Koran Mandalika, Mataram – Menteri Lingkungan Hidup RI, Moh. Jumhur Hidayat, menghadiri rapat bersama Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, serta Bupati dan Wali Kota se-NTB di Aula Gedung Bank NTB Syariah, Selasa 7 Juli 2026.
Rapat tersebut membahas berbagai solusi terkait permasalahan lingkungan hidup dan sampah, khususnya di NTB.
“80 persen bencana itu karena ulah manusia sehingga terjadi erosi, tangkapan airnya hilang. Sekarang kan harus dipulihkan,” kata Jumhur, Selasa (7/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengenai soal sampah, ia melanjutkan, sudah ada taktik penanganan yang disesuaikan dengan kearifan lokal masing-masing daerah di NTB.
“Kita sudah punya kiat-kiat ya yang disesuaikan dengan lokal wisdom atau kearifan lokal dari teman-teman di Lombok atau di Sumbawa yang intinya 100 persen urusan sampah selesai,” lanjutnya.
Ia menuturkan urusan sampah tersebut ditargetkan akan selesai dalam waktu 2 tahun.
“Itu bisa kita capai dalam 2 tahun tapi dalam 6 bulan ke depan atau 1 tahun kedepan sudah sangat tampak,” tuturnya.
Sementara itu, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal mengatakan Menteri LHK RI akan membantu memecahkan masalah persampahan khususnya di TPA Kebon Kongok
“Tadi kita muter di Kebon Kongok dan kita melihat isu persampahan dan beliau juga sudah mencatat dan akan membantu kita mencarikan solusi terhadap permasalahan yang ada di Kebon Kongok dan juga open field lainnya,” kata Iqbal.
Dia menambahkan, rapat tersebut juga membahas dampak tambak terhadap lingkungan laut.
“Kemudian di sini tadi kita bicara lebih luas mengenai dampak terhadap lingkungan laut oleh petambak-tambak yang ada di sini,” tandasnya. (dik)






