Suliadi Protes Tuntutan Berat Kasus Sewa Tower: Saya Hanya Warga Biasa - Koran Mandalika

Suliadi Protes Tuntutan Berat Kasus Sewa Tower: Saya Hanya Warga Biasa

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suliadi Protes Tuntutan Berat Kasus Sewa Tower: Saya Hanya Warga Biasa

Koran Mandalika, Sumbawa – Ancaman hukuman enam tahun penjara terhadap salah satu terdakwa kasus dugaan korupsi sewa tanah tower di Desa Jorok, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, yakni Suliadi, menuai sorotan.

Ia menilai tuntutan tersebut tidak proporsional dan tidak mencerminkan peran dirinya dalam perkara tersebut.

Dalam berkas perkara, para terdakwa dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, serta juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasal tersebut mengatur tentang perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara serta penyalahgunaan kewenangan, dengan ancaman pidana maksimal hingga seumur hidup atau 20 tahun penjara, sesuai dengan ketentuan yang dikenakan.

Baca Juga :  Terlapor Dugaan Penipuan Diperiksa Polisi, Tulisan Bajunya Ngeri-ngeri Sedap

Suliadi menyatakan bahwa dirinya bukan pejabat desa dan tidak memiliki kewenangan dalam pengelolaan maupun pengambilan keputusan terkait dana sewa tower. Ia menegaskan tidak termasuk pihak yang menikmati hasil sewa tersebut.

“Saya hanya warga, tetapi hukuman ke saya paling tinggi. Mereka yang menikmati hasil sewa bertahun-tahun dihukum tidak seberat saya, itu tidak adil,” kata Suliadi.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya merasa menjadi tumbal dalam perkara ini karena tidak memiliki kuasa hukum sejak awal proses. Menurutnya, kondisi tersebut membuat posisinya dalam persidangan tidak seimbang dibandingkan terdakwa lain yang didampingi penasihat hukum.

Baca Juga :  Penyebar Berita Bohong Tentang Bisnis FEC Bisa Dipidana

Sementara itu, berdasarkan informasi berkas perkara, terdakwa lain dalam kasus ini yakni DS, dan Mhr, disebut telah menjalani proses hukum sesuai tahap penyidikan dan penuntutan. Dalam proses persidangan, para terdakwa tersebut didampingi kuasa hukum masing-masing.

Suliadi menilai perbedaan pendampingan hukum itu turut memengaruhi proses pembelaannya. Ia berharap penegakan hukum dapat mempertimbangkan secara objektif peran dan tingkat keterlibatan masing-masing pihak dalam perkara tersebut.

Hingga saat ini, proses hukum kasus dugaan korupsi sewa tanah tower di Desa Jorok masih berjalan di pengadilan tindak pidana korupsi. Pihak jaksa penuntut umum belum memberikan keterangan resmi terkait keberatan yang disampaikan Suliadi.

Berita Terkait

Tragedi Jalanan Mataram: 12 Orang Diciduk Polisi Terkait Aksi Kekerasan Sadis yang Renggut Nyawa
Kasus Eks Pimpinan Poneps Abul Barokat Memasuki Babak Baru, AIS Resmi Ditahan
Dua Alat Bukti Cukup, Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Jadi Tersangka
Uang Rp50 Ribu Jadi Umpan, 7 Anak Jonggat Diduga Jadi Korban
Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll DLH Lombok Tengah, Empat Tersangka Resmi Ditahan
Hutang Berujung Maut, Penyidik Satreskrim Polresta Mataram Tetapkan Satu Tersangka
Ahli Pidana dari JPU Sebut Pasal Gratifikasi Tidak Bisa Menjerat Pemberi
Sekda Lombok Tengah Jadi Saksi, Jaksa Dalami Dugaan Korupsi Dump Truck

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:02

DPD PAPPRI DKI Jakarta dan Ussy Pieters Entertainment Gelar “Festival Parade Band Sejabodetabek 2026” di DeHeng House Jakarta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:02

Membangun Kesadaran Proteksi Usaha, BRI Insurance Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Asuransi di Pemantang Siantar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02

Bittime Tekankan Pentingnya Kepatuhan dan Perlindungan Konsumen di Industri Aset Digital

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02

Samsung Sukses Meriahkan Jakarta Running Festival 2026: Galaxy Runners Station Dipadati Ribuan Pengunjung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:02

Gaji Cepat Habis? Ini Cara Menyiapkan Dana Akhir Tahun Tanpa Mengganggu Keuangan Bulanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:02

Waskita Beton Precast Bangun Batching Plant Khusus untuk Proyek Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 3

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:02

WhatsApp vs Live Chat untuk Customer Service, Mana Lebih Baik?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:02

Akselerasi Hilirisasi Berbasis Teknologi, PTPN III (Persero) Tampilkan Portofolio Inovasi Olahan Kelapa Sawit di DTIIF 2026

Berita Terbaru