Rehabilitasi Irigasi di NTB Hampir Rampung, Dorong Penguatan Kedaulatan Pangan - Koran Mandalika

Rehabilitasi Irigasi di NTB Hampir Rampung, Dorong Penguatan Kedaulatan Pangan

Sabtu, 15 November 2025 - 19:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram- Program rehabilitasi saluran irigasi di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan progres signifikan sebagai bagian dari implementasi visi Prabowo Gibran dalam penguatan kedaulatan pangan. Di tingkat daerah, program ini dijalankan melalui kepemimpinan Gubernur Lalu Muhammad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri, yang menegaskan pembangunan ekosistem industri pertanian sebagai salah satu prioritas dalam RPJMD 2025–2029.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTB Sadimin mengatakan, rehabilitasi irigasi yang tersebar di tiga kabupaten kini telah mencapai realisasi masing-masing 73,44 persen, 60,62 persen, dan 55,36 persen.

“Program ini ditujukan untuk meningkatkan distribusi air ke lahan pertanian serta mendongkrak produktivitas padi dan komoditas palawija di wilayah sentra produksi,” katanya.

Dijelaskan, Kabupaten Lombok Timur, pekerjaan berada di Kecamatan Sikur pada empat ruas saluran, yaitu Sikur Kanan, Sikur Kiri, Reban Talat Kanan, dan Reban Talat Kiri. Penanganan sepanjang 3.869,94 meter dengan outcome 378 hektare ini ditargetkan mampu meningkatkan indeks pertanaman hingga 230 persen.

“Anggarannya Rp6,005 miliar ini telah mencapai progres 73,44 persen,”bebernya.

Sementara itu, di Kabupaten Lombok Utara, rehabilitasi dilakukan di Kecamatan Kayangan dengan output sepanjang 2.140,17 meter dan outcome 468,67 hektare pada tiga ruas Sekunder Lokok Are, Lokok Napen, dan Sambi Belat. Melalui anggaran Rp3,216 miliar, indeks pertanaman diharapkan meningkat menjadi 215 persen.

“Progres pekerjaan per awal November mencapai 60,62 persen,” ujarnya.

Lebih lanjut, untuk di Kabupaten Dompu, rehabilitasi saluran irigasi dilaksanakan di Kecamatan Pekat, yang berada di lereng Gunung Tambora dengan potensi lahan yang subur. Perbaikan dilakukan pada tiga ruas Kadindi Atas, Kadindi Tengah, dan Kadindi Bawah dengan output 3.271 meter dan outcome 472 hektare, didukung anggaran Rp4,382 miliar.

Baca Juga :  Pak Gubernur, Kondisi Jalan Depan Pasar Renteng Makin Parah

“Progres hingga awal November tercatat 55,36 persen,”katanya.

“Rehabilitasi ini diharapkan mengatasi kebocoran saluran lama sehingga petani dapat meningkatkan pola tanam dari sekali panen menjadi dua kali padi dan satu kali palawija dalam setahun,” tambahnya.

Program rehabilitasi irigasi ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat sektor pertanian melalui penyediaan infrastruktur dasar yang memadai. Secara khusus Gubernur NTB Lalu Muhamad telah meminta dukungan pemerintah pusat.

Pemerintah Provinsi NTB berharap pembangunan ini memberi dampak nyata pada peningkatan produksi pangan dan ketahanan pangan daerah dalam beberapa tahun ke depan. (*)

Berita Terkait

Alasan Dana Bansos NTB Naik, Kadinsos P3A: Rp36,11 Miliar untuk Desa Berdaya
Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan
Inspektorat Review Pokir DPRD NTB, Muzihir: Kita Terima, Daripada Berurusan dengan KPK
DPRD NTB Soroti Rebutan Penumpang di Kuta Mandalika, Pemkab Diminta Cari Solusi
Pemprov NTB Optimistis Capai Target Pendapatan dan Perbaiki Tata Kelola APBD Perubahan 2026
Betabeq Jadi Pembuka, ITDC Minta Doa Restu Sambut MotoGP Mandalika
Proyek Seaplane Bendungan Batujai Mundur dari Target
Gubernur NTB : Harus Memiliki Komitmen Jangka Panjang dan Belajar Pada Perusahaan Tempat Bekerja

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 19:02

Perkuat Keandalan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi

Minggu, 20 September 2026 - 18:02

Mengelola Uang Makan Harian agar Keuangan Tetap Teratur

Minggu, 20 September 2026 - 15:02

Bitcoin Bangkit Lagi! BTC Tembus US$81.000, Level Ini Jadi Penentu Berikutnya

Minggu, 20 September 2026 - 15:02

Pembiayaan Dana Tunai BRI Finance Tumbuh 44,74% hingga Semester I-2026

Minggu, 20 September 2026 - 15:02

Hadapi Tantangan Pasar Otomotif, BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Laba 91,2%

Minggu, 20 September 2026 - 15:02

BRI Finance Tawarkan Bunga Pembiayaan Mobil Baru Mulai 3,33% Flat per Tahun

Sabtu, 19 September 2026 - 18:02

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 September 2026 - 12:02

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional

Berita Terbaru

Teknologi

Mengelola Uang Makan Harian agar Keuangan Tetap Teratur

Minggu, 20 Sep 2026 - 18:02