Tiga Sekolah Rakyat Jenjang SD Direncanakan Beroperasi Awal September 2025 - Koran Mandalika

Tiga Sekolah Rakyat Jenjang SD Direncanakan Beroperasi Awal September 2025

Kamis, 28 Agustus 2025 - 18:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Tiga Sekolah Rakyat (SR) jenjang Sekolah Dasar (SD) akan segara beroperasi di NTB. Rencananya tiga sekolah itu akan dioperasikan mulai awal September 2025, mendatang.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB, Nunung Triningsih menjelaskan tiga Sekolah Rakyat jenjang SD tersebut berlokasi di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Gunung Sari Lombok Barat, Balai Latihan Kerja (BLK) Lenek Lombok Timur dan SMP 4 Sumbawa.

“Kalau yang di SKB itu 100 siswa 4 rombel (rombongan belajar), kemudian yang di Lombok Timur itu ada 4 rombel juga 100 siswa, dan yang di Sumbawa ada 3 rombel 75 orang,” kata Nunung, Rabu (27/8).

Namun, Nunung belum memastikan ketiganya akan beroperasi secara serentak atau tidak lantaran pihaknya masih melihat perkembangan rehabilitasi gedung di masing-masing lokasi.

“Insyaallah ya, kita lihat lagi perkembangannya. Karena kan masih melihat juga perkembangan dari rehab gedung,” ungkap Nunung.

Terkait dengan kurikulum, Nunung menuturkan setiap Sekolah Rakyat masih menggunakan kurikulum seperti biasa. Tetapi, lanjut Nunung, akan ada penambahan.

“Kalau di sini (Sekolah Rakyat) kan nanti ada pembinaan karakter, kemudian juga dibekali dengan ilmu agama, dan rencananya juga yang di SMA itu kayak vokasi,” lanjutnya.

Baca Juga :  Pelaksana Tolak Seribuan ASN Pemprov NTB Ikut Korpri Fun Night Run, Begini Alasannya

Harapannya, Sekolah Rakyat ini dapat beroperasi di seluruh kabupaten/kota di NTB. Namun, yang masih menjadi kendala saat ini adalah penyediaan lahan.

“Jadi harapan kita semua ada. Cuma memang karena kondisi kita juga tidak bisa, karena memang lahan ini minimal 5 hektar. Jadi kondisi memang kayak di kota kan susah mencari tanah yang di atas 5 hektar,” ungkap Nunung. (dik)

Berita Terkait

‎Seribu KK Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ektrem di Lombok
‎Dewan RI Lale Syifa: Dana Haji Bukan Sekadar Angka Tapi Amanah dari JCH
‎Guru Jangan Galau, Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Tetap Cair
‎Pemprov NTB Siap Intervensi Kenaikan Harga Bahan Pokok
‎Bank NTB Syariah Sepakati Pengalihan Portofolio Pembiayaan ASN Penyuluh Pertanian ke BSI
‎Tinjau Lokasi Banjir Obel-Obel, Gubernur NTB Soroti Pendangkalan Sungai
‎Pemerintah Pusat Tetapkan Teluk Ekas Sebagai Lokasi Riset Rumput Laut Dunia
‎Pemprov NTB Sebut Isu Penelantaran WNA Asal Malaysia Tidak Sesuai Fakta

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:34

Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:55

Kunjungan Kapal Pesiar Meningkat, Pelindo Multi Terminal Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:54

Jangan Nekat Ngabuburit di Rel! KAI Daop 9 Jember Intensifkan Patroli Udara dan Penertiban Jalur

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:58

Investasi 4M: Selebgram Vian Armando Gabung Checkervisor, Langkah Baru Memberantas Barang Palsu

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:11

PT. Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Disiplinku

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:10

Brand Besar Tak Butuh Agency, Mereka Butuh Growth Partner

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:13

Yogyakarta, Solo dan Semarang Jadi Tujuan Favorit, KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Panjang Imlek 2026

Kamis, 26 Februari 2026 - 04:42

Langsung Terjun Bersama Industri, Program Hotel Management BINUS University Berikan Pengalaman Table Manner dan Operasional Hotel di Le Meridien, Jakarta

Berita Terbaru