KAI Logistik Catat Angkutan Lebih dari 2.000 Ton pada Periode Natal, Siap Antisipasi Lonjakan Arus Balik - Koran Mandalika

KAI Logistik Catat Angkutan Lebih dari 2.000 Ton pada Periode Natal, Siap Antisipasi Lonjakan Arus Balik

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Logistik mencatat kinerja positif layanan kurir selama periode angkutan Natal 2025. Hingga 28 Desember 2025, volume pengiriman yang dilayani melalui layanan ritel kurir telah melampaui 2.000 ton, seiring meningkatnya aktivitas pengiriman masyarakat pada momen libur akhir tahun.

Puncak pengiriman tercatat terjadi pada 22 dan 23 Desember 2025, dengan lonjakan volume mencapai sekitar 40% dibandingkan pada hari reguler. Pada periode puncak tersebut, volume pengiriman harian tertinggi mencapai sekitar 290 ton, meningkat signifikan dari rata-rata pengiriman harian pada kondisi normal yang berada di kisaran 200 ton per hari.

Pada momen strategis seperti Nataru, logistik termasuk pengiriman retail menjadi ekosistem dalam menyukseskan penyelenggaraan Nataru. Tidak hanya paket, berbagai komoditi mulai dari motor hingga hewan peliharaan menjadi kebutuhan masyarakat. Pada periode tersebut, komoditas utama pengiriman mencakup paket, sepeda motor, hewan dan elektronik dengan kota tujuan favorit Jakarta, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Bandung serta Malang.

Ayi Suryandi, Manager Marketing & Sales Courier KAI Logistik, mengungkapkan ”Memasuki akhir periode libur Natal dan menjelang pergantian tahun, KAI Logistik siap mengantisipasi potensi lonjakan pengiriman tahap kedua yang diperkirakan terjadi seiring dengan kembalinya arus balik wisatawan dan pemudik. Perusahaan memproyeksikan puncak pengiriman akan terjadi pada awal Januari 2026, sejalan dengan meningkatnya aktivitas mobilitas masyarakat pasca libur panjang.”

Sebagai langkah antisipatif, KAI Logistik telah menyiapkan penguatan operasional, termasuk optimalisasi kapasitas angkutan, kesiapan sumber daya manusia, pemantauan operasional secara intensif di seluruh titik layanan hingga penguatan layanan digital melalui aplikasi KAI Logistik TRAX. Ayi menghimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan digital untuk kemudahan dan kenyamanan layanan.

”Masyarakat dapat dengan mudah melakukan pengiriman mulai dari oleh-oleh hingga sepeda motor dengan fitur penjemputan dan pembayaran digital pada aplikasi KAI Logistik TRAX. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu mengunjungi service point di tengah kesibukan atau kegiatan berlibur dan mudik,”lanjut Ayi. Upaya ini dilakukan untuk memastikan layanan pengiriman tetap berjalan andal, tepat waktu, dan aman di tengah dinamika peningkatan volume.

Baca Juga :  Rela Antre Demi Barang Limited Edition, Bagaimana Cara Menjaga Keuangan Tetap Sehat?

Seluruh aktivitas pengiriman melalui kereta api libur beroperasi pada tanggal 31 Desember 2025. Namun masyarakat tetap dapat melakukan pengambilan paket atau penyerahan (dropping) paket di service point untuk selanjutnya diproses dan dikirimkan pada hari berikutnya.

”KAI Logistik berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran distribusi logistik ritel selama periode Natal dan Tahun Baru, sekaligus memastikan layanan tetap mendukung kebutuhan masyarakat di seluruh jaringan operasional perusahaan,” tutup Ayi.

Tentang KAI Logistik

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) dibentuk dengan tujuan melayani distribusi logistik berbasis kereta api, dengan kemasan bisnis hingga layanan door to door service untuk memberikan pelayanan yang excellent bagi Pelanggan. KAI Logistik fokus pada orientasi bisnis sebagai jasa layanan distribusi logistik terpadu (total logistics solution) melalui “End-to-End Services”. Mengusung tagline KAI Logistik Ispossible yaitu semuanya menjadi mungkin, KAI Logistik menyediakan ragam layanan logistik melalui 3 segmentasi yaitu KALOG Express, KALOG Plus dan KALOG Pro.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

5 Cara Mengidentifikasi Penyebab Perbedaan Performa Tim Sales
5 Tips Membangun Hubungan dengan Calon Klien di Online Meeting Pertama
PTPP Mulai Pembangunan Museum Majapahit, Usung Konsep Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan
7 Tips Memilih Tukang Jahit Garment Terdekat yang Rapi dan Tepat Waktu
Pelindo Gresik Integrasikan Sistem Tiket, Perkuat Akurasi Manifest Penumpang
Hisense Perkenalkan RoamView, Layar yang Bisa Mengikuti Aktivitas Penggunanya
Deteksi Dini Jadi Sorotan Utama dalam Sesi Edukasi Kesehatan di Palembang, Hadirkan Dua Dokter Spesialis dari Singapura
BRICS 2026: Memperkuat Suara Global South dari New Delhi

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Kamis, 10 September 2026 - 21:35

TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas

Kamis, 10 September 2026 - 11:46

Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Rabu, 9 September 2026 - 08:51

Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK

Rabu, 9 September 2026 - 07:02

Jelang MotoGP, NTB Dorong Maskapai Tambah Penerbangan

Berita Terbaru