Bantaran Sungai Gajahwong Jadi Panggung Cita-Cita: LP-190 Gelar WOW-DAY 2 dan Dorong Potensi Impactful Tourism di Ledhok Timoho - Koran Mandalika

Bantaran Sungai Gajahwong Jadi Panggung Cita-Cita: LP-190 Gelar WOW-DAY 2 dan Dorong Potensi Impactful Tourism di Ledhok Timoho

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komunitas relawan LP-190 SEJATI menggelar aksi sosial WOW-DAY 2: ‘Satu Langkah, Sejuta Mimpi’ di Sekolah Gajahwong, Yogyakarta. Selain menyerahkan bantuan infrastruktur fisik berkelanjutan, kegiatan ini juga mendorong kawasan Ledhok Timoho menjadi destinasi wisata alternatif yang berdampak (impactful tourism).

YOGYAKARTA, 16 Agustus 2026 – Komunitas relawan LP-190 SEJATI secara resmi menyelenggarakan aksi sosial bertajuk WOW-DAY 2: “Satu Langkah, Sejuta Mimpi” di Sekolah Gajahwong, Kampung Komunitas Ledhok Timoho, Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memberikan ruang ekspresi sekaligus membangun sarana infrastruktur berkelanjutan bagi anak-anak dari keluarga pemulung dan sektor informal di sepanjang bantaran sungai Gajahwong.

Melalui rangkaian gerakan sosial ini, LP-190 SEJATI tidak hanya menghadirkan momen pemberdayaan mental dan emosional bagi anak-anak marjinal, tetapi juga meresmikan penyerahan bantuan fisik yang berkelanjutan atau disebut sebagai “Legacy”. Bantuan tersebut mencakup penataan ulang ruang belajar, pembuatan perpustakaan mini, penyediaan fasilitas sanitasi dan Mandi Cuci Kakus (MCK), pembangunan saluran air bersih, serta pemberian beasiswa pendidikan bagi anak-anak setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Filosofi Arsitektur Mental : Menciptakan Core Memory Melalui 5 Pos Inti – “Jelajah Mimpi”

Acara puncak WOW-DAY 2 diawali dengan simulasi petualangan edukatif bertajuk “Jelajah Mimpi”. Dalam simulasi ini, anak-anak diajak melewati 5 Pos Utama yang dirancang khusus untuk menciptakan Core Memory ayng bermakna  untuk para peserta melalui lima tahapan pemaknaan mendalam:

1. POS 1: Benih Mimpi (MENANAM)
Anak-anak diajak menanam cita-cita di pot estafet. Aktivitas ini menjadi simbol awal menyemai keberanian bermimpi di tanah tempat mereka tumbuh, menegaskan bahwa tidak ada mimpi yang terlalu kecil untuk ditanam.

Baca Juga :  Horison Hotels Group Resmi membuka Grand Palma Pangandaran by Horison dengan tema “The Journey of Pangandaran”

2. POS 2: Arus Gajahwong (MERAWAT)
Anak-anak menjalankan misi air dan memilah harta daur ulang di sekitar bantaran sungai. Pos ini mengajarkan pentingnya merawat kebersihan lingkungan tempat tinggal serta menjaga konsistensi dan daya juang dalam memelihara mimpi di tengah keterbatasan.

3. POS 3: Kanvas Raksasa (MENDEKLARASIKAN)
Anak-anak melukis mural “Kota Impian” secara kolaboratif di tembok kampung. Hal ini menjadi bentuk pendeklarasian mimpi secara terbuka dan visual, bahwa harapan anak-anak bantaran sungai berhak terlihat indah dan diakui oleh ruang publik.

4. POS 4: Panggung Profesi (MENJADI)
Anak-anak mencoba dan mengenakan atribut profesi impian mereka. Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata (core memory) merasakan peran masa depan mereka, sekaligus membakar keyakinan bahwa mereka mampu menjadi apa pun yang dicita-citakan.

5. POS 5: Saung Hati (MENYALA!)
Anak-anak masuk ke Klinik Kasih Sayang untuk bertukar surat impian dan pelukan hangat. Pos ini merupakan puncak pemaknaan di mana cinta, penerimaan, dan apresiasi tulus membuat api semangat dalam diri anak-anak terus menyala menyongsong masa depan.

Mendorong Potensi Wisata Berdampak (Impactful Tourism)

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan aksi bersih sungai bersama komunitas Free Dive Yogyakarta, pertunjukan musik akustik edukatif dari Syifa Ardianti Ishaputri (seorang musisi tunanetra), hingga prosesi serah terima infrastruktur fisik secara simbolis.

Baca Juga :  Mengenal Pembalut Nifas, Jangan Asal Pilih!

Selain sebagai ajang aksi kepedulian sosial, WOW-DAY 2 digagas untuk mendorong Sekolah Gajahwong dan kawasan Ledhok Timoho sebagai destinasi wisata alternatif yang berdampak (impactful tourism) di Yogyakarta. Melalui konsep ini, para wisatawan diajak untuk menikmati liburan yang tak sekadar rekreasi, melainkan membawa manfaat langsung bagi warga sekitar. Wisatawan dapat memanfaatkan waktu akhir pekan untuk berbagi ilmu dan inspirasi bersama adik-adik di Sekolah Gajahwong maupun mengeksplorasi hangatnya kehidupan komunitas di bantaran sungai.

Tentang Sekolah Gajahwong & LP-190 SEJATI

Sekolah Gajahwong adalah lembaga pendidikan gratis berbasis komunitas yang berdiri sejak tahun 2009 di kawasan bantaran Sungai Gajahwong, Kampung Ledhok Timoho. Didampingi oleh Tim Advokasi Arus Bawah (TAABAH), sekolah ini fokus memfasilitasi akses belajar berbasis seni-kreativitas serta membantu pengurusan administrasi kependudukan bagi keluarga marjinal.

LP-190 SEJATI merupakan gerakan kepemimpinan sosial yang dianggotai oleh para lulusan Leadership Program dari AsiaWorks Indonesia. Komunitas ini berkomitmen penuh dalam membangun warisan manfaat (legacy) berkelanjutan bagi pendidikan serta lingkungan masyarakat yang berdaya di Indonesia.

Kontak Media & Informasi:
Dokumentasi Photo dan Video : https://drive.google.com/drive/folders/1-N7VO3bdo4Viei1BxLo_w-sZA-c01ydz • Narahubung Redaksi: Arif Fajar Saputra (+6281-1244-3619) leadership.program.190@gmail.com
• Instagram: @sekolahgajahwong | @sahabatsejati.190
• Lokasi Kegiatan: Sekolah Gajahwong, Kampung Komunitas Ledhok Timoho, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

AI Ubah Lanskap Pemasaran Digital Indonesia, Tigo AI Tawarkan Model Terintegrasi untuk Brand hingga UMKM
Tigo Resmi Meluncurkan Layanan “100 Episode Short Drama dalam 1 Hari”, Produksi AI Short Drama Memasuki Era Skala Besar
Participatory AI Advertising Dorong Model Baru Ekonomi Periklanan: Dari Membeli Traffic Menuju Memberikan Reward atas Kreasi
Bitcoin Tertekan di US$63.000, FLOQ Ungkap Peluang Rebound hingga Akhir 2026
Dupoin Futures Gandeng WeWork Dorong Pekerja Swasta Kenali Peluang Side Income Melalui Futures Trading
Merajut Ulang Keadilan Sosial: IHDC Lanjutkan Seri Diskusi Publik “Ideologi Kesehatan Indonesia” Bersama Prof. Nila Moeloek dan Pakar Lintas Sektor
Presiden Prabowo Dorong Kedaulatan Emas Nasional
Apakah AI yang Semakin Kuat Selalu Lebih Baik? Studi tentang Batas Human-AI Collaboration dalam Co-Creation Iklan Generative AI

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:32

Jalan Sehat Kelurahan Leneng Berlangsung Meriah, Wabup Loteng Beri Hadiah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:41

GPK NTB Desak Polres Bima Tangkap Pelaku Tabrak Lari di Desa Sanolo Bolo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:55

Karnaval MIN 1 Lombok Tengah Meriah, Wabup Nursiah Titip Masa Depan Bangsa

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:11

Jalan Sehat HUT RI di Leneng: Pemuda Dipinggirkan, EO Luar Didatangkan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:00

Audiensi ke Wabup Lobar, KAMMI Soroti Krisis Air Penanggak dan Gagas “Energi Muda”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:13

Jalan Sehat, Tapi Pemudanya Jalan Sendiri? Polemik di Leneng Memanas

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:44

Eksekusi Hotel Arianz Mataram Tuai Protes Ahli Waris

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:03

Pengamat Nilai Miq Hul Miliki Sejumlah Keunggulan Jika Terpilih Pimpin KONI NTB

Berita Terbaru