Koran Mandalika, Lombok Tengah – Rombongan Delegasi Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) yang terdiri dari duta besar dan diplomat asing dari 28 negara mendukung pariwisata hijau.
Mereka tanam pohon di kawasan Sirkuit Mandalika, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Nusa Tenggara Barat untuk mendukung pariwisata hijau.
“Kami tidak hanya membangun tapi tetap berkomitmen menjaga lingkungan dalam mewujudkan pariwisata hijau berkelanjutan,” kata Staf Ahli Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia di Luar Negeri, Duta Besar R Heru Hartanto Subolo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hartanto mengatakan tanaman tabebuya ini dipilih di tanam di kawasan Mandalika karena daunnya lebat dan cepat berbunga.
“Kami berharap tahun depan bisa datang berlibur ke sini untuk melihat pohon yang ditanam hari ini,” katanya.
Delegasi tersebut berasal dari Kuwait, Singapura, Jordania, Slovakia, Zimbawe, Serbia, Ukraina (CDA), Polandia, Rwanda, Ethiopia, Kenya (Commercial Attache), Cuba, Maunitania, Cambodia, Laos, Inggris (perwakilan), Austria, Armenia, Bosnia dan Herzegovina, Republik of Korea, Philipina, Austria, Fiji, China, Firlandia, UAE dan Belanda.
“Mereka ada di NTB untuk menggali potensi pariwisata dan sekaligus untuk melihat apa yang bisa dikerjasamakan,” katanya.
Sementara itu, Direktur Komersial ITDC Troy Reza Warokka mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk komitmen untuk mewujudkan kawasan Mandalika maupun NTB agar tetap hijau, karena wisatawan yang datang tidak hanya menonton balapan.
“Mereka juga bisa melihat keindahan alam maupun flora dan fauna di Mandalika NTB,” katanya.
Ia mengatakan kehadiran para delegasi duta besar ini diharapkan dapat meningkatkan investasi dan promosi pariwisata di Mandalika.
“Rujukan untuk investasi itu saat ini direkomendasikan oleh para duta besar. Semoga kehadiran mereka bisa membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya. (obi)












