Bittime Listing Token Babylon (BABY), Aset Inovatif Bagi Pasar Kripto Indonesia - Koran Mandalika

Bittime Listing Token Babylon (BABY), Aset Inovatif Bagi Pasar Kripto Indonesia

Kamis, 5 Juni 2025 - 00:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 4 Juni 2025 – Bittime, salah satu platform pertukaran aset kripto terpercaya di Indonesia melisting token Babylon (BABY). Sebuah proyek berbasis blockchain yang memungkinkan aset kripto seperti Bitcoin untuk berkontribusi pada keamanan dan produktivitas ekosistem Proof-of-Stake (PoS). 

Pesatnya perkembangan teknologi blockchain, mendorong hadirnya berbagai proyek inovatif dalam ekosistem Web3, di antaranya adalah Babylon (BABY). Native token dari Babylon Genesis Network, ini merupakan protokol terdesentralisasi yang memungkinkan staking aset Bitcoin langsung di jaringannya, tanpa memerlukan perantara.

Dengan pendekatan unik dalam menghadirkan “restaking layer” yang memungkinkan aset kripto seperti Bitcoin untuk berkontribusi pada keamanan dan produktivitas ekosistem Proof-of-Stake (PoS), aset BABY menawarkan peluang baru yang menjanjikan dalam industri aset kripto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selaras dengan hal ini, sebagai salah satu platform perdagangan aset kripto terkemuka di Indonesia, Bittime, melihat potensi signifikan terhadap token Babylon (BABY). Di mana, kehadiran BABY dipandang dapat mendorong investor Indonesia untuk mulai mengeksplorasi model staking dan restaking.

Baca Juga :  Sambut Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 1 Jakarta Tambah Sembilan Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh

CEO Bittime, Ryan Lymn, menyampaikan bahwa pihaknya melihat inovasi yang ditawarkan oleh token BABY dapat menjadi gebrakan, sekaligus wadah eksplorasi decentralized finance (DeFi) dengan lebih luas.

“Sebagai platform yang mengedepankan edukasi dan akses terhadap proyek-proyek inovatif, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan aset kripto yang potensial,  relevan, juga merupakan aset revolutif bagi investor Indonesia,” jelas Ryan.

Ia menambahkan bahwa potensi perkembangan token BABY tidak hanya sebatas aset spekulatif, tetapi juga dapat menjadi bagian dari evolusi infrastruktur blockchain yang akan membentuk masa depan industri aset kripto di Indonesia.

Baca Juga :  KAI Bandara Perkuat Budaya Keselamatan Melalui Sosialisasi di Wilayah Operasional Yogyakarta dan Medan

Adopsi aset kripto seperti BABY dapat memperkuat pertumbuhan industri aset kripto Indonesia dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan teknologi blockchain yang lebih inklusif dan aman.

Sebagai salah satu negara dengan catatan pertumbuhan pengguna kripto tercepat di Asia Tenggara, Indonesia dapat mengadopsi inovasi seperti token Babylon (BABY).

Kini token Babylon (BABY) resmi tersedia di Bittime, tentu ini merupakan kesempatan bagi para investor Indonesia untuk lebih awal menjadi bagian dari inovasi besar dalam dunia aset kripto.

Namun, seperti bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan euforia pasar, karena investasi aset kripto mengandung risiko tinggi, termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

Berita Terkait

LRT Jabodebek Lakukan Uji Coba Perjalanan 05.30 WIB untuk Dukung Pengguna Whoosh Keberangkatan Pagi
Pesan Balasan WhatsApp Jadi Berbayar, Masih Worth It Kah? Begini Cara Hitungnya
Akulaku Finance Bersama BAZNAS RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT
MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional
CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global
Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?
Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026
Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 08:54

Pemprov NTB Optimistis Capai Target Pendapatan dan Perbaiki Tata Kelola APBD Perubahan 2026

Rabu, 16 September 2026 - 11:07

Proyek Seaplane Bendungan Batujai Mundur dari Target

Selasa, 15 September 2026 - 19:08

Gubernur NTB : Harus Memiliki Komitmen Jangka Panjang dan Belajar Pada Perusahaan Tempat Bekerja

Selasa, 15 September 2026 - 14:00

Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Berita Terbaru