Dukung Akselerasi Pasar UMKM, Sampoerna Gelar Bincang Wirausaha Nasional di Jakarta - Koran Mandalika

Dukung Akselerasi Pasar UMKM, Sampoerna Gelar Bincang Wirausaha Nasional di Jakarta

Selasa, 30 April 2024 - 16:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), melalui program pemberdayaan UMKM “Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC)” di bawah payung Program Keberlanjutan “Sampoerna Untuk Indonesia”, mengadakan Bincang Wirausaha Nasional di Auditorium Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Selasa (30/4/2024). Acara yang juga disiarkan secara daring di tiga 6 provinsi lainnya, Daerah Khusus Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Bali ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan terkait komunitas dan jejaring dalam mendukung akselerasi pasar wirausaha, sekaligus menyampaikan inisiatif yang akan digelar melalui program “SMEs Market Acceleration & Global Access Tap-in (SEMANGAT).”

Jakarta, 30 April 2024 – PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), melalui program pemberdayaan UMKM “Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC)” di bawah payung Program Keberlanjutan “Sampoerna Untuk Indonesia”, mengadakan Bincang Wirausaha Nasional di Auditorium Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Selasa (30/4/2024).

Acara yang juga disiarkan secara daring di tiga 6 provinsi lainnya, Daerah Khusus Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Bali ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan terkait komunitas dan jejaring dalam mendukung akselerasi pasar wirausaha, sekaligus menyampaikan inisiatif yang akan digelar melalui program “SMEs Market Acceleration & Global Access Tap-in (SEMANGAT).”

Program SEMANGAT yang bekerja sama dengan Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK) ini akan berjalan hingga Oktober 2024 dengan target penerima manfaat sekitar 2.000 peserta UMKM di Indonesia.

Yayasan INOTEK sendiri merupakan sebuah inkubator bisnis yang didirikan pada 17 Januari 2008 untuk mendukung pengembangan usaha pemula, kecil dan menengah yang berbasis teknologi tepat guna.

Selama mengikuti program, para penerima manfaat akan dibekali dengan berbagai materi pengembangan kapasitas usaha, khususnya yang terkait dengan strategi perluasan akses pasar.

Hal ini tentu sejalan dengan usaha mencapai visi Indonesia 2045 yang ingin menjadi negara maju dan salah satu dari lima kekuatan ekonomi dunia dengan kualitas manusia yang unggul serta menguasai Ilmu pengetahuan dan teknologi, kesejahteraan rakyat yang jauh lebih baik dan merata, serta ketahanan nasional dan tata kelola kepemerintahan yang kuat dan berwibawa.

Dalam pelaksanaan Program SEMANGAT, SETC dan INOTEK menggandeng beberapa mitra strategis, di antaranya adalah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur dan Provinsi Bali. Dengan kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid ini, target peserta yang hadir baik secara daring maupun luring diharapkan mencapai 300 orang.

Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi Usaha, Kementerian Koperasi dan UKM, Christina Agustin yang hadir pada kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas kegiatan Bincang Wirausaha Nasional dan inisiasi Program SMEs Market Acceleration & Global Access Tap-in ini.

Baca Juga :  Menghadapi Tantangan Iklim, Engineered Wood Kian Dilirik Desainer Indonesia

“Upaya seperti ini harus berjalan secara konsisten dan beriringan dengan upaya pemerintah. Tahun lalu Kemenkop memiliki banyak program kemitraan yang mempertemukan UKM domestik dan perusahaan multinasional dimana perusahaan berkontribusi untuk memberikan bimbingan kepada pelaku usaha agar sesuai dengan kebutuhan industri”, ungkap Christina.

Sementara itu, Kepala Urusan Eksternal Sampoerna Ishak Danuningrat mengatakan bahwa Sampoerna berkomitmen untuk berperan aktif dalam pertumbuhan kewirausahaan, khususnya melalui pengembangan komunitas binaan SETC.

“Melalui Payung Program Keberlanjutan Sampoerna Untuk Indonesia, kami senantiasa berperan aktif dalam sektor kewirausahan untuk terus bertumbuh sebagai salah satu penggerak utama perekonomian nasional,” kata Ishak.

Sekretaris Dewan Pengurus Yayasan INOTEK, Indra Uno menyampaikan bahwa pengembangan komunitas wirausaha bukanlah semata-mata tentang menciptakan kesempatan bisnis baru, tetapi juga tentang membangun ekosistem yang mendukung, menginspirasi, dan membimbing satu sama lain. UMKM boleh bergabung di beberapa komunitas untuk membesarkan jaringannya dan memperluas rantai distibusinya, dan di dalam komunitas semua ini dapat difasilitasi.

“Di tengah tantangan dan dinamika yang kita hadapi, kolaborasi dan semangat gotong-royong menjadi kunci keberhasilan”, ungkap Indra.

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Lebih dari Rp1,1 Miliar di Tahun 2025
Dirut Jasa Marga: Fitur CCTV Travoy Diakses 3,59 Juta Kali Selama Periode Mudik-Balik Lebaran 2026
Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz, Bittime Soroti Dampaknya terhadap USDT/IDR
Krakatau Steel Perkuat Sinergi Strategis: Mengakselerasi Hilirisasi, Menjaga Kedaulatan Baja Nasional
IFG Life Laksanakan Amanah Pembayaran Klaim Polis Eks-Jiwasraya, Perkuat Perlindungan Masa Depan
Monster Jam di Grand Galaxy Park Bekasi, Hadirkan Pengalaman Seru Penuh Aksi untuk Keluarga
Pelajaran Investasi dari Tokoh Besar di Dunia Keuangan
Easter Lebih Seru dengan Blossom Beyond di Hublife

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 06:59

Aksi Cepat IPTU Yudha Aditya Warman Ungkap Peredaran Sabu, 4 Terduga Diamankan

Jumat, 10 April 2026 - 08:51

Dikejar Terdakwa, BKAD Ngaku Minta Izin Pimpinan DPRD soal Pemotongan Pokir

Kamis, 9 April 2026 - 19:02

IJU Serang Balik Kesaksian Nursalim: “Tidak Pernah Bertemu, Apalagi Jadi Jubir”

Sabtu, 4 April 2026 - 14:37

Giliran SPPI Desa Ketara Dilaporkan, Kuasa Hukum: Klien Kami Dirugikan Secara Moral dan Material

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:28

Eksepsi Nashib Ikroman: Penerima Gratifikasi Disebut Terang, Tapi Tak Diproses

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:33

‎Diduga Edarkan Obat Ilegal, IRT di Mataram Diamankan Penyidik BBPOM

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:42

Hakim Minta Pihak PLN Dihadirkan di Sidang Kasus PPJ Loteng untuk Perjelas Data yang Ditutupi

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:36

‎FP4 NTB Desak Hakim Panggil Pihak-pihak yang Disebut dalam Fakta Persidangan PPJ

Berita Terbaru