KAI Divre III Palembang Antisipasi Cuaca Ekstrim, Jaga Petak Jalur Rel KA Daerah Rawan Bencana - Koran Mandalika

KAI Divre III Palembang Antisipasi Cuaca Ekstrim, Jaga Petak Jalur Rel KA Daerah Rawan Bencana

Senin, 21 Juli 2025 - 15:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, 21 Juli 2025 – Kondisi cuaca saat ini yang tidak menentu, dengan cuaca panas terik dan terkadang tiba-tiba turun hujan diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga beberapa minggu kedepan. Menyikapi hal tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang terus meningkatkan kewaspadaan dan melakukan beberapa mitigasi dan antisipasi bencana terutama pada daerah rawan karena kontur tanah dan kondisi geografis daerah.

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan sampai dengan saat ini operasional kereta api di wilayah Divre III Palembang tetap beroperasi seperti biasa, baik itu kereta penumpang maupun kereta barang. Antisipasi potensi dampak cuaca panas ekstrim di daerah rawan terus ditingkatkan, antisipasi adanya perubahan kontur tanah yang dapat menyebabkan terjadinya pergerakan atau amblas di sepanjang jalur KA. Selain itu suhu udara panas dapat berpengaruh dengan kondisi jalan rel yang ada.“Berdasarkan hasil pemetaan petugas prasarana KAI, terdapat beberapa lokasi yang termasuk daerah rawan, Lokasi rawan longsor dan amblas di antaranya yakni petak jalan antara Stasiun Niru – Belimbing Pendopo, Belimbing Pendopo – Gunung Megang, Penanggiran – Ujanmas, Ujanmas – Muara Gula, Muara Enim – Muara Lawai, Merapi – Sukacinta, Lahat – Bunga Mas, Bunga Mas – Saung Naga, Saung Naga – Tebing Tinggi, dan Kota Padang – Lubuk Linggau. Daerah-daerah tersebut sudah kita petakan sebagai daerah rawan longsor dan amblas, sehingga perlu diantisipasi saat musim cuaca ekstrim” ungkap Aida,

Baca Juga :  Perkuat Talenta dan Transformasi Digital, BRI‑MI Raih Empat Penghargaan HCREA 2025

Foto : Jajaran Manajemen Divre III Palembang melakukan pemeriksaan jalur rel KA

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai upaya antisipasi, KAI Divre III Palembang telah menyiapkan beberapa langkah yang dilakukan, seperti melakukan Manajemen Safety Walkthrough (MSWT) di petak jalan yang diwaspadai dengan pemeriksaan langsung kondisi prasarana, persinyalan, wesel ataupun sistem peralatan, menyiapkan AMUS (Alat Material Untuk Siaga) di 23 titik lokasi dan pemeriksaan jalur KA secara rutin dengan cara manual berjalan kaki oleh petugas di lapangan agar potensi permasalahan yang timbul di lapangan dapat dipantau sedini mungkin. Selain itu, KAI Divre III Palembang juga menyiapkan alat berat seperti excavator dan MTT (Multi Tie Tamper) yakni alat bantu dalam perawatan jalan rel untuk mempercepat proses perbaikan jalur KA apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dampak dari kondisi cuaca ekstrem serta melakukan pemasangan dinding penahan tanah (DPT) berupa konstruksi bronjong untuk mencegah longsor/amblas di daerah rawan bencana.

Baca Juga :  RevComm Luncurkan MiiTel Synapse Copilot: AI Assistant untuk Komunikasi Bisnis​

“KAI berkomitmen untuk terus melakukan antisipasi dan pemantauan pada daerah rawan bencana terutama pada kondisi cuaca ekstrem saat ini agar perjalanan kereta api selamat, aman dan lancar,” tutup Aida.

Berita Terkait

Menjembatani Kemewahan Eropa dan Real Estat Asia Tenggara: Jasmine Chau Memimpin Grand Finale di IFFINA+ 2026
Membentuk Masa Depan Hospitality: Wawasan dari THINC Indonesia 2026 dan Potensi Destinasi Leisure Baru yang Belum Tergali
55 Tahun Bersama Dunia Otomotif Indonesia, Pylox Hadirkan Generasi Baru Lewat Pylox Premium
Bathymetry Survey dengan ROV: Cara Memetakan Dasar Perairan Secara Akurat
KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Gunakan Kereta Api untuk Mobilitas
Menabung buat Self Reward, Boleh Kah? Ini Cara Menyiapkannya Tanpa Mengganggu Keuangan
Menkeu Baru Dilantik, Bagaimana Arah Kebijakan Kripto di Indonesia?
Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:00

Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Kamis, 10 September 2026 - 21:35

TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas

Kamis, 10 September 2026 - 11:46

Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Rabu, 9 September 2026 - 08:51

Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK

Berita Terbaru