Pemuda Sasak Bersatu Nyatakan Sikap atas Serangan Tidak Substansial dari Oknum Pemuda Mengatasnamakan Aktivis Bima - Koran Mandalika

Pemuda Sasak Bersatu Nyatakan Sikap atas Serangan Tidak Substansial dari Oknum Pemuda Mengatasnamakan Aktivis Bima

Jumat, 14 November 2025 - 13:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Barat- Pemuda Sasak Bersatu menyampaikan sikap resmi terkait maraknya serangan tidak substansial dari oknum pemuda yang mengatasnamakan aktivis Bima dan secara terus-menerus menyerang Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB).

Koordinator Pemuda Sasak Bersatu Lombok Barat, Dhani Kurniawan mengatakan serangan tersebut tidak menunjukkan etika intelektual dan lebih mencerminkan kepentingan pribadi serta ketidakdewasaan politik.

“Padahal, sejarah mencatat bahwa saudara-saudara kita dari Bima telah lebih dari 20 tahun tidak berada di kepemimpinan Provinsi NTB sejak masa Bapak Harun Al-Rasyid,” katanya, Rabu (13/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, lanjut dia, dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTB 2024, putera Sasak justru memberikan kehormatan dengan mengajak figur terbaik dari Bima sebagai Wakil Gubernur.

Baca Juga :  Segini Setoran Deviden PDAM Lombok Tengah ke Pemkab

“Ini adalah komitmen nyata bahwa Sasak selalu membuka ruang kebersamaan dalam kepemimpinan NTB,” lanjut dia.

Selain itu, kata Dhani, perhatian Gubernur terhadap Bima sangat konkret dan tidak dapat dipungkiri:
1. Saat bencana melanda Wera, Pemprov NTB memberi bantuan lebih besar daripada Pemkab setempat.
2. Peningkatan tipe Rumah Sakit Kota Bima diperjuangkan demi layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Bima.
3. Gubernur secara pribadi memperjuangkan gelar Pahlawan Nasional untuk Sultan Bima, bentuk penghormatan mendalam terhadap sejarah Tana Mbojo.

Ia menuturkan, dengan fakta tersebut, timbul pertanyaan sederhana, apakah sulit memberi penghargaan kepada putera Sasak yang telah begitu peduli terhadap masyarakat Bima?

Baca Juga :  Usai Dilantik Jadi DPRD, Amrullah PDIP Mengaku Gak Akan Lupakan Jasa Pemilihnya

Dia menegaskan bahwa Pemuda Sasak Bersatu tidak anti kritik, tetapi menolak fitnah, penghinaan, dan serangan brutal yang berupaya merusak reputasi Gubernur dan harmoni antar wilayah di NTB.

“Kritik yang baik harus berbasis data, etika, dan adab,” tegasnya.

Ia mengajak para tokoh Bima untuk menuntun generasi mudanya agar tidak menjadi sumber kegaduhan yang dapat merusak persaudaraan antara Sasak, Samawa, dan Mbojo.

“NTB ini milik kita bersama, dan keharmonisan harus dijaga,” ujarnya.

Namun, kata Dhani, apabila pola serangan tidak beradab ini tetap dilanjutkan, Pemuda Sasak Bersatu tidak akan tinggal diam.

“Kami siap menegakkan nilai kehormatan, adab, dan ketegasan Sasak, dengan cara yang tetap bermartabat dan terhormat,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Catat Prestasi Gemilang, Kejari Loteng Raih 9 Penghargaan
Jaksa Gali Alat Bukti untuk Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi KONI Lombok Tengah ‎
Fenomena Air Terjun di Bukit Sembalun Bikin Warga Khawatir, Singgung Maraknya Pembangunan
Kejari Lombok Tengah Peringati Hakordia 2025, Tegaksan Komitmen Berantas Korupsi
Wings Air Layani Rute Lombok-Malang dan Banyuwangi, Bupati Pathul: Akan Bawa Dampak Cukup Besar
Pemkab Lombok Tengah Raih Penghargaan PTLRHP Tertinggi dari BPK RI NTB
Investor Bandel yang Keruk Pasir Pantai di Selong Belanak Terancam Dibekukan Izinnya
Dewan Respons Tambang Ilegal di Kuta Mandalika, Sugiarto: Itu Merusak

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:00

Kejari Loteng Tahan 2 Mantan Kepala Bapenda dan Bendahara Atas Dugaan Korupsi PPJ

Minggu, 30 November 2025 - 09:16

Menang Telak di Kasus Tanah Suela, Tergugat Langsung Laporkan Penggugat ke Polisi

Rabu, 12 November 2025 - 15:52

Hotel Merumatta Serahkan Guarantee Letter Bank NTB Syariah ke Kejati NTB

Kamis, 30 Oktober 2025 - 21:24

Jaksa Tahan Kades Barabali, Ini Kasusnya

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:29

Polisi Periksa Saksi Kasus Intimidasi Jurnalis, 4 Organisasi Wartawan Siap Kawal Hingga Tuntas

Selasa, 21 Oktober 2025 - 15:32

Kasus Dugaan Intimidasi Wartawan, Polisi Akan Periksa Saksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 19:08

Status Tahanan Kota Terdakwa Rudapaksa Ditentukan PN, Jaksa Sebelumnya Tahan di Rutan Polres Loteng

Kamis, 16 Oktober 2025 - 13:34

Datangi Polres Lombok Tengah, Ketua PWI NTB Dorong Kasus Intimidasi Jurnalis Pakai UU Pers

Berita Terbaru