Status Desa di NTB Makin Meningkat, Good Bye Desa Tertinggal - Koran Mandalika

Status Desa di NTB Makin Meningkat, Good Bye Desa Tertinggal

Kamis, 12 Juni 2025 - 15:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekertaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMPD Dukcapil) NTB, Teguh Gatot Yuwono. (Ahmad Chumaidi/Koran Mandalika)

Sekertaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMPD Dukcapil) NTB, Teguh Gatot Yuwono. (Ahmad Chumaidi/Koran Mandalika)

Koran Mandalika, Mataram – Seluruh desa di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini sudah berstatus berkembang, maju, dan mandiri. Hal tersebut disampaikan Sekertaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMPD Dukcapil) NTB, Teguh Gatot Yuwono.

Teguh mengatakan terhitung sejak tahun 2024 status desa tertinggal di NTB sudah tidak ada berdasarkan standar dari Kementerian Desa (Kemendes) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Jadi kami bersama teman-teman Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa di tingkat kabupaten, dulu tahun 2023 itu ada kurang lebih 55 desa tertinggal. Sehingga kami ngepush bersama teman-teman pendamping desa. Kita tidak ada desa yang tertinggal. Ini memang standarnya dari Kemendes dan Kemendagri,” kata Teguh, Kamis (12/6).

Dia menjelaskan pada indeks desa membangun (IDM) ada tiga dimensi yang harus diperhatikan, yakni dimensi sosial, dimensi lingkungan, dan dimensi ekonomi.

“Inilah yang nantinya data-data ini yang diisi oleh desa didampingi oleh pendamping desa. Tiga dimensi ini memotret kondisi faktual yang ada di desa. Jadi tidak boleh diisi oleh orang lain, harus aparatur desanya didampingi oleh perangkat desa,” jelasnya

Di tahun 2025 indeks desa membangun berubah menjadi indeks desa. Sampai dengan saat ini sebanyak 70%-80% desa di NTB sudah mengimput pentanyaan yang ada di indeks desa tersebut.

Baca Juga :  Buruan Cek, Hasil Seleksi Calon Komisioner KI NTB Sudah Diumumkan

“Sehingga kita nanti di akhir tahun 2025 atau di awal tahun 2026 kita sudah bisa mengetahui bagaimana perkembangan status desa kita,” ujar Teguh.

Dia berharap, status desa di NTB makin meningkat tiap tahunnya sehingga hal ini sejalan dengan program desa berdaya yang digagas Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal.

“Harapan kita, yang berkembang itu bisa menjadi maju atau syukur-syukur yang berkembang ini loncat menjadi desa mandiri. Inilah harapan kita ke depan,” tandasnya. (dik)

Berita Terkait

Oarfish Nongol, Gempa Menyusul? DKP NTB: Jangan Keburu Percaya Mitos
Rapim Pemprov NTB: Gubernur Miq Iqbal Benahi Mesin Pemerintahan NTB
Bank NTB Syariah Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran Desa Adat Sade
Pulang dari NTT, Gubernur Iqbal Langsung Pantau Kebakaran Sade
Gubernur Miq Iqbal Tunda Pulang, Pilih Lanjutkan Solidaritas di Manggarai Timur
Pemprov Sumsel Studi Tiru Tata Kelola Izin Pertambangan Rakyat ke NTB
KPU NTB Atensi Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Lobar
Solidaritas KR-BNN, Gubernur Bali dan NTB Hadir untuk NTT

Berita Terkait

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 14:18

Selesai Wisuda, Lulusan Poltekpar Lombok Langsung Dapat Kerja

Minggu, 21 September 2025 - 11:22

Bangga! Siswa SDIT Anak Sholeh Praya Lolos Final Olimpiade Sains Nasional di Jakarta

Kamis, 11 September 2025 - 12:44

Belajar Sambil Bekerja, TILC de Balen Soultan Jadi Laboratorium Industri Mahasiswa Poltekpar Lombok

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 11:49

Sandang Gelar Sarjana, Ratusan Mahasiswa Poltekpar Lombok Siap Terjun ke Dunia Kerja

Selasa, 29 Juli 2025 - 18:32

Penuhi Hak Pendidikan Anak Binaan, LPKA Loteng Teken MoU dengan SMAN 1 Batukliang Utara

Kamis, 24 Juli 2025 - 18:58

Tekan Angka Kemiskinan, Sekolah Rakyat Sejalan dengan Program Gubernur NTB

Rabu, 16 Juli 2025 - 07:16

Alumni Poltekpar Lombok Kantongi Sertifikat Kompetensi BNSP

Minggu, 6 Juli 2025 - 10:54

Wali Murid Curiga Manipulasi Data Jarak di SMAN 1 Praya

Berita Terbaru