100%;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/f08eb1ee-5633-4c22-e6c1-134a2ec6e600/public" alt="
” />(Dari kiri ke kanan) — Vy Tran, Direktur Asia Pasifik dan Jepang, Siemens Healthineers, dr. Yanwar Hadiyanto, MARS, CEO RS Pondok Indah Group, Alfred Fahringer, Country Head Siemens Healthineers Indonesia, dan dr. Yuliana, MARS, Hospital Director RS Pondok Indah – Pondok Indah pada acara penandatanganan kemitraan Siemens Healthineers dan RS Pondok Indah Group yang berlangsung di Rumah Sakit Pondok Indah – Pondok Indah, Jakarta, pada 16 Juli 2025.

Menanggapi peningkatan beban penyakit tidak menular dan neurologis di Indonesia—termasuk stroke, penyakit neurodegeneratif (penyakit Alzheimer dan demensia), gangguan neurologis pediatrik, aritmia, penyakit jantung bawaan, penyakit onkologis — penyakit kanker — payudara, prostat, paru, otak, dan muskuloskeletal — terdapat kebutuhan yang mendesak akan alat deteksi dini dan screening yang lebih baik. Pencitraan berperan penting dalam mengurangi morbiditas dan mortalitas dengan mendukung diagnosis dan intervensi yang tepat waktu. Sebagai contoh, lebih dari 4,2 juta penduduk Indonesia berusia 65 tahun ke atas diperkirakan menderita demensia, dengan tingkat diagnosis formal di bawah 1%, sementara gangguan kognitif pasca stroke mempengaruhi antara 27,6% hingga 81,2% orang yang selamat. Gangguan neurogenetik pada anak mempengaruhi sekitar 1 dari 1.100 anak. Untuk mengatasi tantangan ini, RS Pondok Indah Group menjalin kemitraan dengan Siemens Healthineers untuk mendapatkan sistem multimodalitas yang canggih di beberapa jaringan rumah sakitnya: Magnetom Lumina 3 Tesla MRI, Magnetom Vida Fit 3 Tesla MRI, dan AI-Rad Companion Brain MR di RS Pondok Indah – Pondok Indah Jakarta, serta unit mammografi Mammomat Revelation dengan Tomosintesis dan sistem X-ray Multix Impact C di RS Pondok Indah – Puri Indah, Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sistem ini membawa inovasi pencitraan terbaru ke RS Pondok Indah Group. Magnetom Lumina menawarkan pencitraan 3 Tesla yang cepat dan beresolusi tinggi yang ditingkatkan dengan Deep Resolve Swift Brain yang digerakkan oleh AI dan fitur-fitur yang ramah pasien seperti otomatisasi GO, mengurangi waktu pemindaian dan meningkatkan kenyamanan. Vida Fit melengkapi hal ini dengan kemampuan adaptasi myExam Companion dan BioMatrix, yang memungkinkan pemeriksaan yang lebih cepat dan dapat direproduksi di seluruh spesialisasi neurologis, kardiovaskular, muskuloskeletal, onkologi, dan pediatrik. AI-Rad Companion Brain MR dirancang untuk mendukung deteksi dini kondisi neurodegeneratif, seperti atrofi otak, melalui segmentasi otak otomatis. Dengan memberikan data kuantitatif dan dapat direproduksi, alat ini membantu menggantikan estimasi subjektif dengan wawasan objektif, sehingga meningkatkan akurasi diagnostik dan keyakinan klinis.

Baca Juga :  Awali Tahun Dengan Ancaman, Industri Perhotelan Optimis di Semester 2 - 2025

Mammomat Revelation dengan Tomosintesis memberikan teknologi tomosintesis payudara dengan angle yang lebih luas, dan sangat penting untuk meningkatkan deteksi dini kanker payudara. Alat ini dirancang untuk memberikan kualitas gambar yang luar biasa dengan dosis radiasi serendah mungkin, mengikuti prinsip ALARA (As Low As Reasonably Achievable) untuk memastikan keamanan pasien.

Multix Impact C, sistem X-ray dengan digital ceiling meningkatkan radiografi rutin dengan pemosisian yang tepat, meningkatkan kecepatan dan hasil, serta meminimalkan paparan radiasi melalui protokol pencitraan yang dioptimalkan dengan dosis yang tepat-membuatnya lebih aman bagi pasien tanpa mengurangi tingkat akurasi diagnostik. Bersama-sama, alat-alat ini akan meningkatkan perawatan pasien dengan memungkinkan diagnosis yang lebih awal dan lebih tepat, meningkatkan efisiensi dokter, dan mendukung kesehatan populasi melalui inisiatif skrining yang diperluas.

“Peningkatan kemampuan pencitraan multimodalitas ini memperkuat kolaborasi jangka panjang antara RS Pondok Indah Group dan Siemens Healthineers, mencerminkan lebih dari satu dekade kepercayaan yang telah terjalin dan menegaskan kembali komitmen Siemens Healthineers dalam mendukung RS Pondok Indah Group, tidak hanya sebagai penyedia teknologi, tetapi juga sebagai mitra tepercaya dalam mentransformasi layanan kesehatan,” ujar Alfred Fahringer, Country Head Siemens Healthineers Indonesia. Alfred menekankan bahwa investasi ini mencerminkan misi bersama untuk meningkatkan standar perawatan kesehatan di Indonesia melalui inovasi dan kemitraan.

Sebagai rumah sakit pilihan, RS Pondok Indah Group berkomitmen untuk secara konsisten meningkatkan kualitas layanannya dengan memberikan perawatan yang berpusat pada pasien. Investasi ini juga mencerminkan dedikasi RS Pondok Indah Group untuk memenuhi kebutuhan pasien yang menginginkan layanan kesehatan yang cepat, akurat, dan nyaman.

Baca Juga :  Lintasarta Perkuat Ekosistem AI Nasional melalui Semesta AI dengan Dukungan dari Program NVIDIA Inception

dr. Yanwar Hadiyanto, MARS, CEO RS Pondok Indah Group mengatakan, “Kami sangat antusias dengan dampak positif dari kolaborasi kami. Melalui kolaborasi strategis dengan Siemens Healthineers Indonesia, kami yakin dapat menghadirkan peningkatan signifikan dalam akurasi dan ketepatan diagnosis, kecepatan proses pemeriksaaan, ketepatan hasil klinis, serta kenyamanan maksimal bagi pasien. Kehadiran modalitas canggih seperti 3 Tesla MRI, 3D Mammography, dan X-ray berperforma tinggi akan memperkuat layanan multidisiplin kami dan mendukung visi kami untuk menyediakan layanan kesehatan berstandar internasional di dalam negeri.”

Penerapan teknologi mutakhir memungkinkan diagnosis yang cepat dan tepat, deteksi dini, dan identifikasi masalah kesehatan, serta memastikan perawatan pasien yang optimal. Selain itu, teknologi juga berperan penting dalam meminimalkan risiko, mengoptimalkan keberhasilan pengobatan, dan meningkatkan kenyamanan pasien selama proses pemeriksaan. Lebih dari sekadar teknologi, RS Pondok Indah Group juga percaya bahwa modalitas medis yang canggih harus dilengkapi dengan sumber daya manusia yang profesional dan kompeten. Oleh karena itu, setiap teknologi medis yang diterapkan selalu didukung oleh tim medis yang berpengalaman dan berdedikasi tinggi yang terdiri dari berbagai macam dokter spesialis dan subspesialis.

Inisiatif ini menggarisbawahi komitmen RS Pondok Indah Group untuk menyediakan akses layanan kesehatan kelas dunia bagi masyarakat Indonesia di negara mereka sendiri, dan meningkatkan hasil yang lebih baik untuk tantangan neurologis, onkologis, dan kesehatan wanita. Dengan berinvestasi pada solusi pencitraan yang canggih ini, RS Pondok Indah Group dan Siemens Healthineers menegaskan kembali dedikasi bersama untuk memajukan deteksi dini, perawatan yang dipersonalisasi, dan akses yang merata ke diagnostik berkualitas tinggi di seluruh Indonesia.

Berita Terkait

Bittime Hadirkan Flash Staking dengan APY Hingga 20%, Rayakan Bitcoin Pizza Day
Bukti Nyata Keberhasilan Transformasi Digital Lalu Lintas, Jasa Marga Raih Penghargaan Kapolri Atas Kontribusi Sukseskan Pelayanan Operasi Nataru 2025/2026 dan Operasi Ketupat 2026
Bersiap! BRI Finance Hadir di BRI Consumer Expo 2026 Jakarta, Hadirkan Promo KKB Mulai 1,59%
Krakatau Steel Goes to Campus Dorong Pemahaman Strategis Integrasi Kawasan Industri dan Konektivitas Distribusi Nasional
Indonesia Mulai Dipandang sebagai Pusat Pertumbuhan Web3 di Asia Tenggara
KAI dan BSI Resmikan Kerja Sama Naming Rights Stasiun LRT Jabodebek “Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia”
Mid-Year Sale Boleh, Over Budget Jangan
Apa Itu Akumulasi dalam Trading untuk Pemula

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:00

Bittime Hadirkan Flash Staking dengan APY Hingga 20%, Rayakan Bitcoin Pizza Day

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:00

Bukti Nyata Keberhasilan Transformasi Digital Lalu Lintas, Jasa Marga Raih Penghargaan Kapolri Atas Kontribusi Sukseskan Pelayanan Operasi Nataru 2025/2026 dan Operasi Ketupat 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00

Bersiap! BRI Finance Hadir di BRI Consumer Expo 2026 Jakarta, Hadirkan Promo KKB Mulai 1,59%

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00

Indonesia Mulai Dipandang sebagai Pusat Pertumbuhan Web3 di Asia Tenggara

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

KAI dan BSI Resmikan Kerja Sama Naming Rights Stasiun LRT Jabodebek “Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia”

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

Mid-Year Sale Boleh, Over Budget Jangan

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:00

Apa Itu Akumulasi dalam Trading untuk Pemula

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:00

KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun Jelang Pertandingan Bola Persib Bandung

Berita Terbaru