Koran Mandalika, Mataram – Anggota Komisi II DPRD NTB, Hj. Lale Yaqutunnafis, menanggapi banyaknya keluhan di masyarakat soal langkanya gas LPG (Elpiji) 3 Kilogram (Kg) akhir-akhir ini.
Ummi Yaqut, sapaan akrabnya, mengatakan hal ini semestinya harus menjadi perhatian bagi pemerintah.
“Harus, harus diperhatikan oleh pemerintah. Karena LPG ini merupakan kalau boleh dibilang jantung kehidupan bagi rumah tangga dan masyarakat. Jangan sampai LPG itu tidak ada,” katanya, Senin (22/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, masalah LPG ini sudah kerap kali menjadi keluhan di masyarakat.
“Karena LPG ini kan bukan hanya saat ini di suarakan oleh masyarakat bahwa sampai minta jangan dimahalkan apa lagi di langka kan,” tuturnya.
Dewan dari Fraksi Gerindra itu sangat mendorong pemerintah daerah agar masalah ini segera teratasi.
“Kalau kami mendorong. Gerindra sangat mendorong untuk jangan sampai ada kata langka untuk LPG. Karena itu jantung untuk kehidupan masyarakat,” jelasnya.
Dia mengungkapkan LPG sudah menjadi kebutuhan di kalangan masyarakat.
“Tanpa LPG kayaknya kasian. Masyarakat itu banyak di situ elemennya, ada kalau kita bicara rumah tangga, pedagang ya, itu semua membutuhkan,” ungkapnya.
Dia menegaskan, masalah ini menyangkut kehidupan masyarakat dan solusinya harus segera ditemukan.
“Jadi kalau kita memikirkan tentang kehidupan masyarakat bicara juga dengan peningkatan kebutuhan mereka di segi ekonomi dan sebagainya, jangan langka kan lah ya. Harus kita dorong itu, harus ada solusinya,” tegasnya. (dik)












