‎Anggaran Venue MTQ Rp 20,8 Miliar Disoal, Praktisi Konstruksi: Rp 12 Miliar Aja Cukup - Koran Mandalika

‎Anggaran Venue MTQ Rp 20,8 Miliar Disoal, Praktisi Konstruksi: Rp 12 Miliar Aja Cukup

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah- Venue Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi yang berada di Kabupaten Lombok Tengah dinyatakan rampung. Ruang pendukung lainnya pun telah rampung dikerjakan.

‎Gedung tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp 20,8 miliar sesuai plang proyek yang terpampang.

‎Baru-baru ini, muncul protes terhadap banyaknya anggaran yang dikeluarkan untuk membangun venue MTQ yang hanya satu lantai itu.

‎”Setelah melihat kondisi bangunan yang telah rampung dan dibandingkan dengan jumlah anggaran biaya pembangunan, saya rasa tidak sesuai,” ujar praktisi konstruksi, Lalu Setiawan belum lama ini.

‎Miq Awan, sapaan akrabnya, mempertanyakan klasifikasi bangunan apa yang digunakan pemerintah sebagai acuan penghitungan meter persegi pada bangunan satu lantai tersebut.

‎Di tengah kondisi efisiensi keuangan negara, kata Miq Awan, pemerintah daerah cukup menganggarkan Rp 12 miliar saja.

‎”Sebenarnya dengan anggaran sebesar Rp 12 miliar, saya rasa sudah cukup untuk membangun venue yang kondisi bangunannya sudah sangat bagus,” ujar konsultan yang akrab disapa Miq Awan ini.

‎Menurut dia, kalau melihat gedung lain sebagai pembanding, salah satunya gedung Samsat Praya saja yang dengan biaya sekitar Rp 6 miliar nampak megah.

‎”Gedung samsat yang dua lantai saja dengan anggaran enam miliar sudah megah, bahkan mencover semua pembangunan, termasuk pemageran, include landscape,” jelas Miq Awan.

‎Kalau pun alasannya struktur bangunan tersebut seperti gedung tiga lantai, dianggap tidak perlu dan cenderung menghamburkan keuangan negara.

‎”Perencanaannya harus efisien. Lagipula secara umum kondisi tanah di wilayah ini, kan, umum saja. Tidak perlu terlalu berlebihan,” tegas Miq Awan.

‎Sementara itu, Sekda Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, enggan memberikan tanggapan lebih detail terkait hal tersebut.

‎”Karena teknis, maka silahkan ke Kadis PUPR,” kata Firman saat dikonfirmasi via pesan singkat WhatsApp. (wan)

Baca Juga :  PDM Lombok Tengah Kawal Langsung Keberangkatan Peserta Diksar KOKAM di Taman Nuraksa

Berita Terkait

Kades Ubung: Perdes jadi Acuan Pelaksanaan PTSL
BIZAM Salurkan Paket Pendidikan Melalui InJourney Airports Cerdaskan Bangsa
Kejari Loteng Musnahkan Barang Bukti 51 Perkara, Ada Narkoba Hingga Sajam
‎Pastikan Kasus Tebus Narkoba Tak Terbukti
Rumah Kader Ludes Terbakar, DPC PDI Perjuangan Lotim Gerak Cepat
PLN ULP Kopang Imbau Masyarakat Waspadai Instalasi Listrik saat Cuaca Ekstrem
‎Jalin Sinergi BUMN dan BUMD, PDAM Loteng Teken MoU dengan BIZAM
‎Dewan Ki Agus Azhar: PLN Harus Bertanggungjawab jika Terbukti Lalai

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:49

KAI Services Hadirkan Berbagai Program Layanan Untuk Penumpang Selama Masa Angleb 2026

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:16

KAI Daop 2 Bandung Siapkan Sarana Andal untuk Layani Pelanggan pada Angkutan Lebaran 2026

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:52

Shibuya Street Fair Hadirkan Nuansa Pop Culture Jepang di PIK Avenue

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:20

Kemewahan Tertinggi bagi Eksekutif: Mendelegasikan Kesehatan Anda

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:58

Kampanyekan Gaya Hidup Sehat, PAM JAYA Gandeng Pelita Jaya Bagi-Bagi Tumbler

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:38

Pahami Peran Gizi Seimbang dan Gula bagi Tubuh sebagai Kunci Energi Selama Puasa

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:33

Pengembangan DME Dinilai Dapat Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:44

Kesempatan Emas, BINUS University berikan Beasiswa EMAS

Berita Terbaru