BP Taksin RI Bertemu Gubernur NTB, Bahas Strategi Entaskan Kemiskinan - Koran Mandalika

BP Taksin RI Bertemu Gubernur NTB, Bahas Strategi Entaskan Kemiskinan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) RI, menggelar pertemuan dengan Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal membahas berbagai strategi untuk menekan angka kemiskinan di NTB.

Deputi Bidang Percepatan Pemberdayaan Kapasitas dan Penyediaan Akses BP Taskin RI, Novrizal Tahar menyampaikan ada beberapa pendekatan yang menjadi dasar dari rencana induk pengentasan kemiskinan, khususnya di NTB.

Dari pendekatan tersebut, beberapa diantaranya sudah sesuai dengan kebijakan Gubernur NTB salah satunya ialah “Desa Berdaya”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dan tentu kita harapkan desa berdaya ini juga bisa menjadi semacam semi-closed loop rantai pasok, semacam pertumbuhan ekosistem baru di desa-desa. Sehingga, diharapkan ini bisa mendorong percepatan graduasi kemiskinan di desa-desa tersebut,” kata Novrizal, Selasa (12/8).

Baca Juga :  Begini Upaya Disnakertrans NTB Kurangi Pengangguran dan Tingkatkan Daya Saing Tenaga Kerja

Pengentasan kemiskinan memang sudah menjadi komitmen serta perhatian penuh Presiden Prabowo Subianto.

“Ini juga ditunjukan dengan program-program yang sangat keberpihakan ke sana ya. Misalnya Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat. Sekolah rakyat ini untuk semua orang miskin harus sekolah, kemudian Koperasi Desa Merah Putih, kemudian juga cek kesehatan gratis dan sebagainya,” tutur Novrizal.

Novrizal menjelaskan ada dual hal yang menjadi prinsip pengentasan kemiskinan. Yang pertama, lanjut dia, berkaitan dengan dengan perlindungan sosial.

“Kita tetap melakukan ini, tapi tentu kita harus lakukan proses-proses yang lebih tajam lagi, tepat sasaran, dan memang yang benar-benar membutuhkan bantalan itu. Itu yang pertama,” jelasnya.

Baca Juga :  Dislutkan NTB Imbau Wisatawan Patuhi Aturan Saat Berenang Bersama Hiu Paus di Teluk Saleh

Kedua, sambung Novrizal, pengentasan kemiskinan dari sisi pemberdayaan ekonomi.

“Itu yang saya bilang tadi terkait dengan membangun industrialisasi semi-closed loop rantai pasok tadi. Jadi dua ini harus berbarengan, jadi kita harapkan ini semakin efektif, efisien, tajam, ini kan tumbuh dengan baik. Sehingga masyarakatnya semakin graduasi dan semakin mandiri nantinya,” sambung Novrizal.

Dia menambahkan, pihaknya terus mendorong upaya-upaya yang dilakukan pemerintah daerah. Terlebih, pemerintah daerah memiliki peran masing-masing.

“Yang pasti kewenangan-kewenangannya sudah ada ya. Dan persoalan pengentasan kemiskinan ini juga kita juga dari pusat juga sangat mendorong. Jadi saya pikir untuk provinsi dan kabupaten/kota itu mereka melaksanakan sesuai kewenangan masing-masing,” imbuhnya. (dik)

Berita Terkait

Pemprov NTB Sebut Flyer Penculikan Anak di Lombok Hoax, Masyarakat Diminta Tenang
Pendapatan dari AMNT Merosot, NTB Tekan Biaya Belanja
Akhirnya, RSUP NTB Terbebas dari Utang Kontraktual
NTB Perkuat Langkah Tambora Jadi UNESCO Global Geopark
Kadishub NTB Buka Suara Soal PJU Mati di Bypass Mandalika
Siswa SMK di Kopang Diduga Lakukan Hal Tak Senonoh ke Siswi, LPA: Masuk Tindak Pidana
Jumlah Keaktifan Peserta JKN Lombok Tengah dan Lombok Timur Masih Rendah
QRIS Cross Border Bank NTB Syariah Jangkau Ojek Wisata Rinjani

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:00

Bisnis Skincare 2026: Mengapa Jasa Maklon Skincare Efba Group Adalah Kunci Scale-Up Instan Brand Anda

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:00

PTPP Gelar RUPS Tahunan Tahun Buku 2025; Tetapkan Perubahan Anggaran Dasar dan Perkuat Strategi Bisnis

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:00

Tren Bisnis Skincare 2026: Mengapa Jasa Maklon Kosmetik Jadi Pilihan Utama UMKM?

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:00

BRI Finance Optimistis Hadapi Dinamika Suku Bunga Lewat Strategi Pendanaan Adaptif

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:00

Gelar S2 dari Boston University Tanpa Ribet? Ini Cara Cepatnya!

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:00

ION Siapkan Peluncuran, Bangun Fondasi Open Commerce Indonesia Lewat Workshop Perdana

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:00

SEC Siapkan Regulasi Tokenisasi Saham, Bittime Hadirkan Aset-Aset Tokenisasi RWA Sebagai Alternatif Diversifikasi Portofolio

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00

Kenapa Bank dengan Layanan Digital Mulai Jadi Pilihan Generasi Produktif

Berita Terbaru