Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan - Koran Mandalika

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (25/06), PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama seluruh anak usahanya menggelar penanaman pohon serentak di seluruh wilayah operasionalnya sepanjang Juni 2026 sebagai aksi nyata memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, kegiatan seremoni diselenggarakan di Travoy Rest KM 792A Jalan Tol Gempol-Pasuruan, Jawa Timur, pada Rabu (24/06).

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Human Capital dan Transformasi Yoga Tri Anggoro serta Corporate Secretary & Chief Administration Officer, Group Head dan Direksi Anak Perusahaan Jasa Marga Group. Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dioptimalkan Perseroan untuk memperkuat pembangunan infrastruktur jalan tol yang berkelanjutan melalui pengembangan Green Toll Road, program Green Corridor, serta transformasi kawasan rest area sebagai bagian dari ekosistem hijau Jasa Marga Group.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa komitmen Jasa Marga dalam menerapkan prinsip keberlanjutan diwujudkan melalui berbagai inisiatif, antara lain pengembangan green toll road, pengelolaan rest area yang lebih ramah lingkungan hingga pelaksanaan program penanaman pohon secara rutin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menanam pohon adalah bagian dari investasi jangka panjang untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang. Seluruh inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya Jasa Marga dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, lingkungan, dan para pemangku kepentingan terkait secara sustainable,” ujar Rivan.

Pada program yang dijalankan di Travoy Rest KM 792A, dilakukan penanaman 200 pohon pule di kawasan Rest Area Travoy KM 792A. Pohon pule dipilih karena memiliki kemampuan penyerapan karbon dan produksi oksigen yang baik, menghasilkan guguran daun yang relatif minim sehingga lebih mudah dalam pemeliharaan, serta memiliki sistem perakaran yang kuat dan dalam. Aksi ini merupakan bagian dari program penanaman lebih dari 7.000 pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 di berbagai ruas jalan tol dan rest area Jasa Marga Group, sekaligus menandai integrasi antara penghijauan koridor jalan tol dan penataan fasilitas pelayanan.

Baca Juga :  Mengkaji Unsur Force Majeure dalam Kasus Tewasnya Tiga Pekerja PT Moya di Gorong-Gorong Proyek Pipa Air Bersih: Investigasi yang Objektif, Adil, dan Profesional Sangat Diperlukan

“Program penghijauan yang dilakukan memiliki manfaat yang terukur di antaranya menghasilkan manfaat ekologis berupa peningkatan kualitas udara, penambahan ruang terbuka hijau, peningkatan daya resap air, serta mampu memberikan pengukuran dampak lingkungan yang lebih akurat sebagai bukti nyata dari implementasi ESG Perseroan,” tambah Rivan.

Tahun 2026 ini Jasa Marga mulai hadirkan sistem monitoring digital yang mampu mengukur jejak karbon, memantau pertumbuhan pohon secara berkala, serta menghitung potensi penyerapan karbon (carbon offset). Kolaborasi tersebut menjadi fondasi pengembangan Green Corridor, yaitu koridor hijau yang akan diterapkan secara bertahap di seluruh lokasi penanaman pohon Jasa Marga Group.

Jasa Marga secara konsisten terus merealisasikan program penghijauan secara berkelanjutan di setiap tahunnya. Tercatat, Perseroan telah menanam sebanyak 14.267 pohon pada tahun 2023, 50.762 pohon pada 2024, dan 31.130 pohon pada 2025. Jasa Marga berkomitmen angka ini bertambah di setiap tahunnya, baik yang ditanam di wilayah jalan tol maupun di rest area.

“Selain memperkuat koridor hijau di sepanjang jalan tol, Jasa Marga juga terus mentransformasikan kawasan rest area menjadi ruang publik yang lebih modern, nyaman, dan bernilai ekonomi. Revitalisasi Travoy Rest mengintegrasikan aspek pelayanan, pemberdayaan UMKM hingga keberlanjutan lingkungan. Revitalisasi tersebut juga merupakan bagian dari pengembangan Green Toll Road yang tidak hanya meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna jalan tol, namun sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” tutup Rivan.

Baca Juga :  Hingga Februari 2026, Pembiayaan Mobil Bekas BRI Finance Tumbuh 169,34% y.o.y

Langkah nyata rejuvenasi Travoy Rest diwujudkan melalui penataan fasad tenant UMKM, pembaruan signage dan lanskap kawasan, peningkatan kualitas fasilitas umum seperti toilet dan area duduk, serta penguatan kompetensi petugas frontliner. Travoy Rest juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti area retail, area parkir yang lebih tertata, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), ATM Center, klinik kesehatan, ruang terbuka hijau, tempat ibadah yang nyaman, restoran, serta desain saung terbuka yang dilengkapi fasilitas toilet bersih.

Transformasi Travoy Rest merupakan bagian dari strategi Perseroan dalam mengoptimalkan aset melalui pengembangan kawasan berbasis pengalaman pelanggan sekaligus mendukung peningkatan pendapatan usaha lain Perseroan. Kontribusi bisnis rest area Perseroan terhadap pendapatan usaha lain terus menunjukkan tren positif. Di tahun 2025, Perseroan membukukan pendapatan usaha lain dari rest area sebesar Rp783,2 miliar, tumbuh 21,7% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp643,6 miliar.

Seluruh inisiatif yang dilakukan juga sejalan dengan misi Danantara Indonesia dalam membangun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terus menciptakan nilai berkelanjutan bagi masyarakat. Jasa Marga berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai tambah dengan mengoptimalkan aset produktif yang mampu memberikan dampak ekonomi, sosial, dan kelestarian lingkungan secara berkesinambungan dengan tetap mengutamakan kebutuhan pelanggan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu
BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov
BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah
Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer
FLOQ Dukung Robinhood Chain, Akses Onchain Kini Lebih Mudah bagi Pengguna Indonesia
KA Cikuray Jadi Kereta Favorit Pengguna Jasa dari Daop 2 Bandung Sedangkan Gambir dan Yogyakarta Masih Menjadi Tujuan Utama Selama Januari – Juni 2026
Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu
Bohopanna Hadir Bersama Seribu Paras, Luncurkan Koleksi Pertama Karya Anak dengan Down Syndrome

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:02

Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:02

BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:02

BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:02

Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:02

KA Cikuray Jadi Kereta Favorit Pengguna Jasa dari Daop 2 Bandung Sedangkan Gambir dan Yogyakarta Masih Menjadi Tujuan Utama Selama Januari – Juni 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:02

Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:02

Bohopanna Hadir Bersama Seribu Paras, Luncurkan Koleksi Pertama Karya Anak dengan Down Syndrome

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:02

Hisense Paparkan Strategi Pertumbuhan Berbasis AI untuk Membentuk Era Baru Kehidupan Cerdas

Berita Terbaru