Mengenal Ritual dan Makna Hari Raya Nyepi di Bali - Koran Mandalika

Mengenal Ritual dan Makna Hari Raya Nyepi di Bali

Kamis, 6 Maret 2025 - 11:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nyepi, atau Hari Raya Nyepi, merupakan momen sakral bagi masyarakat Hindu di Bali yang menandai pergantian Tahun Baru Saka. Pada tahun 2025, Nyepi akan berlangsung mulai 29 Maret pukul 06.00 WITA hingga 30 Maret pukul 06.00 WITA. Selama 24 jam, pulau Bali akan terhenti dalam keheningan total, menciptakan suasana yang unik dan penuh makna.

Lebih dari sekadar hari libur, Nyepi adalah waktu untuk introspeksi, meditasi, dan pembersihan spiritual bagi masyarakat Hindu Bali. Keheningan ini melambangkan penyucian diri dan lingkungan, serta menjadi awal baru dalam perjalanan spiritual setiap individu.

Berikut adalah rangkaian ritual menjelang Hari Raya Nyepi 2025. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Melasti

Upacara Melasti

Beberapa hari sebelum Nyepi, masyarakat Bali melaksanakan upacara Melasti, di mana benda-benda sakral dari pura dibawa ke laut atau sumber air terdekat untuk disucikan. Ritual ini melambangkan pembersihan dari dosa-dosa masa lalu, baik secara individu maupun kolektif. Banyak dari para wisatawan yang ikut melihat dan mengabadikan ritual ini. 

Baca Juga :  The MarTech Summit Jakarta akan berlangsung pada 26 Juni 2024 di Hotel Mulia Senayan Jakarta

2. Parade Ogoh-Ogoh

Parade Ogoh OgohRitual Perang Api

Pada malam sebelum Nyepi, suasana di Bali berubah drastis dengan parade Ogoh-Ogoh. Boneka raksasa berbentuk makhluk mitologis ini diarak keliling desa, melambangkan pengusiran roh-roh jahat dan energi negatif. Hampir setiap desa di Bali membuat dan menggelar pawai Ogoh-ogoh. Pada akhir pawai, ogoh-ogoh akan dimusnahkan dengan cara dibakar dalam upacara Tawur Kesanga sebagai lambang penyucian. 

3. Hari Raya Nyepi

Perayaan Nyepi

Saat Nyepi tiba, Bali memasuki masa keheningan total. Tidak ada aktivitas di luar rumah, toko-toko tutup, jalanan kosong, bahkan bandara internasional Ngurah Rai pun berhenti beroperasi. Penduduk Bali menghabiskan hari ini dengan berpuasa, bermeditasi, dan berdoa sebagai bentuk refleksi diri. Tidak hanya masyarakat Bali, para wisatawan yang berada di Bali juga tidak diperbolehkan melakukan aktivitas di luar hotel atau penginapan. 

Perayaan Nyepi

Selain ikut melestarikan tradisi Nyepi, para wisatawan juga berkesempatan merasakan pengalaman budaya yang tidak bisa dirasakan di tempat lain. Salah satu tempat yang menawarkan pengalaman unik ini adalah Swarga Suites Bali Berawa. Hotel bintang 5 yang berlokasi di Berawa – Canggu ini menawarkan Paket Nyepi untuk para tamunya dalam merasakan pengalaman Nyepi di Bali. 

Baca Juga :  KAI Properti Dukung Pengembangan Dipo Mekanik Berat Jatinegara untuk Tingkatkan Efisiensi Operasional KA

Perayaan Nyepi di Swarga Suites Bali Berawa

“Nyepi adalah momen di mana kita bisa merasakan esensi sejati Bali—keindahan, ketenangan, dan spiritualitas yang mendalam,” ujar Chandra Himawan dari Marclan International, manajemen yang menaungi Swarga Suites Bali Berawa.

Perayaan Nyepi di Swarga Suites Bali Berawa

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Nyepi di Swarga Suites Bali Berawa selalu memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para tamu nya. Para tamu menikmati hari penuh ketenangan dengan berbagai aktivitas yang disediakan oleh hotel seperti yoga dan sesi Balinese Massage

Sebagai perayaan yang unik, Nyepi bukan hanya milik masyarakat Hindu Bali, tetapi juga menjadi momen bagi kita semua untuk menyucikan diri, membuang segala perbuatan buruk, dan memulai kehidupan baru. 

Berita Terkait

Mulai dari Stasiun Pasar Senen, KAI Daop 1 Jakarta Bangun Budaya Pilah Sampah Bersama Pelanggan
Bank Raya (AGRO) Menggelar RUPST 2026
Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Jasa Marga Tebar Dividen Rp1,1 Triliun
Tukar Koin ASRI Living dan Nikmati myBCA Java Jazz Festival 2026
DISG: Platform Kerja Sama Ekonomi Jepang-ASEAN Diluncurkan di Tengah Pandemi COVID-19. Masuo Kuremura, Mantan Sekretaris Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri, Ditunjuk sebagai Ketua
Barang yang Harganya Sering Mendadak Naik Saat Iduladha
Kecepatan Menjadi Kunci Penyelamatan Nyawa pada Penanganan Penyakit Aorta Kompleks di Era Modern
Dampak Konflik Internasional terhadap Inflasi Global dan Rantai Pasok Dunia

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00

Mulai dari Stasiun Pasar Senen, KAI Daop 1 Jakarta Bangun Budaya Pilah Sampah Bersama Pelanggan

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00

Bank Raya (AGRO) Menggelar RUPST 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:00

Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Jasa Marga Tebar Dividen Rp1,1 Triliun

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:00

DISG: Platform Kerja Sama Ekonomi Jepang-ASEAN Diluncurkan di Tengah Pandemi COVID-19. Masuo Kuremura, Mantan Sekretaris Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri, Ditunjuk sebagai Ketua

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:00

Barang yang Harganya Sering Mendadak Naik Saat Iduladha

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:00

Kecepatan Menjadi Kunci Penyelamatan Nyawa pada Penanganan Penyakit Aorta Kompleks di Era Modern

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:00

Dampak Konflik Internasional terhadap Inflasi Global dan Rantai Pasok Dunia

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:00

Bukan Cuma Hijab Paris Polos, napocut Kenalkan 4 Variasi Hijab Segiempat Paris Tegak Paripurna

Berita Terbaru

Teknologi

Bank Raya (AGRO) Menggelar RUPST 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00

NTB Terkini

WFH di Lingkungan Pemprov NTB Belum Maksimal

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:21