Lintasarta Jaga Lonjakan Trafik Idulfitri 2026: Pemulihan Jaringan Makin Cepat 60% di Periode Puncak, Gangguan Turun 20% - Koran Mandalika

Lintasarta Jaga Lonjakan Trafik Idulfitri 2026: Pemulihan Jaringan Makin Cepat 60% di Periode Puncak, Gangguan Turun 20%

Rabu, 8 April 2026 - 12:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasarta
kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis transformasi digital
nasional dengan menjaga keandalan layanan selama periode libur panjang Idulfitri
2026. Mengusung semangat Empowering
Beyond
dengan kapabilitas Beyond AI
Factory
dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, perusahaan melakukan penguatan
infrastruktur berbasis kecerdasan artifisial (AI) dan kesiapan operasional 24/7
untuk menghadapi lonjakan trafik digital di momen Lebaran.

Sebelumnya,
Lintasarta memproyeksikan peningkatan trafik digital seiring tingginya
aktivitas masyarakat dan industri selama momen Ramadan hingga Lebaran. Untuk
mengantisipasi hal tersebut, Lintasarta melakukan optimalisasi kapasitas
jaringan, penguatan sistem monitoring berbasis AI, serta menyiagakan Network Operation Center (NOC) dan tim
operasional secara penuh di seluruh Indonesia. Pendekatan ini memungkinkan
deteksi dini terhadap potensi gangguan sekaligus memastikan respons yang cepat
dan terkoordinasi.

Sepanjang
periode Lebaran, Lintasarta mencatat peningkatan signifikan pada trafik layanan
jaringan komunikasi data yang digunakan oleh berbagai sektor strategis
seperti perbankan, transportasi, ritel, distribusi, hingga layanan publik. Di
tengah lonjakan tersebut, kualitas layanan tetap terjaga dengan stabil dan
andal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Percepatan
Pemulihan Hingga 60%

Peningkatan signifikan juga terlihat pada kecepatan
penanganan gangguan yang meningkat
hampir 60%
dibandingkan tahun sebelumnya. Penanganan gangguan lebih cepat karena sudah
menggunakan AI untuk melakukan analisis dan diagnostic, sehingga
pemulihan layanan dapat dipercepat dan dampak terhadap pelanggan diminimalkan.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Lintasarta dalam
menjaga keandalan layanan serta memastikan kontinuitas operasional pelanggan
tetap terjaga.

Baca Juga :  Holding Perkebunan Nusantara Dorong Akses Pendidikan Usia Dini di Perkebunan Lewat TK Tunas Karya Ciater

 

Penurunan
Gangguan Hingga 20%

Dari sisi performa layanan jaringan, jumlah gangguan tercatat menurun sebesar 20% jika dibandingkan tahun lalu. Adapun penurunan tingkat
gangguan karena improvement desain High Availability (HA) dan Point
of Presence
(PoP). Penurunan ini menunjukkan peningkatan kualitas layanan
secara menyeluruh, baik pada jaringan utama maupun hingga ke pengguna akhir.

 

Didukung monitoring berbasis AI dan operasional 24/7

Director
& Chief Telco Services Officer Lintasarta, Zulfi Hadi, menyampaikan bahwa
capaian ini merupakan hasil dari transformasi operasional berbasis AI yang
terus diperkuat oleh perusahaan.

“Melalui
kapabilitas Beyond AI Factory, kami tidak
hanya melakukan monitoring jaringan, tetapi juga melakukan proActive
maintenance
untuk kualitas layanan yang menyentuh ambang batas (threshold),
mengotomatisasi penanganan, serta meningkatkan kecepatan respons secara end-to-end. Hal ini memungkinkan kami
menjaga kualitas layanan tetap optimal di tengah lonjakan trafik yang tinggi,”
ujar Zulfi.

Baca Juga :  Growth Mindset vs Fixed Mindset: Mana yang Bisa Bantu Raih Kesuksesan?

Selain
itu, pengelolaan trafik dilakukan secara dinamis melalui optimalisasi routing
serta penerapan contingency plan di berbagai titik kritikal jaringan,
guna memastikan distribusi data tetap optimal selama periode puncak Lebaran.

Perkuat
Fondasi Digital melalui Beyond Infrastructure

Capaian
ini merupakan bagian dari strategi Beyond Infrastructure yang kini
diperkuat melalui kapabilitas Beyond AI Factory, dengan mengintegrasikan
teknologi AI dalam pengelolaan jaringan dan layanan secara end-to-end.

Pendekatan
ini didukung oleh fondasi 4C Lintasarta—Connectivity untuk
memastikan keandalan sistem, Cloud untuk mendukung skalabilitas
infrastruktur, Cybersecurity untuk menjamin keamanan dan kepatuhan data,
serta Collaboration untuk mengorkestrasi ekosistem digital secara
terintegrasi.

“Fokus kami
bukan hanya memastikan layanan tetap berjalan, tetapi memastikan pelanggan dan
industri dapat terus beroperasi tanpa hambatan di momen paling krusial. Inilah
wujud dari Empowering Beyond, membangun
ekosistem digital yang semakin kuat, terhubung, dan berkelanjutan bagi
Indonesia,” tutup Zulfi.

Ke depan,
Lintasarta akan terus memperkuat posisinya sebagai Beyond AI Factory dengan
menghadirkan inovasi berbasis AI, meningkatkan integrasi layanan 4C, serta
perluasan kolaborasi dalam membangun ekosistem digital nasional  yang inklusif dan berdaulat,

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Transformasi Tata Kelola PAD: Sinergi Sanggabiz dan Pemkot Yogyakarta Wujudkan AiTax untuk Kemandirian Fiskal Daerah
BRIDS Masuk 16 Besar CX100 Danantara 2026, Peringkat Kedua di Industri Sekuritas dan Manajemen Investasi
FisTx Indonesia Luncurkan KSO Budidaya Udang, Pertemukan Investor, Pemilik Lahan, dan Operator Berpengalaman di Sektor Pangan Strategis
Jemput Pelaku Usaha Sejak Pagi, BRI Dorong Digitalisasi Transaksi di Pasar dan Kawasan Unggulan
Program Premium European Products Meneroka Peluang Pertumbuhan Baharu di Malaysia
HSB Investasi Jadi Broker Pertama di Indonesia dengan Asuransi Perlindungan Dana Nasabah
ION: Digitalisasi UMKM Harus Melampaui Konten Viral, AI Perlu Dorong Pertumbuhan Bisnis
Trump Benarkah Mendukung XRP? Ini Fakta di Balik Strategi Cadangan Kripto AS

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:02

Transformasi Tata Kelola PAD: Sinergi Sanggabiz dan Pemkot Yogyakarta Wujudkan AiTax untuk Kemandirian Fiskal Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:02

BRIDS Masuk 16 Besar CX100 Danantara 2026, Peringkat Kedua di Industri Sekuritas dan Manajemen Investasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:02

FisTx Indonesia Luncurkan KSO Budidaya Udang, Pertemukan Investor, Pemilik Lahan, dan Operator Berpengalaman di Sektor Pangan Strategis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:02

Jemput Pelaku Usaha Sejak Pagi, BRI Dorong Digitalisasi Transaksi di Pasar dan Kawasan Unggulan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:02

HSB Investasi Jadi Broker Pertama di Indonesia dengan Asuransi Perlindungan Dana Nasabah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:02

ION: Digitalisasi UMKM Harus Melampaui Konten Viral, AI Perlu Dorong Pertumbuhan Bisnis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:02

Trump Benarkah Mendukung XRP? Ini Fakta di Balik Strategi Cadangan Kripto AS

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:02

Bittime Soroti Regulasi Stablecoin dan Perkembangan Aset Digital

Berita Terbaru