Top Trader Dupoin, “Trading Itu Bukan Judi Kalau Ada Money Management" - Koran Mandalika

Top Trader Dupoin, “Trading Itu Bukan Judi Kalau Ada Money Management”

Kamis, 7 November 2024 - 09:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yapto, seorang top trader di Dupoin, menunjukkan bahwa dengan strategi money management yang tepat, trading bisa menjadi aktivitas yang menguntungkan dan bukan sekadar perjudian. Awalnya, ia mengalami banyak kerugian saat berinvestasi di saham dan forex, hingga menemukan Dupoin, sebuah platform yang memudahkan proses tradingnya melalui fitur-fitur lengkap dan dukungan analis profesional. Yapto menekankan pentingnya manajemen risiko dan pengelolaan modal yang bijak dalam trading, serta menghindari keserakahan yang bisa menyebabkan kerugian besar. Ia juga menyarankan kontrol emosi yang baik dan konsistensi dalam belajar analisis pasar. Dengan sikap disiplin dalam manajemen keuangan, Yapto berhasil mempertahankan kesuksesannya di dunia trading.

Menjadi top trader memang tidak mudah, tidak hanya mendapat keuntungan trading namun juga bisa merasakan pahitnya kerugian. Ini adalah cerita top trader Dupoin, Yanto, yang menerapkan strategi yang tepat dari money management yang baik dan membuktikan bahwa trading bukanlah judi.

Bagaimana perjalanan Yanto bisa menjadi contoh untuk Anda memulai trading? Simak strateginya mendapatkan keuntungan dari melakukan money management trading di Dupoin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awal Mula Perjalanan Trading

Image

Yapto memulai perjalanannya di dunia investasi dari bursa saham. Seperti banyak trader pemula lainnya, dia menghadapi banyak kerugian di awal. “Awalnya di saham, banyak boncos dan minus,” ungkapnya. 

Kondisi ini membuat Yapto berpikir untuk mencoba alternatif lain dan kemudian beralih ke trading Forex atau futures. Meskipun demikian, pengalaman trading Forex juga tidak selalu mulus, terutama ketika ia menggunakan broker yang pencairan dananya lambat atau bahkan mengalami kasus broker yang kabur.

Baca Juga :  Percepat Penanganan Bencana, Kementerian PU Telah Kerahkan 1.709 Unit Alat Berat ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Namun, ketika akhirnya Yapto iseng-iseng mencoba trading di Dupoin. Yapto akhirnya bisa belajar lebih banyak tentang teknik trading yang benar dan cara mengelola risiko dengan baik.

“Nah akhirnya ketemu nih, sama satu broker yaitu Dupoin, dari situ saya coba masuk iseng-iseng sedikit, ternyata user friendly juga. Akhirnya lanjut, dipakai terus setelah itu ya mungkin hokinya di Dupoin,” ujar Yapto.

Menurutnya, aplikasi Dupoin menawarkan fitur dan tools lengkap. Ia juga merasakan manfaat dari dukungan analis profesional melalui sesi live trading, serta analisa harian dan mingguan yang tersedia. Selain itu, adanya berita market news yang lengkap dan terkini memudahkan Yapto dalam mengambil keputusan trading berdasarkan informasi yang up-to-date.

Trading dengan Money Management

Dalam dunia trading, Yapto menekankan bahwa yang terpenting adalah manajemen keuangan atau money management. Ia sering mendapat nasihat dari mentor bahwa pengelolaan risiko adalah hal yang harus selalu diperhatikan. Menurut Yapto, trading bukan sekadar tentang untung besar dalam waktu singkat, tetapi lebih tentang bagaimana mengelola modal dan risiko dengan bijak.

Menurut Yapto, Money management untuk menetapkan batas kerugian yang siap ditanggung dan menentukan target keuntungan yang realistis. Dengan kata lain, money management adalah kunci untuk tetap bertahan di pasar dan menghindari kerugian besar akibat keputusan emosional atau keserakahan. Selain money management, menurutnya, keserakahan adalah musuh utama dalam trading. 

“Jangan greedy, jangan serakah, karena bisa menyebabkan kerugian besar,” tuturnya. Selain itu, ia menyarankan untuk selalu belajar, baik itu melalui analisis teknikal, berita ekonomi, maupun mengikuti pelatihan-pelatihan trading.

Baca Juga :  Meneruskan Semangat #JadiGenerasiAI yang Berdampak, BINUS didukung oleh Microsoft Melanjutkan Tahun Kedua Pembelajaran AI Melalui GreatNusa

Yapto juga menekankan pentingnya psikologi trading yang baik. Menurutnya, seorang trader harus memiliki kontrol emosi yang baik untuk menghindari keputusan trading yang gegabah. “Kadang kita dapat informasi A langsung diikuti, dapat informasi B juga langsung diikuti. Itu jangan, harus tetap dianalisa,” tambahnya.

Yapto juga memberikan pengingat penting bahwa trading tetap memiliki risiko. Oleh karena itu, penting bagi trader untuk selalu mengetahui seberapa besar modal yang siap mereka gunakan dan seberapa besar risiko yang siap mereka tanggung. “Ada yang namanya risk and reward, itu harus benar-benar diperhatikan,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa seorang trader harus siap dengan segala kemungkinan yang dapat terjadi di pasar. Mengelola risiko dengan baik dapat membantu trader untuk tetap bertahan meskipun pasar bergerak tidak sesuai harapan.

Lantas, apakah trading itu judi? dari pengalaman Yapto membuktikan bahwa trading bukanlah judi, asalkan kita menerapkan money management yang baik, mengelola risiko dengan benar, dan tetap belajar untuk memperbaiki strategi trading. Ia memberikan pandangan bahwa meskipun trading penuh dengan risiko, pengelolaan modal yang tepat dan pengetahuan yang baik dapat mengubah perjalanan trading menjadi lebih sukses.

Yapto juga mengingatkan untuk tidak mudah terpengaruh oleh pendapat orang lain dan tetap fokus pada analisis sendiri. Dengan mindset yang tepat dan manajemen keuangan yang baik, trading bisa menjadi aktivitas investasi yang memberikan hasil yang memuaskan. Jadi, selalu ingat untuk tetap berhati-hati dan tidak serakah, karena kunci kesuksesan dalam trading adalah disiplin dalam money management.

Berita Terkait

Semangat Kartini Menggema di Seluruh Indonesia, Perempuan IDSurvey Perkuat Kolaborasi dan Transformasi Lewat Maheswari Sisterhood Day 2026
INS Sunayna Tiba di Jakarta, Misi “One Ocean, One Mission” Perkuat Sinergi Maritim Indonesia–India
Besi CNP untuk Rangka Atap: Investasi Cerdas atau “Bom Waktu” yang Mengintai?
Nanovest Ekspansi ke Pasar Global, Sepakati Kerjasama Strategis Dengan Fasset
Peringati Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Tanjung Priok Angkat Wastra Nusantara Lewat Pakaian Nasional
Jangan Sampai Salah! Ini Perbedaan Strategis Besi Beton Polos vs Ulir untuk Struktur Bangunan
Journey into Sustainability Hadir di ARTCYCLE ASHTA District 8, Ajak Publik Melihat Potensi Baru dari Limbah
Dari Limbah Jadi Karya: ARTCYCLE Hadirkan Eksplorasi Material di ASHTA District 8

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 14:00

Semangat Kartini Menggema di Seluruh Indonesia, Perempuan IDSurvey Perkuat Kolaborasi dan Transformasi Lewat Maheswari Sisterhood Day 2026

Kamis, 23 April 2026 - 14:00

INS Sunayna Tiba di Jakarta, Misi “One Ocean, One Mission” Perkuat Sinergi Maritim Indonesia–India

Kamis, 23 April 2026 - 14:00

Besi CNP untuk Rangka Atap: Investasi Cerdas atau “Bom Waktu” yang Mengintai?

Kamis, 23 April 2026 - 14:00

Nanovest Ekspansi ke Pasar Global, Sepakati Kerjasama Strategis Dengan Fasset

Kamis, 23 April 2026 - 14:00

Peringati Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Tanjung Priok Angkat Wastra Nusantara Lewat Pakaian Nasional

Kamis, 23 April 2026 - 13:00

Journey into Sustainability Hadir di ARTCYCLE ASHTA District 8, Ajak Publik Melihat Potensi Baru dari Limbah

Kamis, 23 April 2026 - 12:00

Dari Limbah Jadi Karya: ARTCYCLE Hadirkan Eksplorasi Material di ASHTA District 8

Kamis, 23 April 2026 - 12:00

Himbauan Kepada Masyarakat untuk Taat Saat Melintas di Perlintasan Kereta Api Demi Keselamatan Bersama

Berita Terbaru