Koran Mandalika, Lombok Tengah – Bentuk kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Rifa’i.
Rifa’i dengan sigap turun tangan membantu seorang anak menderita penyakit kepala besar di Desa Lekor, Kecamatan Janapria.
“Saya pribadi tahu informasinya dari grup WA Lekor Bersatu karena di Desa Lekor ada pemuda yang punya grup Lekor Bersatu sehingga kami ada kepedulian untuk mengunjungi yang sakit,” kata Rifa’i, Kamis (17/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia menuturkan, lambatnya mengetahui ada anak yang sakit tersebut lantaran cakupan wilayah Lekor sangat luas. Terdiri atas 32 dusun.
Dewan Dapil Janapria-Kopang itu menuturkan bantuan yang dilakukan merupakan bentuk kerja sama dengan beberapa lembaga dan pemerintah desa. Termasuk juga Ahmad Rifa’i Foundation.
Dewan empat periode itu berharap dinas terkait seperti dinas kesehatan dan dinas sosial segera melalukan tindakan menangani penyakit balita itu.
“Kami harap dinas terkait segera melakukan hal-hal yang harus dilakukan sebagai topoksinya dia karena kita ketahui anak kita yang sakit mungkin butuh perawatan lanjutan, penanganan medis yang lebih serius,” ujar Rifa’i.
Untuk itu, dia harapkan dinas kesehatan supaya segera datang untuk mengunjungi anak yang sakit.
“Kemudian dinas sosial juga, supaya terlibat aktif. Kalau bisa bupati dan wakil bupati juga karena saudara kita yang sakit butuh biaya yang banyak. Mungkin butuh operasi, jadi butuh biaya yang sangat banyak,” tegas Rifa’i.
Bantuan yang diberikan Rifa’i dan beberapa pihak lainnya tentunya masih jauh dari cukup untuk menangani penyakit serius tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama semua pihak.
Rifa’i kembali menegaskan agar pemerintah segera terlibat. Dia berujar jangan sampai viral dahulu baru ditangani.
“Kebetulan juga kami di Komisi IV membidangi kesehatan. Insya Allah mungkin hari Senin atau hari Selasa kami akan berkunjung ke dinas terkait untuk mengkoordinasikan terkait masalah penyakit ini, supaya segera ditangani,” tegas Rifa’i.
Dia berjanji akan terus kawal anak yang sakit tersebut sampai sehat sesuai harapan.
“Mudahan penanganan sampai operasi ke luar daerah, ya kita akan kawal,” ucap Rifa’i. (wan)












