DPRD Dorong Pemerintah Atasi Kelangkaan Ges Melon, Ummi Yaqut: Ini Jantung Kehidupan Rumah Tangga - Koran Mandalika

DPRD Dorong Pemerintah Atasi Kelangkaan Ges Melon, Ummi Yaqut: Ini Jantung Kehidupan Rumah Tangga

Selasa, 23 September 2025 - 08:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Anggota Komisi II DPRD NTB, Hj. Lale Yaqutunnafis, menanggapi banyaknya keluhan di masyarakat soal langkanya gas LPG (Elpiji) 3 Kilogram (Kg) akhir-akhir ini.

Ummi Yaqut, sapaan akrabnya, mengatakan hal ini semestinya harus menjadi perhatian bagi pemerintah.

“Harus, harus diperhatikan oleh pemerintah. Karena LPG ini merupakan kalau boleh dibilang jantung kehidupan bagi rumah tangga dan masyarakat. Jangan sampai LPG itu tidak ada,” katanya, Senin (22/9).

Menurutnya, masalah LPG ini sudah kerap kali menjadi keluhan di masyarakat.

“Karena LPG ini kan bukan hanya saat ini di suarakan oleh masyarakat bahwa sampai minta jangan dimahalkan apa lagi di langka kan,” tuturnya.

Dewan dari Fraksi Gerindra itu sangat mendorong pemerintah daerah agar masalah ini segera teratasi.

“Kalau kami mendorong. Gerindra sangat mendorong untuk jangan sampai ada kata langka untuk LPG. Karena itu jantung untuk kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Dia mengungkapkan LPG sudah menjadi kebutuhan di kalangan masyarakat.

Baca Juga :  ‎Dukung Program Daerah, Bank NTB Syariah Serahkan Bantuan Nursery Farm ke Pemkab Sumbawa

“Tanpa LPG kayaknya kasian. Masyarakat itu banyak di situ elemennya, ada kalau kita bicara rumah tangga, pedagang ya, itu semua membutuhkan,” ungkapnya.

Dia menegaskan, masalah ini menyangkut kehidupan masyarakat dan solusinya harus segera ditemukan.

“Jadi kalau kita memikirkan tentang kehidupan masyarakat bicara juga dengan peningkatan kebutuhan mereka di segi ekonomi dan sebagainya, jangan langka kan lah ya. Harus kita dorong itu, harus ada solusinya,” tegasnya. (dik)

Berita Terkait

Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah
Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha
NTB Petakan Destinasi Wisata Terbaik
Disperindag NTB Sebut Belum Terima Laporan Soal Kenaikan Harga Plastik
Ubah Stigma Permainan Domino, ORADO NTB Gelar Pelatihan Wasit dan Pelantikan Pengurus
Kasus Gratifikasi NTB Memanas! Tiga Terdakwa Siap Lapor ke Pejabat Tinggi di Jakarta
654 Anak Jadi Korban Kekerasan Selama 2025, Pemprov NTB Siapkan Aplikasi Aduan Cepat
WFH Bagi ASN Pemprov NTB, Aka: Jangan Sampai Mengurangi Kualitas Layanan

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 18:53

Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha

Rabu, 8 April 2026 - 08:34

NTB Petakan Destinasi Wisata Terbaik

Selasa, 7 April 2026 - 22:01

Disperindag NTB Sebut Belum Terima Laporan Soal Kenaikan Harga Plastik

Senin, 6 April 2026 - 07:37

Ubah Stigma Permainan Domino, ORADO NTB Gelar Pelatihan Wasit dan Pelantikan Pengurus

Kamis, 2 April 2026 - 18:12

Kasus Gratifikasi NTB Memanas! Tiga Terdakwa Siap Lapor ke Pejabat Tinggi di Jakarta

Kamis, 2 April 2026 - 11:03

654 Anak Jadi Korban Kekerasan Selama 2025, Pemprov NTB Siapkan Aplikasi Aduan Cepat

Kamis, 2 April 2026 - 07:47

WFH Bagi ASN Pemprov NTB, Aka: Jangan Sampai Mengurangi Kualitas Layanan

Rabu, 1 April 2026 - 17:04

Viral Dugaan Penelantaran Jemaah Umrah asal NTB, Kanwil Kemenhaj Berikan Tips Aman

Berita Terbaru

Teknologi

PROPER 2025, Maroef Sjamsoeddin Raih Green Leadership

Rabu, 8 Apr 2026 - 21:00