Koran Mandalika, Lombok Tengah (NTB) – Suasana khidmat menyelimuti Bencingah Agung MASMIRAH saat Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menggelar perayaan Lebaran Ketupat 1447 Hijriah pada Sabtu (28/3/2026).
Perayaan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat di wilayah Bumi Tatas Tuhu Trasna.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, didampingi Wakil Bupati H. M. Nursiah dan Sekretaris Daerah Lalu Firman Wijaya. Turut hadir jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, kepala puskesmas beserta staf, kepala sekolah, koordinator wilayah (korwil), hingga pengawas se-Kabupaten Lombok Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Bupati Lalu Pathul Bahri menegaskan bahwa Lebaran Ketupat bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan sarana pelestarian nilai-nilai luhur yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.
“Ini adalah tradisi yang tidak pernah dilupakan. Pada dasarnya, ini merupakan silaturahmi yang dikemas dalam Lebaran Ketupat. Jangan sampai kita melupakannya, karena kelak akan menjadi budaya yang terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya,” ujarnya.
Pathul menambahkan, esensi utama kegiatan ini adalah halal bihalal yang bertujuan memperkuat sinergi di lingkungan pemerintahan daerah.
“Ini halal bihalal dan silaturahmi yang dikemas dalam Lebaran Ketupat. Tradisi ini harus kita lestarikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Pathul berharap kegiatan tahunan tersebut terus berkembang sebagai instrumen pemersatu seluruh elemen masyarakat Lombok Tengah.
“Tradisi budaya ini harus terus kita kembangkan. Setiap tahun kita tidak boleh melupakan momentum untuk bersilaturahmi, atau berijtima dalam arti halal bihalal, guna memupuk semangat kebersamaan di antara kita sebagai keluarga besar masyarakat Kabupaten Lombok Tengah,” tutupnya.
Perayaan Lebaran Ketupat di Lombok Tengah merupakan tradisi turun-temurun yang dilaksanakan sekitar sepekan setelah Idul Fitri, sebagai penanda berakhirnya puasa sunah enam hari di bulan Syawal. (wan)






