Aktivis Demokrasi Songsong Ramadhan - Koran Mandalika

Aktivis Demokrasi Songsong Ramadhan

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Isti Nugroho

Koran Mandalika, Jakarta- Aktivis demokrasi menyongsong bulan suci Ramadhan? Kenapa tidak? Bulan Ramadhan yang penuh ampunan dan berkah, merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk kembali ke dunia rohani demi  membebaskan diri dari kuasa jasmani.

Pemaknaan spiritual itu juga dilakukan para aktivis yang bergabung dalam INDEMO (Indonesian Democracy Monitor) pimpinan tokoh Malari Hariman Siregar. Mereka menggelar acara bertajuk “Menyambut Ramadhan”   yang berlangsung di Pantai  Ancol Jakarta, awal pekan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana berlangsung santai. Akrab. Cair. Penuh gembira dan kebahagiaan. Selain makan bersama dengan menu yang dahsyat seafood dan lainnya acara ini juga diisi dengan obrolan  ngalor-ngidul disertai canda dan tawa. Apapun acara INDEMO, setiap ada Bang Hariman, selalu seru. Meriah dan menyenangkan juga bikin kenyang.

Mereka yang datang cukup banyak, dari berbagai kalangan dan profesi. Sebut saja misalnya  Bang Bursah Zarnubi, bupati Kabupaten Lahat Sumatera Selatan dan Ketua Apkasi dan  Bung Iwan Sumule (Wakil Ketua BP TASKIN) dan Ketua Pro-Dem).

Juga hadir beberapa kawan INDEMO yang  jadi komisaris seperti  Wenri, Amang Toha dan Andrew. Lalu, Bung Dr. Herdi Sahrasad dan  Bung Herman, pebulu tangkis era 1970-an yang pernah mengalahkan Lius  Pongoh.

Baca Juga :  ‎Peringatan Malari 1974 dan HUT INDEMO ke-26

Bung Zainal anak muda kreatif dan produktif, kesayangan bang Hariman Siregar. Hadir mengonsultasikan buku yang akan terbit. Buku ke 4 yang ditulis itu, dinanti terbitnya oleh kawan-kawan INDEMO.

Selain mereka juga datang  para aktivis gerakan perempuan,  tokoh aktivis PIJAR Bung Toni dan  Syafiq  tokoh dari Mataram. Tak ketinggalan Mas Indro dan mbak Indah, Desiana, Bung  Lukman, Acik, Nia dan Mbak Dodo.Arief Rahman yang rajin datang di INDEMO serta dr. Paulus Januar,  tokoh PMKRI.

Ada pula wartawan senior Despen Ompusunggu, Pak Wiwoho, Adnan Balfas, pengacara dan Santoso alias Dos Santos yang konsisten jadi demonstran sampai tua.  BenYono, Bunayya, wartawan senior yang ceria. Acara yang juga diikuti para peserta webinar INDEMO  ini dikoordinir oleh  Swari Utami Dewi.

Tanpa Agenda Politik

INDEMO selama ini memang identik dengan kegiatan politik, yaitu memproduksi ide-ide dan nilai-nilai  alternatif  untuk memperkuat demokrasi dan mendorong perubahan menuju tata kelola kekuasaan yang lebih baik, adil, dan bermartabat.

Namun, untuk kegiatan kali ini, tidak ada agenda politik, kecuali silaturahmi dan menikmati kebahagiaan bersama serta mempererat persaudaraan. Pertemuan itu sekaligus dijadikan acara menyambut Ramadhan.  Hal itu dikatakan  lurah  INDEMO Bang Hariman.

Baca Juga :  Pemilihan Bupati 2030: Politik “Lauq-Daye” Tak Lagi Relevan, Lombok Tengah Butuh Pemimpin Berintegritas dan Berpengalaman

“Menjelang Ramadhan, kita ini pusing juga memikirkan Tunjangan Hari Raya,” ujar Bang Hariman yang direspons dengan senyuman oleh Bung Iwan Sumule.

“Sama Bang…Aku juga pusing didera persoalan  THR…”tukas Bung Iwan.

Para hadirin tertawa.

Sementara itu, Bang Bursah Zarnubi mengatakan,

“Kalau mau buka puasa  bersama sekaligus merayakan Lebaran di rumahku, ayo…Tapi di Lahat…Jauh nian… Kalau temen-temen oke, bisa kita agendakan…”

Para hadirin kembali tertawa.

Orientasi Nilai

Meriahnya acara ini tidak lepas dari sosok Bang Hariman. Para aktivis demokrasi angkatan tahun  1980-1990-an sampai tahun 2000-an, selalu menjadikan Bang Hariman sebagai panutan atau orientasi nilai dalam politik, sosial dan budaya. Itu terjadi tanpa menciptakan relasi bercorak patronase atau feodalisme. Tetap egaliter dan demokratis.

Selain itu, Bang Hariman juga dijadikan “kompas moral” bagi aktivis-aktivis muda. Keteguhan Bang Hariman menggenggam komitmen untuk membangun dan memperkuat demokrasi  sudah berlangsung 26 tahun, sejak INDEMO berdiri. Ini di luar keterlibatan Bang Hariman dalam Malari 1974.

Anak-anak muda, calon pemimpin bangsa dan para aktivis yang lebih senior, selalu setia mengikuti jejak nilai-nilai Bang Hariman. Bang Hariman, selain tokoh politik, juga menjadi solidarity maker  bagi aktivis demokrasi di Indonesia. (*)

Berita Terkait

Pemilihan Bupati 2030: Politik “Lauq-Daye” Tak Lagi Relevan, Lombok Tengah Butuh Pemimpin Berintegritas dan Berpengalaman
Oligarki Global di Balik Tragedi Perang Iran Amerika Israel 2026
‎Diskusi Terbatas Hariman Siregar Cs Tekankan Integritas dan Kemanusiaan
‎Peringatan Malari 1974 dan HUT INDEMO ke-26
Mengakhiri Kemiskinan NTB dari Desa
Gerakan Mahasiswa Era NKK/BKK – Orde Baru : Sejarah dan Realitas (Bagian Satu)
Biarkan Hukum Berjalan Diatas Rel Hukum
Dari Miss Glamour ke Fitnah Politik: Mari Kita Waras Bersama
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 12:02

Termasuk dalam 4 Profil Pelajar Manakah Siswa Anda? Mengungkap Perilaku Tersembunyi Saat Ujian Melalui Data Digital

Senin, 27 Juli 2026 - 12:02

Product Design Engineering: Jurusan Keren yang Gabungkan Desain & Teknik Sekaligus

Senin, 27 Juli 2026 - 12:02

Perkuat Sistem Tata Air untuk Kurangi Risiko Banjir, WSBP Suplai Spun Pile dan Beton Readymix

Senin, 27 Juli 2026 - 11:02

Dukung Kelestarian Lingkungan dan Pariwisata Berkelanjutan, SUCOFINDO Gelar Gerakan Indonesia Asri di Pantai Sanur

Senin, 27 Juli 2026 - 11:02

“New Home-Pass, New Tree”, Inisiatif Linknet untuk Jaga Benteng Pesisir dan Masa Depan Masyarakat

Senin, 27 Juli 2026 - 11:02

Perkuat Kepercayaan Investor, BRI Finance Siapkan Pelunasan Obligasi Rp303 Miliar Tepat Waktu

Senin, 27 Juli 2026 - 11:02

Cari Mobil Bekas Berkualitas? BRI Finance Tebar Promo Menarik di Mini Expo OLXMobbi Dumai

Senin, 27 Juli 2026 - 10:02

Bangun Ratusan Proyek Berkelas, Waringin Megah Raih ISO 9001:2015

Berita Terbaru