Telkom Indonesia Dorong Technopreneur Masa Depan untuk Mengaplikasikan AI - Koran Mandalika

Telkom Indonesia Dorong Technopreneur Masa Depan untuk Mengaplikasikan AI

Kamis, 8 Mei 2025 - 09:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indigo Dukung Technopreneur Muda dalam Menghadapi Transformasi Digital dengan Literasi AI

Seiring pesatnya adopsi kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor, generasi muda dihadapkan pada tantangan baru, yaitu bagaimana memanfaatkan AI untuk menciptakan inovasi yang berdampak positif. Untuk menjawab tantangan ini, Telkom Indonesia melalui program inkubasi dan akselerasi, Indigo, menyelenggarakan AI Connect X NSTB 2025. Sesi edukatif ini mengusung tema “Future Unlocked: Navigating AI & Tech for the Next Generation of Entrepreneurs”, sebagai bagian dari kompetisi Next Gen Science Techpreneur Battle (NSTB).

Diselenggarakan secara daring, acara ini menyajikan sesi expert talk yang mengajak peserta untuk menggali peluang serta risiko teknologi AI dalam konteks bisnis, kewirausahaan, dan pengembangan solusi digital. Beberapa pembicara yang hadir antara lain Abdul Majid Achmad Fuad (CEO & Founder AMX UAV), Satia Pradana (CEO & Founder Bisnishack), dan Grasia Meliolla (AI Engineer, Bigbox Telkom Indonesia), yang memberikan wawasan praktis dari berbagai sektor industri.

Mizan Lazuardi, IndigoHub/Space Program Lead, melihat sesi ini sebagai peluang untuk mengeksplorasi potensi besar AI di Indonesia, terutama di Yogyakarta yang berkembang sebagai pusat inovasi. Menurut Mizan, aplikasi AI kini meluas ke berbagai sektor, seperti pertanian, logistik, edukasi, dan layanan publik. Ia juga menekankan pentingnya generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi inovatif.

Peserta webinar AI Connect X Next Gen Science Techpreneur Battle 2025

Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Indigo Telkom, menyebut acara ini sebagai langkah nyata Indigo dalam memperluas inklusi digital. “Indigo ingin membuka wawasan generasi muda khususnya para entrepreneur tentang pemanfaatan AI untuk menciptakan inovasi dan solusi nyata,” ungkap Patricia. Patricia juga menekankan bahwa Indigo akan terus menghadirkan program edukatif yang memperkuat sinergi antara teknologi dan kewirausahaan.

Baca Juga :  Perbandingan Antara Jual Mobil Bekas ke Dealer, Platform Online, atau Langsung ke Pembeli Menurut jualmobilmu.id

Lebih dari sekadar forum diskusi, acara ini memberikan manfaat langsung bagi peserta untuk membangun mindset wirausaha berbasis teknologi dan meningkatkan literasi AI secara praktis. Dengan pendekatan kolaboratif, peserta tidak hanya mendapatkan inspirasi, tetapi juga arahan konkret untuk menjawab tantangan transformasi digital.

Ke depannya, Indigo berharap AI Connect X NSTB bisa menjadi pemantik lahirnya lebih banyak solusi inovatif dari generasi muda. Dengan menyinergikan teknologi, bisnis, dan semangat kewirausahaan, Telkom Indonesia melalui Indigo berkomitmen mendukung terciptanya ekosistem startup yang adaptif, inklusif, dan siap bersaing di tingkat global.

Berita Terkait

Menjembatani Kemewahan Eropa dan Real Estat Asia Tenggara: Jasmine Chau Memimpin Grand Finale di IFFINA+ 2026
Membentuk Masa Depan Hospitality: Wawasan dari THINC Indonesia 2026 dan Potensi Destinasi Leisure Baru yang Belum Tergali
55 Tahun Bersama Dunia Otomotif Indonesia, Pylox Hadirkan Generasi Baru Lewat Pylox Premium
Bathymetry Survey dengan ROV: Cara Memetakan Dasar Perairan Secara Akurat
KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Gunakan Kereta Api untuk Mobilitas
Menabung buat Self Reward, Boleh Kah? Ini Cara Menyiapkannya Tanpa Mengganggu Keuangan
Menkeu Baru Dilantik, Bagaimana Arah Kebijakan Kripto di Indonesia?
Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:00

Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Kamis, 10 September 2026 - 21:35

TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas

Kamis, 10 September 2026 - 11:46

Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Rabu, 9 September 2026 - 08:51

Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK

Berita Terbaru