WSBP Catatkan Pendapatan Usaha WSBP di TW I 2025 Capai Rp394,71 Miliar - Koran Mandalika

WSBP Catatkan Pendapatan Usaha WSBP di TW I 2025 Capai Rp394,71 Miliar

Kamis, 1 Mei 2025 - 09:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 30 April 2025. PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) mencatatkan kinerja positif di TW I/2025 dengan membukukan Pendapatan Usaha sebesar Rp394,71 miliar. Angka ini mencerminkan penguatan kinerja operasional yang didorong oleh kontribusi dari sejumlah proyek strategis.

Kinerja WSBP pada periode ini juga mencatat Laba Kotor sebesar Rp77,11 miliar, menghasilkan
Gross Profit Margin (GPM) sebesar 19,5%. Capaian ini ditopang oleh porsi Pendapatan Usaha
segmen Beton Precast yang mendominasi atau sebesar 51,2% diikuti oleh Beton Readymix sebesar
25,2%, serta Jasa Konstruksi sebesar 23,6%.

WSBP terus dipercaya dalam menyuplai produk-produk Beton Precast dan Beton Readymixnya pada
beragam proyek strategis, di antaranya Proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Betung
(Simpang Sekayu)-Tempino-Jambi Seksi 2B, Proyek Tzu Chi School-Extension PIK 2, Proyek LRT
Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai, serta Proyek Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 3B.

Baca Juga :  Mudik Murah Dengan Kereta Api Cakrabuana dan Gunung Jati

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tetap konsisten dalam menjaga efisiensi di setiap lini bisnis Perusahaan. Upaya efisiensi ini
bukan hanya strategi jangka pendek, tetapi bagian dari transformasi menyeluruh dalam menjaga
kesehatan Perusahaan sehingga dapat terus kompetitif,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi
Corporate Secretary WSBP.

Efisiensi terlihat nyata pada penurunan Beban Penjualan sebesar 29,7% secara tahunan (YoY) serta
Beban Umum dan Administrasi (BUA) yang turun 10,5% YoY. Langkah-langkah efisiensi tersebut
turut berkontribusi positif terhadap perbaikan Laba Bersih Perusahaan.

“Peningkatan ini juga menjadi bukti konsistensi manajemen dalam menjaga performa positif pada
setiap lini operasional. Kondisi keuangan yang lebih sehat diharapkan dapat memperkuat posisi
WSBP dalam meraih kepercayaan pasar dan memenangkan proyek-proyek baru, khususnya yang
strategis di sektor infrastruktur nasional,” tutupnya.

Baca Juga :  Upgrade Dapur Lebih Cerdas dan Bersih dengan Penghancur Sisa Makanan BLANCO FWD (Food Waste Disposer)

Sebagai informasi, pada periode ini WSBP juga mencatatkan Total Aset sebesar Rp3,42 triliun,
dengan Liabilitas sebesar Rp5,02 triliun, dan Defisiensi Modal sebesar Rp1,61 triliun.

Melalui pencapaian yang telah diraih dan target yang telah ditetapkan, WSBP menatap masa depan
dengan optimis untuk terus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional. Komitmen
tersebut diwujudkan dengan penerapan tata kelola perusahaan yang baik dan pengelolaan
manajemen risiko yang cermat, agar setiap langkah yang diambil selalu berlandaskan prinsip kehati-
hatian dan berorientasi pada keberlanjutan, demi memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku
kepentingan.

Berita Terkait

Rancang Solusi Energi Terbarukan untuk Pertamina NRE, Mahasiswa BINUS Raih Juara 1 BCC IYREF 2026
ezSign Melayani Dokumen Digital Rumah Sakit hingga Kontrak Korporasi
Student Leaders Conference 2026: Empat Bekal untuk Menjadi Student Leader yang Siap Memimpin dan Berdampak
BRI Finance Gandeng YBM BRILiaN Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT
Photogrammetry Drone: Mengubah Foto Udara Menjadi Peta dan Model 3D yang Akurat
Dupoin Futures Resmi Pindah Alamat Kantor
XAUUSD Berpeluang Menguat Hari Ini, Dupoin Futures Cermati Level 4.277
Bittime Soroti Dampak Keputusan FOMC terhadap Pasar Kripto

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:08

Gubernur NTB : Harus Memiliki Komitmen Jangka Panjang dan Belajar Pada Perusahaan Tempat Bekerja

Selasa, 15 September 2026 - 14:00

Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Kamis, 10 September 2026 - 21:35

TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas

Kamis, 10 September 2026 - 11:46

Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Berita Terbaru