Dislutkan NTB Gelar Kick-off Meeting Penyusunan DED, Kadis: Harus Sesuai Kondisi di Lapangan - Koran Mandalika

Dislutkan NTB Gelar Kick-off Meeting Penyusunan DED, Kadis: Harus Sesuai Kondisi di Lapangan

Rabu, 5 November 2025 - 14:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram- Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Kick-off Meeting penyusunan Detail Engineering Design (DED) untuk pengembangan Pelabuhan Perikanan Soro Adu dan program hilirisasi komoditas udang di Kabupaten Lombok Timur.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dislutkan Provinsi NTB ini dipimpin oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, Muslim, ST., M.Si., dan dihadiri oleh Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Bapak Karim Marasabessy, S.Pi., MM., Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bapak Lalu Parjadinata, S.St.Pi., M.M., serta pihak rekanan pelaksana kegiatan.

Dalam arahannya, Muslim menegaskan bahwa penyusunan DED harus mengacu pada kondisi faktual di lapangan dan sejalan dengan hasil Feasibility Study (FS) yang kini tengah memasuki tahap akhir penyelesaian.

Ia berharap pekerjaan ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan arah kebijakan yang telah dirumuskan dalam studi kelayakan.

“Sinkronisasi antara FS dan DED sangat penting agar hasil perencanaan dapat diimplementasikan secara efektif,” kata Muslim, Rabu (22/10).

Dia menuturkan, pertemuan ini menjadi langkah awal koordinasi teknis antara pemerintah provinsi, pelaksana teknis, dan konsultan untuk memastikan proses penyusunan DED berjalan tepat waktu dan berkualitas.

Baca Juga :  ‎Timur Tengah Memanas, Gubernur NTB Lakukan Koordinasi dengan Sejumlah KBRI

“Pengembangan Pelabuhan Perikanan Soro Adu serta program hilirisasi udang merupakan bagian dari strategi Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat rantai nilai sektor kelautan dan perikanan, sekaligus meningkatkan kontribusi ekonomi daerah melalui pengembangan subsektor perikanan budidaya, tangkap, dan pengolahan hasil perikanan,” tuturnya.

Output dari DED ini juga akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam penyusunan profil penawaran investasi Pemerintah Provinsi NTB kepada pihak swasta, dunia usaha, maupun investor, yang akan dipadukan dengan penawaran berbagai jenis insentif investasi sesuai Peraturan Gubernur NTB Nomor 10 Tahun 2016. (*)

Berita Terkait

Mengenal Bung Heru, Sosok Pendiri Direktur Seniman Hukum Law Firm
Pembukaan MTQ NTB Sukses Digelar, Gubernur Iqbal: Sebagai Warga Loteng Saya Bangga
Tiga Ribu Peserta dari Berbagai Kontingen Turut Meriahkan Pawai Taaruf MTQ NTB 2026
Grand Launching Asosiasi Beef NTB, Dorong Peternakan Modern dan Libatkan Generasi Muda
LPA Beberkan Kronologi Dugaan Pembakaran Santri oleh Kakak Kelasnya di Lombok Tengah
Gubernur Iqbal Optimistis Lampaui Target BPK, Utang BLUD Tuntas 100 Persen
Transformasi Tata Kelola Keuangan Pemprov NTB Kian Jelas, BPK Beri Apresiasi
Kebakaran di Kawasan Savana Propok Dipastikan Padam, 98 Hetare Lahan Hangus

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:05

Studium Generale BINUS University @Semarang Hadirkan Praktisi Industri VFX untuk Mahasiswa

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:22

BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:32

Melalui PalmCo, Holding Perkebunan Nusantara Perluas Akses Digital bagi Sekolah di Pelosok

Senin, 11 Mei 2026 - 10:58

BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan

Senin, 11 Mei 2026 - 09:56

Apa Itu Saham Gorengan? Kenali Ciri dan Risikonya

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:14

Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:13

Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:29

Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

Berita Terbaru