Lampaui Bali dan NTT, NTB Operasikan Sekolah Rakyat Terbanyak di Nusa Tenggara - Koran Mandalika

Lampaui Bali dan NTT, NTB Operasikan Sekolah Rakyat Terbanyak di Nusa Tenggara

Selasa, 30 September 2025 - 18:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB, Nunung Triningsih menyampaikan jumlah Sekolah Rakyat di NTB, menjadi yang terbanyak untuk wilayah Nusa Tenggara, yakni sebanyak lima sekolah.

Nunung mengatakan jumlah keseluruhan Sekolah Rakyat yang ada di Nusa Tenggara sebanyak tujuh dengan rincian Bali satu sekolah, NTT satu sekolah, dan NTB lima sekolah.

“Di NTB itu ada lima lokasi, SRMP di Lombok Barat kemudian SRMA di Lombok Timur. Kemudian SD-nya ada tiga SRD SKB, SRD Lenek, sama SRD di Sumbawa,” kata Nunung, Selasa (30/9).

Menurutnya, itu jumlah yang cukup banyak. Namun, angka tersebut masih belum memenuhi jumlah yang ditargetkan.

“Jadi saya kira lumayan banyak ya. Tapi harapannya dan idealnya setiap kabupaten/kota itu satu-satu. Tapi kita melihat kondisi juga ya,” ungkap Nunung.

Dia menjelaskan pembangunan Sekolah Rakyat di NTB masih terkendala lahan. Pasalnya, lahan yang harus disediakan oleh kabupaten/kota minimal 5 hektare.

“Karena kan kewajiban masing-masing daerah itu harus memfasilitasi lahan minimal 5 hektar. Nah ini kan tidak semua pemda mempunyai lahan 5 hektare itu,” jelas Nunung.

Baca Juga :  Teluk Saleh Diusulkan Jadi Kawasan Konservasi Berbasis Biota, Kadislutkan: Kita Targetkan Tahun Ini Diajukan

Nunung membeberkan seluruh gedung yang saat ini digunakan bukan gedung permanen, melainkan berstatus pinjam.

“Nanti yang seterusnya yang sifatnya permanen akan dibangun kemudian. Ini masih sifatnya hanya sementara, transisi. Gedung-gedung inikan istilahnya masih gedung pinjam,” bebernya.

Meski begitu, pihaknya sudah melakukan perbaikan sebelum gedung-gedung itu dioperasikan.

“Tapi kita perbaiki direhab kemudian dilengkapi peralatannya. Dan nanti setelah yang permanen jadi gedung rehab, barang itu diserahkan kepada daerah yang mempunyai, siapa yang punya tempat tersebut,” tandasnya. (dik)

Berita Terkait

DPRD NTB Soroti Rebutan Penumpang di Kuta Mandalika, Pemkab Diminta Cari Solusi
Pemprov NTB Optimistis Capai Target Pendapatan dan Perbaiki Tata Kelola APBD Perubahan 2026
Betabeq Jadi Pembuka, ITDC Minta Doa Restu Sambut MotoGP Mandalika
Proyek Seaplane Bendungan Batujai Mundur dari Target
Gubernur NTB : Harus Memiliki Komitmen Jangka Panjang dan Belajar Pada Perusahaan Tempat Bekerja
Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan
MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”
Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Tanpa Batas Geografis, ICTIM 2026 Buktikan Diskusi Riset Lintas Negara Secara Daring

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Horison Hotels Group Perkuat Jaringan di Indonesia Timur melalui Horison Inn Artha Kencana Makassar

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Beralih dari Telepon Kabel ke IP Phone, Apa Keuntungannya untuk Bisnis?

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Kinerja Terjaga, KAI Logistik Catat Kelola 12,7 Juta Ton Barang hingga Agustus 2026

Kamis, 17 September 2026 - 15:02

Dorong Pembiayaan Produktif, BRI Finance Konsisten Menjaga Kualitas Portofolio

Kamis, 17 September 2026 - 15:02

Merdeka Melaju dengan Motor Baru, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Mulai 0,7% per Bulan

Kamis, 17 September 2026 - 15:02

PT Akarsa Garment Indonesia dan Alas Kaki Tangguh Sepakati Kemitraan Manufaktur Terintegrasi untuk Pasar B2B

Berita Terbaru