Debut Pi Network (PI) di Crypto Exchange dan Potensi Setelahnya - Koran Mandalika

Debut Pi Network (PI) di Crypto Exchange dan Potensi Setelahnya

Sabtu, 22 Februari 2025 - 00:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pi Network adalah proyek kripto yang memungkinkan pengguna menambang PI coin melalui aplikasi seluler tanpa perangkat khusus. Meski proyek ini berhasil menarik komunitas besar sejak kemunculannya, tokennya belum bisa diperdagangkan selama bertahun-tahun, memicu perdebatan soal legitimasi dan masa depannya.

Setelah lama dinantikan, PI akhirnya resmi diperdagangkan pada 20 Februari di sejumlah bursa global ternama. Namun, alih-alih meroket, harga token ini justru mengalami volatilitas tinggi. Awalnya naik, tetapi kemudian anjlok tajam. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah Pi Network benar-benar siap bersaing di dunia kripto dan bagaimana prospek PI coin ke depan? 

Mari simak analisisnya!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Volatilitas Tinggi Setelah Debut Perdana

Saat pertama kali tersedia untuk diperdagangkan, banyak investor dan komunitas Pi Network menyambutnya dengan antusias. Mereka berharap bahwa kehadiran PI di pasar kripto akan memperkuat adopsi dan meningkatkan nilainya dalam jangka panjang. Namun, pergerakan harga yang terjadi tidak sepenuhnya sesuai ekspektasi.

Tak lama setelah listing, token ini mengalami fluktuasi harga yang cukup tajam. Saat artikel ini ditulis, harga 1 PI to USD berdasarkan CoinMarketCap tercatat di level 0.66 USD. Harga PI coin tersebut turun 61 persen sejak peluncurannya pada 20 Februari.  

Image

Beberapa analis menilai bahwa volatilitas ini disebabkan oleh aksi ambil untung dari investor yang ingin memanfaatkan hype peluncuran. Banyak pemegang token yang telah menunggu hingga enam tahun untuk momen ini, sehingga begitu token tersedia untuk diperdagangkan, aksi jual besar-besaran terjadi dan menekan harga secara signifikan.

Baca Juga :  EVOS TOP UP: Platform Top-Up In-Game Termurah, Aman, dan Terpercaya dari EVOS!

Pi Network Siap Diperdagangkan atau Belum Matang?

Penurunan harga yang terjadi setelah debut perdana PI di pasar memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan proyek ini untuk memasuki dunia perdagangan kripto yang kompetitif. 

Beberapa pihak meyakini bahwa volatilitas seperti ini adalah hal yang wajar bagi token baru. Namun, ada juga yang meragukan apakah Pi Network benar-benar memiliki fondasi yang kuat untuk bertahan dalam jangka panjang.

Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah bahwa sebagian besar pemegang token PI berasal dari komunitas yang belum terbiasa dengan mekanisme perdagangan aset digital. 

Kurangnya pengalaman ini dapat memicu reaksi emosional terhadap perubahan harga, seperti aksi jual panik, yang pada akhirnya semakin memperburuk volatilitas.

Peluang Beli atau Sinyal Bahaya?

Meskipun harga PI mengalami koreksi tajam, sebagian investor melihatnya sebagai peluang untuk membeli dengan harga yang lebih rendah. Mereka percaya bahwa jika Pi Network dapat membangun ekosistem yang solid dan meningkatkan adopsinya, nilai token ini berpotensi untuk tumbuh di masa mendatang.

Di sisi lain, skeptisisme tetap ada. Model penambangan berbasis referral yang digunakan Pi Network masih menjadi bahan perdebatan.

Beberapa pengamat menilai bahwa sistem ini lebih menyerupai skema pemasaran daripada blockchain yang benar-benar terdesentralisasi. 

Selain itu, hingga kini belum ada kejelasan mengenai seberapa luas penerapan token PI dalam ekosistem nyata.

Baca Juga :  Para Profesional PR & Media Berkumpul: Menakar Masa Depan Industri Inovatif & Edukatif di 2025

Bagaimana Masa Depan Pi Network?

Transisi Pi Network ke fase Open Network menjadi langkah penting dalam pengembangan proyek ini. Para pendukung percaya bahwa hal ini akan meningkatkan legitimasi token dan mendorong adopsi yang lebih luas di masa depan. 

Kendati begitu, Pi Network tetap harus membuktikan bahwa ekosistemnya memiliki utilitas nyata dan bukan sekadar hype semata.

Saat ini, komunitas kripto masih menunggu perkembangan lebih lanjut. Apakah PI akan mampu bangkit dan membuktikan nilainya di pasar? Ataukah volatilitas tinggi ini menjadi indikasi dari permasalahan yang lebih besar? 

Jangan ketinggalan informasi terbaru tentang industri kripto, teknologi blockchain, dan Web3! Bittime Blog menghadirkan analisis, tren pasar, serta berita terkini yang bisa membantumu mengambil keputusan cerdas dalam investasi aset digital.

Gabung sekarang di Bittime! Nikmati kemudahan transaksi berbagai aset kripto dengan cepat, aman, dan terpercaya.

Disclaimer

Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Bittime adalah platform perdagangan aset kripto terdaftar di Bappebti yang menyediakan informasi berdasarkan riset internal, bersifat umum dan edukatif. Informasi ini bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau perpajakan. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Pengguna wajib melakukan analisis mandiri dan memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku.

Berita Terkait

Krakatau Steel Dorong Kehadiran Negara Hadapi Distorsi Pasar Baja Global
Profesor BINUS Masuk Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Dunia
Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas
Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220
Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall
Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol
Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra
Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:02

Krakatau Steel Dorong Kehadiran Negara Hadapi Distorsi Pasar Baja Global

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:17

Profesor BINUS Masuk Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Dunia

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:13

Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:53

Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:35

Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:23

Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:24

Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:46

5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka

Berita Terbaru

NTB Terkini

‎Pemprov NTB Buka Suara Soal Video Viral WNI di Libya

Jumat, 27 Feb 2026 - 18:05